Budaya Disiplin Membentuk Karakter Anak Didik

Oleh : Deny Ardianto S.Pd.SD

spot_img

RADARAEMARANG.ID, DISIPLIN merupakan tindakan yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai-nilai ketaatan, kepatuhan, kesetiaan, keteraturan, dan ketertiban di SDN 2 Kadilangu, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.

Disiplin tidak bisa terbangun secara instan. Butuh proses panjang agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam pribadi anak didik dan menumbuhkan karakter yang diharapkan. Karakter disiplin dapat dilihat dari bagaimana budaya yang berkembang dalam bergaul dan memecahkan masalah.

Membangun kedisiplinan mutlak perlu dilakukan mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kedisiplinan adalah modal utama untuk meraih keberhasilan. Dengan disiplin, seseorang akan terbiasa dengan hal-hal yang membuat dirinya bisa berkembang, mengerjakan sesuatu secara tepat pada waktunya dan mengembangkan potensi dirinya.

Kedisiplinan merupakan contoh karakter yang mampu membuat orang menilai orang lain, namun kedisiplinan merupakan karakter yang sulit terbentuk dalam kehidupan sehari-hari. Semua pihak harus berperan dalam menanamkan karakter kedisiplinan di tengah iklim Indonesia yang telah terbiasa dengan kehidupan yang tidak disiplin atau kurang menghargai waktu.

Baca juga:   Aplikasi E-learning sebagai Media Pendukung Pembelajaran Daring

Di era globalisasi ini membutuhkan generasi penerus bangsa yang disiplin dalam segala aspek. Dalam peningkatan disiplin pendidikan merupakan aspek sentral dan mempunyai peran sangat besar dalam peningkatan disiplin anak didik.

Jika sikap disiplin bisa diaplikasikan dengan baik, akan tercipta generasi penerus bangsa yang mampu menghargai waktu, bertanggung jawab, mampu menjadi karakter yang tangguh, memiliki tujuan hidup yang jelas, dan konsisten dalam mewujudkan tujuan dalam bentuk kegiatan rutinnya.

Disiplin bukanlah sesuatu yang dibawa sejak lahir, namun berkembang dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti sikap, menerima atau menolak, bertindak positif atau negatif pada diri sendiri.

Sikap disiplin akan terwujud jika ditanamkan sedini mungkin kepada anak didik, dari pembiasaan yang terus menerus dilakukan. Disiplin merupakan sikap mental dapat mengubah dan mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitar.

Kedisiplinan siswa dapat dilihat dari ketaatan terhadap tata tertib yang berkaitan dengan jam belajar di sekolah yang banyak meliputi jam masuk sekolah, keluar sekolah kedisiplinan berpakaian, menaati tata tertib yang berlaku semua dilihat dari aktivitas pendidikan di sekolah yang kaitannya dengan kehidupan di lingkungan sekolah.

Baca juga:   Serunya Permainan Game Penilaian Kahoot

Akan tetapi, disiplin siswa di sekolah saat ini sangatlah jauh dari apa yang diharapkan. Tingkat kedisiplinan banyak siswa masih sangat rendah. Semua ini terjadi karena kurangnya kesadaran. Padahal dengan adanya disiplin pada siswa, siswa mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman dan tentram.

Guru sebenarnya berperan memberikan keteladanan bagi siswa. Oleh karena itu, butuh karakter yang baik dari seorang guru. Kedisiplinan yang ditanamkan memiliki banyak manfaat yang didapatkan antara lain membuat siswa menjadi lebih tertib dalam menjalankan kehidupannya dan sangat penting kelak di masa yang akan datang.

Jika budaya disiplin ini bisa tertanam pada anak didik kita sedini mungkin, maka akan terbentuk karakter para penerus bangsa dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya dimanapun berada. Bahkan menjadi generasi Indonesia yang mempunyai karakter disiplin yang tinggi. (ips1/ida)

Guru SDN 2 Kadilangu, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya