Metode Drill dan Practice Meningkatkan Keterampilan Siswa pada Pembelajaran TIK

Oleh : Siti Zubaedah, S.Kom

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tak bisa kita hindari dalam kehidupan sekarang ini, karena kemajuan teknologi akan terus berkembang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat dan kemudahan untuk manusia, dengan adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong perubahan perubahan penting di setiap bidang.

Di bidang pendidikan sesuai dengan kurikulum 2013, pengenalan, penggunaan perangkat TIK di sekolah, tercantum sebagai bimbingan TIK. Bimbingan TIK yang dilakukan di sekolah dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan teknologi, sehingga peserta didik dapat memanfaatkan TIK dengan baik dan benar sesuai dengan keahliannya. Pembimbingan pembelajaran TIK di SMP Negeri 28 Semarang diberikan di semua tingkatan kelas, dari kelas VII sampai kelas IX. Untuk proses pembelajaran bimbingan TIK dilakukan dengan 3 layanan bimbingan yaitu bimbingan individu, bimbingan kelompok dan bimbingan klasikal. Materi pada pembelajaran bimbingan TIK berupa teori dan materi praktik.

Pada materi praktik pembelajaran bimbingan TIK, penulis memberikan bimbingan secara klasikal untuk kelas IX, di pembahasan materi pokok “membuat e-mail untuk keperluan informasi dan komunikasi”. Dalam proses pembelajaran bimbingan penulis menggunakan metode pembelajaran drill and practice dengan tujuan agar siswa dapat mengembangkan potensi diri dalam ketrampilan membuat, menggunakan dan mengelola e-mail sebagai surat elektronik secara maksimal.

Baca juga:   Mengoptimalkan Pembelajaran Greeting melalui Lagu

Menurut Nana Sudjana (2011, 86), metode drill adalah satu kegiatan melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh dengan tujuan untuk menyempurnakan suatu ketrampilan agar menjadi permanen. Metode drill dari segi pelaksanaannya siswa terlebih dahulu dibekali dengan pengetahuan secara teori. Kemudian dengan tetap dibimbing oleh guru, siswa diminta mempraktikkan sehingga menjadi terampil. Sebelum menggunakan metode pembelajaran drill dan practice, guru harus mempertimbangan kesiapan dan sarana untuk guru ataupun siswa. Juga diberi penjelasan secara detail sebelum dimulai pembelajaran.

Langkah-langkah dalam penggunaan metode drill ini terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama persiapan. Pada tahap ini, ada beberapa hal yang dilakukan, antara lain : Satu, merumuskan tujuan yang harus dicapai oleh siswa, guru harus memilih materi latihan yang mempunyai arti luas yang dapat menanamkan pengertian pemahaman akan makna dan tujuan latihan sebelum mereka melakukan, sehingga mampu menyadarkan siswa akan kegunaan bagi kehidupannya saat sekarang ataupun di masa yang akan datang. Dua, menentukan dengan jelas keterampilan secara spesifik dan berurutan. Tiga, menentukan prosedur atau langkah yang harus dikerjakan untuk menghindari kesalahan.

Baca juga:   Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika dengan Zoomet Prakas Dimaspande

Tahap kedua pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan ini ada beberapa langkah. Satu, memulai latihan dengan hal-hal yang sederhana dulu. Dua, menciptakan belajar praktik dengan suasana yang menyenangkan dan yakin bahwa semua siswa tertarik untuk ikut, dan memberikan kesempatan pada semua siswa untuk terus berlatih. Tiga, guru perlu mengutamakan ketepatan, agar siswa melakukan latihan secara tepat dan trampil, apabila latihan sudah selesai, maka guru harus terus memberikan motivasi pada siswa untuk terus melakukan latihan secara mandiri dan berkesinambungan sehingga latihan yang diberikan dapat semakin melekat, terampil dan terbiasa.

Tahap ketiga penutup. Pada tahap ini guru melaksanakan perbaikan terhadap kemungkinan kesalahan yang dilaksanakan oleh siswa.

Dengan menggunakan metode pembelajaran drill and practice, penulis menyimpulkan bahwa siswa dapat memahami, memiliki ketrampilan membuat, mengelola, dan mempraktikkan materi ajar tentang email yang telah diberikan oleh penulis. (ips2/ton)

Guru BTIK SMP Negeri 28 Semarang

Author

Populer

Lainnya