Asyiknya Belajar Pecahan dengan E-Modul

Oleh : Binarti, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pecahan merupakan salah satu materi dalam muatan pelajaran matematika di kelas V SD. Siswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan dan operasi hitung pecahan.

Hal ini juga terjadi di kelas VA SDN Mangunsari 01 Salatiga. Terlebih pada kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana kegiatan pembelajaran harus dilaksanakan secara jarak jauh.

Guru perlu beradaptasi untuk melakukan pembelajaran. Guru diharapkan dapat mengajar dengan menggunakan media yang bisa membantu siswa dalam kegiatan belajar.

Media pembelajaran yang memudahkan guru dalam memberikan materi pembelajaran dan siswa dapat menerima secara baik. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan adalah e-modul.

E-modul merupakan modifikasi dari modul konvensional dengan memadukan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga modul menjadi lebih menarik dan interaktif. E-modul menyajikan bahan belajar mandiri yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran.

E-modul memiliki sifat self instruction yang berarti bisa membelajarkan siswa secara mandiri. Self contained yaitu materi pelajaran yang dibutuhkan ada pada modul yang dibuat pada satu kesatuan, sehingga memberi kesempatan siswa mempelajari secara tuntas.

Baca juga:   Asyiknya Menulis dengan Metode Mengarang Beranting

Adaptif, yakni punya daya adaptasi yang tinggi pada perkembangan ilmu dan teknologi, serta fleksibel digunakan pada perangkat keras. Stand alone yaitu modul tidak tergantung serta tidak harus digunakan bersamaan dengan bahan ajar atau media lain.

User friendly, berarti setiap perintah dan paparan informasi bersifat membantu bagi yang memakai, mudah merespons serta mengakses sesuai keinginan.

Salah satu aplikasi yang bisa dipakai dalam pembuatan e-modul adalah Flip PDF Corporate Edition. Aplikasi ini mudah untuk digunakan serta dapat dipublish secara online maupun offline.

Langkah pertama yang dilakukan oleh guru dalam menyusun e-modul adalah menganalisis kompetensi inti, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian kompetensi. Kedua, membuat materi pada microsoft word kemudian diubah menjadi PDF.

Ketiga, membuat video pembelajaran pecahan. Keempat, menyusun soal pada google form. Kelima guru membuat kelengkapan e-modul seperti cover, kata pengantar, daftar isi, petunjuk penggunaan, dan daftar pustaka serta memilih tema dan warna e modul.

Keenam, memasukkan draft e-modul ke dalam aplikasi flipbook corporate edition. Terakhir, convert e-modul yang sudah jadi menjadi sebuah link yang bisa diakses.

Baca juga:   Pembelajaran IPA lebih Bermakna dengan Metode Tutor Sebaya

Pembelajaran matematika pada materi pecahan kelas VA SDN Mangunsari 01 dimulai dengan guru menginformasikan kepada siswa melalui WA grup untuk mengunduh e-modul pecahan dengan menggunakan handphone atau laptop. Siswa kemudian mempelajari e-modul pecahan dan operasi hitung pecahan.

Siswa belajar secara mandiri dengan membaca materi, melihat video pembelajaran, memperhatikan contoh soal dan penyelesaiannya. Pada akhir kegiatan belajar, siswa diberikan latihan soal dan tes evaluasi untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami keseluruhan materi yang telah dipelajari. Penyajian latihan soal disertai dengan penilaian secara langsung setelah penyelesaian soal sehingga dapat memudahkan siswa maupun guru dalam mengetahui pencapaian kompetensi.

Penulis menyimpulkan penggunaan e-modul ini dapat menarik minat dan memudahkan siswa untuk belajar konsep pecahan dan operasi hitung pecahan. Siswa juga termotivasi untuk belajar mandiri. Pembelajaran jarak jauh pun menjadi efektif. (ra1/lis)

Guru Kelas VA SDN Mangunsari 01 Salatiga

Author

Populer

Lainnya