Menguatkan Konsep Matematika dengan Pendekatan Konstruktivisme

Oleh :Mahmudi, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika menurut Departemen Pendidikandan Kebudayaan (2003:6) merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek yang abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif, yaitu kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sehingga keterkaitan antar konsep dalam Matematika bersifat sanga tkuat dan jelas.

Guru berfungsi sebagai salah satu sumber informasi dalam proses pembelajaran. Penerapan metode dan pendekatan pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran harus selalu dilakukan sesuai dengan karakter mata pelajaran dan peserta didik.

Penerapan metode dan pendekatan kegiatan pembelajaran Matematika yang tepat diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi guru dan peserta didik di kelas. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dapat diterapkanya adalah pendekatan konstruktivisme. Pendekatan ini berasumsi bahwa peserta didik belajar sedikit dari konteks yang terbatas, kemudian peserta didik mengonstruksi sendiri pemahamannya.

Pemahaman tersebut diperoleh dari pengalaman belajar yang bermakna. Fakta di lapangan menyebutkan bahwa terdapat permasalahan yang sering muncul dalam proses belajar-mengajar Matematika sehingga diperlukan tindakan untuk pemecahan masalah tersebut.

Konstruksi berarti bersifat membangun. Dalam konteks filsafat pendidikan, konstruktivisme adalah suatu upaya membangun tata susunan hidup yang berbudaya modern. Konstruktivisme merupakan landasan berfikir (filosofi) pembelajaran kontekstual yaitu bahwa pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak sekonyong-konyong. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta-fakta, konsep, atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengonstruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata.

Baca juga:   Indahnya Berbagi Melalui Tulisan

Hal yang paling penting dalam kegiatan pembelajaran adalah guru tidak boleh hanya semata-mata memberikan pengetahuan kepada peserta didik. Peserta didik harus membangun pengetahuan didalam benaknya sendiri. Seorang guru dapat membantu proses ini dengan cara mengajar yang membuat informasi menjadi sangat bermakna dan sangat relevan bagi peserta didik, salah satunya memberikank esempatan kepada peserta didik untuk menemukan atau menerapkan sendiri ide-ide dengan cara mengajak peserta didik agar menyadari dan menggunakan strategi-strategi mereka sendiri untuk belajar.

Guru dapat memberikan ‘tangga’ kepada peserta didik agar dapat membantu mereka mencapai tingkat pemahaman yang lebih tinggi, tetapi harus diupayakan agar peserta didik itu sendiri yang ‘memanjatnya’.

Hasil belajar berdasarkan standar kompetensi lulusan(SKL) pada jenjang pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut (Permendiknas nomor 23 tahun 2005).

Pengetahuan merupakan hasil konstruksi manusia melalui interaksi mereka dengan objek, pengalaman, dan lingkungan. Oleh sebab itu, pengetahuan dapat diterima peserta didik melalui proses secara terus-menerus dan diberikan sedikit demi sedikit sehingga peserta didik dapat memahami konsep yang dimaksud.

Baca juga:   Materi Sistem Persamaan Linier dengan Pembelajaran Model Jigsaw

Berdasarkan pengalaman yang penulis lakukan bahwa dengan pendekatan konstruktivisme, penguasaan konsep pada mata pelajaran matematika khususnya materi kesebangunan pada segitiga bagi peserta didik makin kuat. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil belajar Matematika tentang kesebangunan segitiga bagi peserta didik kelas IX SMP Negeri 2 Salatiga meningkat.

Pendekatan konstruktivisme sangat penting dalam proses pembelajaran. Peserta didik dioptimalkan dalam menguasai konsep sendiri dengan menghubungkaitkan perkara yang dipelajari dengan pengetahuan yang sudah ada pada peserta didik. Dalam proses ini, ternyata peserta didik dapat meningkatkan pemahaman dan menguatkan pengetahuan tentang konsep kesebangunan pada segitiga. Selamat mencoba. (dd2/ton)

Guru Matematika SMPN 2 Salatiga

Author

Populer

Lainnya