Penggunaan Bola Plastik untuk Meningkatkan Motivasi Pembelajaran Bola Voli

Oleh : Ami Septalya, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam materi pokok pendidikan jasmani siswa sekolah dasar. Menurut Sukintaka (1984; 37) permainan bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua regu, masing-masing regu terdiri dari 6 orang pemain.

Dasar pengertian bola voli adalah memainkan bola dengan memvoli menjatuhkan bola di dalam lapangan permainan lawan, dengan menyeberangkan bola lewat jaring dan mempertahankan agar bola tidak jatuh di dalam lapangan permainan sendiri. Seiring dengan upaya penyempurnaan permainan bola voli agar lebih menarik, maka unsur-unsur dalam permainan bola voli mengalami perubahan.

Proses pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas IV SD Negeri 03 Lemahabang, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan kondisinya kurang menarik. Siswa kurang termotivasi, cenderung membosankan, dan oleh sebab itu pembelajaran bola besar khususnya bola voli perlu dilakukan modifikasi.

Model pembelajaran yang monoton dan kurang adanya kreatifitas akan membuat siswa merasa bosan. Hal ini dapat menjadikan anak tidak bersemangat untuk melakukan pembelajaran sehingga pada akhirnya tujuan pembelajaran dari materi itu sendiri tidak tercapai.

Baca juga:   Membangun Generasi Muda Sadar Lingkungan

Untuk menyiasati hal tersebut guru hendaknya bisa menciptakan suasana pembelajaran dengan nuansa yang berbeda dari suasana pembelajaran sebelumnya.

Salah satunya dengan memodifikasi alat pembelajaran agar dapat membangkitkan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran permainan bola besar khususnya bola voli, Pendekatan ini diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi siswa terhadap pembelajaran Penjaskes khususnya materi bola voli, sehingga siswa lebih tertarik dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dan KKM khususnya materi bola voli diharapkan akan dapat tercapai.

Kita bisa memanfaatkan alat pembelajaran yang murah, mudah didapat, dan ada di sekeliling kita. Misalnya bola plastik yang murah dan ringan sehingga siswa merasa aman dan nyaman dalam pembelajaran.

Dari pengalaman yang penulis temukan, ternyata penggunaan bola plastik untuk pembelajaran PJOK materi bola voli di kelas IV SD Negeri 03 Lemahabang, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, siswa merasa senang dan termotivasi mengikuti pembelajaran. Dengan demikian bola plastik bisa dijadikan referensi untuk guru sebagai salah satu media pembelajaran yang interaktif, menarik dan mudah digunakan. Guru bisa menyampaikan materi yang bermakna dengan lebih mudah. (ra1/ton)

Baca juga:   Cintai Lingkungan dengan ‘Anata’

Guru Kelas PJOK SD Negeri 03 Lemahabang, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya