Tingkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Media Bangun Datar

Oleh : Nasori, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika bagi sebagian besar siswa merupakan salah satu pelajaran yang paling sulit. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai rata-rata ulangan matematika siswa secara umum adalah yang paling rendah. Baik itu ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester maupun ujian nasional.

Hal ini disebabkan dalam pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah sehingga waktu pembelajaran habis hanya untuk menyampaikan informasi kepada siswa. Selain itu, guru tidak menggunakan media untuk memahamkan konsep matematika kepada siswanya.

Untuk memahamkan konsep matematika dalam pembelajaran diperlukan kreatifitas guru dalam mengajar sehingga pembelajaran matematika yang abstrak bisa menjadi nyata dan berkesan dengan menggunakan media.

Media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar, segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.

Dalam pemilihan dan pemanfaatannya sudah tentu harus memperhatikan karakteristik tujuan dan materi peljaran yang akan disajikan. Apabila seorang guru benar-benar memahami konsep dan terampil dalam memilih dan memanfaatkan media pembelajaran, sudah tentu akan sangat membantu dalam melakukan pembelajaran, sehingga prosesnya akan berjalan dengan baik dan efektif.

Mata pelajaran matematika, khususnya materi menentukan luas bangun datar merupakan salah satu materi penting bagi siswa. Dianggap penting, karena materi ini berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Baik terkait dengan aktivitas biasa, maupun dengan urusan berbagai bidang kehidupan.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Pembagian dengan Ranting Flower

Apabila sejak dini siswa memahami dengan baik konsep ini, maka jelas akan sangat membantu dia dalam mengatasi berbagai masalah dalam kehidupannya yang terkait dengan konsep materi pelajaran ini. Untuk membelajarkan materi luas bangun datar ini diperlukan kecermatan guru dalam menentukan media pembelajaran yang akan digunakan.

Salah satunya adalah dalam hal pemilihan dan penerapan media pembelajaran. Apabila guru benar-benar tepat memilih dan menerapkan dengan baik, maka akan sangat membantu dalam pelaksanaan pembelajaran, sehingga prosesnya akan efektif, dan dimungkinkan hasil belajar siswanya pun akan tinggi.

Menurut Schramm (dalam Prastati 2005:4) media adalah teknologi pembawa pesan (informasi) yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan “pembelajaran” atau “sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran”.

Dari pendapat tersebut dapat diartikan bahwa media pembelajaran adalah alat, dalam hal ini alat peraga yang digunakan dalam pembelajaran untuk menyampaikan pesan atau informasi yang bertujuan untuk memberikan rangsangan atau motivasi siswa dalam pembelajaran.

Media bangun datar yang penulis buat telah diterapkan pada pembelajaran matematika kelas IV SDN Kesamiran 01, dan hasilnya pun sesuai dengan harapan. Dari kondisi awal sampai dengan dua siklus diperoleh hasil sebagai berikut: Pertama, saat kondisi awal nilai siswa terendah 30, tertinggi 100, dan rata-rata kelas 55.

Baca juga:   Alat Peraga Bangun Ruang Sisi Datar Meningkatkan Hasil Belajar

Kedua, pada siklus 1 dilakukan dengan kelompok besar terdiri dari 8-10 siswa nilai terendah naik menjadi 40, tertinggi 100, dan rata-rata kelas 70. Ketiga, pada siklus 2 dilakukan dengan kelompok kecil terdiri 3-5 siswa nilai terendah naik menjadi 50, nilai tertinggi 100, dan rata-rata kelas naik menjadi 80.

Dengan menggunakan media diharapkan hasil belajar siswa akan terus meningkat, sebab fungsi media itu sendiri untuk membantu memudahkan siswa dalam mengatasi kesulitan belajarnya. Siswa juga akan lebih merasa senang dalam belajar karena media dapat memacu keaktifan dan semangat siswa dalam belajar, mempelajari materi apa yang akan disampaikan oleh guru.

Pembelajaran dengan media ini butuh kreativitas dari guru itu sendiri. Guru yang merancang pembelajaran dari mulai perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi harus dirancang sedemikian rupa agar pembelajaran lebih menarik, menyenangkan, dan berkesan. Dengan demikian pembelajaran akan lebih efektif, efisien, menarik, menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa. (unw1/lis)

Guru Kelas SDN Kesamiran 01 Kec. Tarub

Author

Populer

Lainnya