Pendidikan Karakter Mapel PPKn di Masa Covid-19

Oleh : Dyah Ermawati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kegiatan belajar mengajar sekarang ini dilakukan secara on line atau sering disebut daring. Kegiatan daring tersebut untuk mengantisipasi adanya penyebaran wabah pandemi covid -19 yang sangat membahayakan di lingkungan sekolah.

Oleh karena itu segala pembelajaran harus dilakukan di rumah dengan kata lain tidak bisa bertatap muka melainkan menggunakan media online atau yang disebut media digital.

Di sela sela pembelajaran online ternyata kita sebagai guru bisa mengajarkan karakter yang baik bagi siswa walau tidak semaksimal pada pembelajaran tatap muka.

Dalam Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 yang isinya merupakan pedoman dalam pendidikan karakter yang mana pendidikan karakter tersebut merupakan sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dan karakter bagi peserta didik.

Kalau kita melihat kondisi masyarakat saat ini sangatlah memprihatinkan adanya krisis karakter yang terjadi dikalangan para peserta didik banyak sekali kejadian seperti: tawuran antar pelajar, pornografi, bullying, kekerasan pengajar terhadap peserta didik menambah deretan panjang yang menimpa peserta didik.

Oleh karena itu pelaksanaan pendidikan karakter bagi peserta didik harus selalu menjadi prioritas dalam kondisi apapun termasuk di masa wabah pandemi covid -19.

Melalui pembelajara PPKn di sekolah saya mengajar di SMP N 39 Semarang, pendidikan karakter bisa dilaksanakan melalui berbagai cara. Antara lain selalu mengingatkan siswanya yang diselipkan melalui pembalajan jarak jauh misalnya selalu mengingatkan untuk kebiasaan baru yang mungkin banyak anak yang belum terbiasa. Di sini peran guru untuk selalu mengingatkan kebiasaan baru tersebut agar kebiasaan itu membentuk karakter siswa menjadi lebih baik.

Baca juga:   Perpustakaan sebagai Media Pembelajaran yang Efektif

Dalam membentuk karakter di masa pandemi ini justru sebenarnya peran orang tua sangat diperlukan karena siswa berada di rumah 24 jam. Pembentukan karakter siswa d imasa pandemi ini saya sebagai guru hanya bisa mengingatkan dan memotivasi siswa lewat pembelajaran daring antara lain: mengingatkan untuk segera bangun pagi, persiapan pembelajaran daring mengingatkan pembelajaran harus tepat waktu, memakai seragam, berdoa dulu sebelum pembelajaran, mengingatkan absen, mengingatkan untuk selalu mengerjakan tugas tepat waktu tidak menunda-nunda, menggunakan fasilitas internet dengan bijak, menginggatkan bahwa setiap jam sekolah antara pukul 08.00-12.00, selalu mematuhi prokes dan lain sebagainya.

Dengan mengingatkan tersebut harapannya bisa membuat anak mempunyai kegiatan baru yang bisa membentuk karakter siswa itu dengan sendirinya terbentuk menjadi karakter siswa yang baik. Jadi proses pembentukan nilai-nilai karakter
siswa di masa pandemi covid-19 bisa berjalan seiring proses pembelajaran jarak jauh atau daring.

Guru PPKn dapat pula memberikan kepada peserta didik tugas yang menstimulasi pada penguatan karakter peserta didik seperti disiplin, mandiri, semangat belajar dan selalu aktif membuat karya dengan memanfaatkan media pembelajaran yang ada. Guru harus dapat bekerja sama dengan orang tua selalu berkomunikasi untuk membantu peserta didik belajar di rumah dan membantu dalam penguatan karakter peserta didik.

Baca juga:   Menulis Descriptive Text dengan Bantuan Mind Mapping

Keluarga yang ada di rumah harus dapat mengajarkan sikap spiritual, sosial, pengetahuan, dan keterampilan. Rumah menjadi tempat bagi setiap anggota keluarga khususnya peserta didik untuk bisa memperoleh pendidikan tersebut guna membentuk karakter peserta didik yang diharapkan oleh keluarga maupun sekolah. Sikap spiritual dan sosial inilah yang akan membentuk karakter peserta didik. Karakter adalah sifat batin yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki oleh manusia.

Pendidikan karakter tidak selalu harus mengandalkan ruang-ruang kelas melalui guru yang secara resmi mengajar di sekolah, namun seyogyanya bisa diperoleh juga dari keluarga yang ada di rumah serta di lingkungan sekitarnya. Apalagi di masa pandemi covid -19 di mana anak full di rumah. Sehingga tujuan pendidikan karakter untuk mewujudkan generasi bangsa yang cerdas dan baik dan memiliki akhlak mulia serta kepribadian Indonesia akan dapat diwujudkan walau dimasa pandemi covid -19. (ipa2/ton)

Guru SMP Negeri 39 Semarang

Author

Populer

Lainnya