Peer Teaching Meningkatkan Pemahaman Materi Jurnal Umum dan Posting

Oleh : Sri Rahmawati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Materi jurnal umum dan posting masuk pada materi pokok siklus akuntansi perusahaan jasa yaitu pada kompetensi dasar (3.3) menganalisis penyusunan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.

Siklus akuntansi perusahaan jasa diawali dari tahap pencatatan, penggolongan, pengiktisaran dan pelaporan. Pada tahap pencatatan yang dipelajari yaitu pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum yang kemudian digolongkan ke dalan pencatatan di buku besar atau istilah lainnya yaitu posting.

Pada tahap ini siswa harus menguasai pencatatan transaksi dalam jurnal umum supaya pencatatannya tidak salah untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No 20 Tahun 2003 menyatakan pembelajaran adalah proses interaksi siswa dengan guru dari sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Di dalam pembelajaran pendidikan memberikan ilmu kepada siswa dan siswa dapat mengerti petunjuk yang diberikan dan menunjukkan perubahan sikap.

Sikap di sini adalah sikap dari yang belum bisa menjadi bisa, belum paham menjadi paham. Guru harus bisa memilih metode atau model pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Menurut Saefuddin, A. dan Berdiati dalam bukunya Pembelajaran Efektif, model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan sistem belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran (Saefuddin & Berdiati, 2014: 48).

Baca juga:   Membuat Es Krim sebagai Tugas Proyek Titik Beku Larutan

Di SMA Negeri 1 Ulujami khususnya di kelas XII IPS untuk materi jurnal umum dan posting dipilih metode pembelajaran peer teaching (tutor sebaya). Metode pembelajaran peer teaching (tutor sebaya) adalah suatu strategi pembelajaran yang kooperatif dimana rasa saling menghargai dan mengerti dibina di antara peserta didik yang bekerja bersama.

Peer teaching ini memudahkan belajar, siswa berpartisipasi aktif, dan dapat memecahkan masalah bersama, sehingga pemerataan pemahaman terhadap materi pembelajaran yang diberikan dapat tercapai. Peer teachning merupakan pendekatan kooperatif bukan kompetitif.

Rasa saling menghargai dan mengerti dibina di antara siswa yang bekerja bersama. Siswa yang terlibat tutor sebaya akan merasa bangga atas perannya, hal ini membantu memperkuat apa yang telah dipelajari dan diperolehnya atas tanggung jawab yang dibebankan kepadanya.

Ketika mereka belajar dengan tutor sebaya, siswa juga mengembangkan kemampuan yang lebih baik untuk mendengarkan, berkonsentrasi, dan memahami apa yang dipelajari dengan cara yang bermakna.

Langkah-langkah pembelajaran dengan metode peer teaching yaitu pertama membuat kelompok diskusi dalam satu kelas yang terdiri dari enam siswa per kelompok, dalam satu kelompok ada satu siswa sebagai tutor sebaya dan lima siswa lainnya. Kedua mengumpulkan siswa tutor sebaya untuk diberikan penjelasan materi jurnal umum dan posting sampai mereka paham dan menguasai.

Baca juga:   Modifikasi Passing Bawah Lima Kali Pantul

Ketiga tutor sebaya diberikan waktu untuk kembali ke dalam kelompoknya untuk menularkan materi kepada lima siswa lainnya. Keempat guru memberikan tugas untuk didiskusikan dan dikerjakan bersama dalam masing-masing kelompok. Kelima masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Keenam guru mengambil kesimpulan diskusi. Hasil dari diskusi ini untuk mengetahui sejauh mana penguasaan materi yang telah dipelajari.

Dari pengalaman pembelajaran menggunakan metode peer teaching (teman sebaya) hasilnya efektif dan menyenangkan, siswa lebih aktif selama pembelajaran dan dapat mudah menguasai materi yang dipelajari sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai. (ra1/lis)

Guru Ekonomi SMAN 1 Ulujami, Pemalang

Author

Populer

Lainnya