Bermain Parafin untuk Menemukan Faktor-Faktor pada Tekanan

Oleh : Mastur, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Ketika kita bermain di pinggir jalan raya ada mobil besar yang sedang berjalan lajunya lebih lambat dari mobil yang kecil. Begitu juga ketika kita berlari bersama dengan orang yang lebih gemuk, maka orang yang gemuk lebih lambat lajunya dari yang kurus.

Tukang jika memasang fondasi yang berada di bawah penampangnya lebih besar daripada yang di atas. Dan memasang perabotan yang menempel pada tembok yang menggunakan paku maka yang menempel pada pada tembok luas penampang yang lebih kecil.

Itu gambaran pada kita banyak yang kurang tahu pada masyarakat yang ada kaitannya dengan tekanan itu merupakan materi mata pelajaran IPA khususnya bab tekanan pada benda.

Jika anak diberi suatu masalah yang diberikan guru yang digambarkan tadi maka anak akan diam ada yang bertanya pada teman satu kelompoknya. Bertanya pada temannya pada kelompok lain.

Ada yang menjawab sendiri maka yang terjadi jawaban anak akan bermacam-macam. Untuk membantu kesulitan anak menjawab pertanyaan tersebut diharapkan siswa membaca lebih duhulu materi tentang tekanan dan menyertainya.

Untuk memudahkan anak dalam pembelajaran nanti guru membentuk kelompok yang terdiri dari lima siswa. Menyiapkan alat pembelajaran atau alat praktik yang berupa parafin atau malam, paku dua buah dan beban tiga yang masanya sama serta Lembar Kerja Siswa (LKS).

Baca juga:   IBL Sistem Imunitas dan Covid-19 via Daring

Dalam pembelajaran ini penulis menggunakan metode praktikum dengan materi tekanan pada benda di SMPN 3 Kendal siswa diharapkan mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan.

Untuk kegiatan praktikum pertama, siapkan alat praktik dimeja guru dan masing-masing kelompok. Kedua, bentuk parafin seperti lempengan uang logam tiga letakkan paku di atas parafin yang berbeda penampangnya dan letakkan beban yang ukurannya sama besar diatas paku tersebut. Dan perhatikan apa yang terjadi pada parafin, apa kesimpulanmu.

Untuk kegiatan praktik kedua, siapkan alat praktik di meja guru dan masing masing kelompok. Kedua, bentuk parafin seperti lempengan uang logam tiga letakkan paku di atas parafin yang penampangnya sama dan letakkan beban yang ukurannya berbeda di atas paku tersebut. Dan perhatikan apa yang terjadi pada parafin, apa kesimpulanmu.

Setelah praktik selesai siswa bekerja sama untuk diskusi kelompok untuk mengambil kesimpulan dengan kelompok masing-masing terlebih dahulu. Setelah itu diadakan diskusi kelas yang dipandu oleh guru pengampu bidang studi dan masing-masing kelompok untuk menyampaikan hasil kesimpulannya di hadapan kelompok yang lain.

Baca juga:   Keseruan Belajar Drama dengan Role Playing Menggunakan Zoom

Dan kelompok yang lain menanggapi hasil kelompok yang lain. Dari hasil diskusi itu diambil suatu kesimpulan sebagai berikut:

Pertama, tekanan yang diberikan pada suatu benda yang memiliki luas penampang berbeda dan beban yang sama maka tekanan yang dihasilkan oleh luas penampang yang lebih kecil memiliki tekanan yang lebih besar dari luas penampang yang besar.

Kedua, tekanan yang diberikan pada suatu benda yang memiliki luas penampang sama dan beban yang berbeda maka tekanan yang dihasikan oleh beban yang lebih besar akan menghasilkan tekanan yang lebih besar dari pada tekanan yang dihasilkan beban yang lebih kecil.

Dari kesimpulan di atas maka faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya tekanan adalah satu beban dua luas penampang. Dalam proses belajar mengajar dengan metode pratikum ternyata siswa bisa terlibat secara langsung dan menjadi lebih aktif dalam belajar anak menjadi lebih tertantang dan termotivasi dengan menemukan masalah dan jawabannya sendiri dengan benar. (ips2/lis)

Guru IPA SMPN 3 Kendal

Author

Populer

Lainnya