Asyik Belajar Perwilayahan Kota dengan Google Map

Oleh : Dra. Rusdiyanti

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam mata pelajaran geografi, bab Perwilayahan Kota tidak begitu diminati oleh banyak murid seperti bab-bab lainnya. Hal itu disebabkan susahnya siswa membayangkan bagaimana bentuk dan luas dari wilayah yang sedang mereka pelajari.

Melihat kurangnya semangat siswa saat mulai memasuki bab Perwilayahan Kota, membuat guru mata pelajaran geografi SMA Negeri 6 Semarang untuk berinovasi agar siswa memiliki minat yang tinggi seperti mereka mempelajari bab atau materi mata pelajaran geografi lainnya.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Wilayah Nasional, wilayah adalah ruang dengan segenap kesatuan geografis dan aspek yang terkait padanya.

Dimana aspek administratif dan aspek fungsional menjadi dasar batas dan sistem yang sudah ditentukan. Sedangkan usaha untuk membagi-bagi permukaan bumi dalam lingkup tertentu dan digunakan untuk tujuan tertentu, merupakan definisi dari perwilayahan itu sendiri.

Dengan banyaknya isi materi dari satu bab Perwilayahan yang dianggap lebih banyak dibandingkan dengan isi dari bab lain, membuat guru geografi SMA Negeri 6 Semarang berinisiatif menggunakan aplikasi Google Map untuk menarik minat belajar dari murid yang diajarnya. Banyak siswa yang sekarang sudah tidak asing lagi dengan aplikasi Google Map.

Baca juga:   Membangun Gairah Belajar Parikan di Masa Pandemi

Aplikasi yang digunakan untuk mencari lokasi atau sekadar untuk mengetahui keadaan suatu jalan ini ternyata mampu menarik minat siswa untuk lebih antusias mengikuti pembelajaran materi mengenai perwilayahan kota. Terutama saat mulai membahas mengenai perwilayahan wilayah formal dan fungsional.

Saat membahas mengenai perwilayahan wilayah formal, di sini guru sebagai pengajar mulai bisa menggunakan aplikasi Google Map agar materi yang disampaikan bisa menjadi lebih jelas. Guru bisa menjelaskan dititik mana saja terjadinya kepadatan penduduk dan di titik mana yang tidak terjadi kepadatan penduduk.

Dengan menggunakan aplikasi Google Map, siswa bisa menjadi lebih paham di titik-titik mana yang guru tadi sampaikan. Tidak hanya di pembahasan perwilayahan wilayah formal saja, pembahasan di perwilayahan wilayah fungsional juga guru bisa menggunakan aplikasi Google Map untuk menjelaskan mengenai jalur angkutan umum yang ada di beberapa wilayah. Hal tersebut sangat membantu siswa untuk bisa membaca peta melalui aplikasi Google Map.

Cara bagaimana guru mengajar sangat berpengaruh pada pemahaman siswa yang diajarnya. Dengan cara belajar yang berbeda, para siswa menjadi penasaran dan tertarik untuk mempelajari materi tersebut. Karena kemajuan teknologi di zaman sekarang ini mampu membuat para siswa penasaran dan ingin untuk mempelajarinya lebih lanjut.

Baca juga:   Analisis Dinamika Kependudukan Meningkat dengan PBL

Salah satu di antaranya adalah dengan cara membaca peta melalui aplikasi Google Map. Secara tidak langsung, guru bisa mengajarkan siswa bagaimana cara membaca peta yang baik dan benar, tidak sekadar hanya menyampaikan materi yang bisa saja membuat siswa tersebut bosan. (ips2/lis)

Guru Geografi SMA Negeri 6 Semarang

Author

Populer

Lainnya