Peta Digital Dalam Materi Letak dan Luas Wilayah Indonesia

Oleh : Sugeng Triatmono, SE

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam masa pandemi Covid-19 ini kegiatan pembelajaran menggunakan pembelajaran jarak jauh. Guru dituntut untuk maksimal dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Kegiatan pembelajaran jarak jauh harus tetap dilaksanakan dengan memaksimalkan semua daya dukung yang ada. Permasalahan yang terjadi, tidak menjadi hambatan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Mrebet, Kabupaten Purbalingga menggunakan aplikasi google classroom. Guru dan siswa berinteraksi di dalam sebuah kelas maya. Guru dituntut untuk menyajikan materi dengan menggunakan berbagai sumber dan media pembelajaran.

Salah satu yang dapat digunakan adalah penggunaan peta digital. Peta digital ini merupakan peta yang disajikan dalam bentuk audio visual.

Langkah awal di dalam kegiatan pembelajaran dimulai dengan kegiatan pendahuluan. Guru mengucapkan salam, memberikan kesempatan berdoa, dan melakukan presensi. Siswa dianjurkan untuk menyiapkan buku paket IPS kelas VII dan buku tambahan materi IPS kelas VII.

Selain hal tersebut guru melengkapi dengan file materi, file tagihan dan link yang dapat diakses oleh siswa. Guru mengarahkan siswa untuk memberikan pendapatnya tentang kondisi wilayah Indonesia. Dilanjutkan dengan menyampaikan materi yang akan dipelajari dan tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Baca juga:   Efektivitas Bimbingan TIK dengan Metode Rekam Layar

Materi letak dan luas wilayah Indonesia menuntut siswa memahami wilayah Indonesia dilihat dari berbagai letak. Siswa harus dapat menganalisis posisi negara Indonesia ditinjau dari letak geologis, letak geografis, dan letak astronomis. Bagaimana dampak letak-letak tersebut terhadap wilayah Indonesia juga harus dapat dipahami siswa. Alternatif yang digunakan guru menggunakan peta digital wilayah Indonesia sebagai media pembelajaran.

Pembelajaran jarak jauh memiliki keterbatasan waktu. Guru dituntut untuk mengelola waktu dengan efektif. Guru menyampaikan materi secara singkat. Penjelasan singkat berisi tentang letak geologis, letak geografis, dan letak astronomis Indonesia. Di dalamnya memuat definisi, letak, dan dampak bagi Indonesia. Guru melengkapi penjelasan dengan menampilkan Peta Indonesia dalam bentuk digital.

Siswa mengamati peta Indonesia dan mennyimak penjelasan yang disampaikan guru. Guru memberikan penekanan pada bagian objek tertentu pada peta. Objek yang mendapatkan penekanan tentang jalur pegunungan yang ada di Indonesia. Benua dan samudera yang mengapit wilayah Indonesia. Posisi Indonesia berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Penekanan dilakukan dengan harapan siswa dapat menyerap inti materi yang disampaikan. Pada akhir penjelesan guru mengarahkan siswa untuk memperdalam materi pada file yang sudah disediakan. Guru memberikan pertanyaan yang harus ditanggapi oleh siswa. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab. Siswa yang memberikan respons diberikan penghargaan oleh guru.

Baca juga:   Pahami Peran Indonesia di ASEAN dengan Reciprocal Learning

Pendekatan saintifik tetap menjadi pedoman walaupun tidak semua tahapan terpenuhi dengan baik. Pada sesi selanjutanya adalah penjelasan tentang tugas yang harus diselesaikan siswa. Tugas yang disampaikan guru tercantum dalam file tagihan. Tugas dikerjakan siswa di rumah. Waktu pengerjaan selama satu minggu. Pengumpulan tugas dilaksanakan dengan online dalam bentuk foto yang dikirimkan melalui WhatsApp grup.

Dengan peta digital pembelajaran daring materi letak dan luas wilayah Indonesia memudahkan siswa memperoleh gambaran materi. Objek-objek yang terdapat di dalam peta membantu siswa memahami konten materi. Siswa lebih mudah menerima penjelasan dari guru. Tagihan tugas yang diberikan guru akan dapat diselesaikan siswa. (ra1/lis)

Guru IPS di SMP Negeri 2 Mrebet, Purbalingga

Author

Populer

Lainnya