Pemberian Motivasi Belajar dengan Menggunakan Lirik Lagu

Oleh: Kustinah, S.Pd., SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR dimasa pandemi ini memang sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seorang guru yang dulunya mengajar di depan kelas dengan menggunakan berbagai media pembelajaran serta alat bantu belajar lainnya, kini harus menghadapi tantangan yang cukup besar.

Mengajar tidak lagi berhadapan dengan siswa secara langsung tetapi melalui media elektronik. Masalah terbesar yang banyak dihadapi oleh para pendidik adalah ketersediaan kuota. Di SD Negeri Dukuh 03 Salatiga juga mengalami masalah yang sama.

Banyak orang tua yang mengeluh karena harus menyediakan kuota dengan jumlah tertentu. Guru harus memiliki cara lain untuk mengantisipasi kendala ini. Apalagi kelas I masih sangat membutuhkan pendampingan yang cukup banyak.

Pada Mata Pelajaran IPA, guru meracik beberapa metode dalam mengajar. Sambil mendampingi siswa belajar membaca dan menulis, guru tetap memasukkan konsep IPA kedalamnya. Metode bermain menjadi salah satu alternatif solusi yang saat ini masih menjadi solusi yang bisa dilakukan dengan mudah.

Pada saat guru mengajarkan tentang bagian-bagian tubuhku, guru melakukan video call dengan orang tua dan meminta siswa menyebutkan secara lisan nama-nama bagian tubuhnya sendiri beserta fungsinya. Dalam kegiatan ini, guru dapat melakukan penilaian secara langsung dan juga bisa melihat keberanian siswa dalam menyampaikan pendapatnya.

Baca juga:   PJJ Menyenangkan Menggunakan Elektronik LKPD Berbasis Liveworksheets

Tiap siswa membutuhkan waktu maksimal 10 menit untuk video call ini. Setelah kegiatan ini selesai, guru membuat video tentang lagu Dua Mata Saya (Cipt. Pak Kasur). Video ini kemudian dikirimkan ke WA Group dan meminta kepada orang tua untuk mendampingi putra-putrinya bernyanyi dan melakukan gerakan seperti yang terlihat pada video.

Kemudian guru memberikan tugas membuat video pada saat siswa menyanyikan lagu ini. Hasil video yang dikirimkan ternyata bagus-bagus. Siswa bersemangat dalam menyanyikan lagu tersebut dan siswa mampu menghafalkan dengan lebih cepat.

Berdasarkan kegiatan inilah, maka guru membuat beberapa lagu yang sudah dikenal siswa tetapi liriknya diubah menjadi lirik yang berisi materi pelajaran. Contohnya, lagu “Lihat Kebunku” digunakan guru untuk mengenalkan kepada siswa tentang fungsi bagian-bagian tubuh.

Lirik lagunya sebagai berikut: Lihat bungaku, mawar merah putih… Bau bunga itu semerbak mewangi… Ayo tebaklah, fungsi organ apa… Yang melihat warna dan dapat membau… Mata ‘tuk melihat, hidung ‘tuk membau… Kita bersyukur atas nikmat Allah…

Dengan bernyanyi, siswa merasa nyaman belajar dan tidak merasa tertekan. Dalam mengelola kelas I sebagai kelas rendah dan diawal, guru harus menciptakan suasana yang menyenangkan terlebih dahulu. Kendala awal muncul ketika ada enam siswa laki-laki yang tidak mau bernyanyi karena merasa tidak bisa bernyanyi. Menghadapi kendala seperti ini, guru mencoba mengajak berkomunikasi dengan cara video call, tetapi keenam siswa ini tetap tidak mau bernyanyi justru muncul suara tangisnya.

Baca juga:   Siapa Guru Pengajar Prakarya SMP?

Akhirnya guru meminta orang tua untuk mengajak anaknya datang kesekolah. Keenam siswa ini dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing kelompok berisi dua siswa. Pada pertemuan ini, guru megingatkan untuk datang kesekolah dengan prokes ketat. Guru menerima orang tua dan siswa di taman sekolah. Di taman inilah guru memberikan motivasi belajar kepada siswa-siswa tersebut. Pada akhirnya mereka mau bernyanyi dengan baik, dan guru juga orang tua memberikan pujian tepuk tangan kepada siswa tersebut.

Lirik lagu yang dibuat guru digunakan guru untuk memotivasi siswa dan menciptakan suasana menyenangkan, karena tidak mungkin semua materi dibuat lagu. Jadi bisa dikatakan, bahwa lirik lagu ini merupakan jembatan motivasi untuk memasuki ruang belajar yang menyenangkan.

Setelah kondisi ruang kelas on line kita siap, barulah guru masuk ke materi yang sebenarnya. Walaupun begitu, guru tetap memperhatikan kondisi para siswanya. Guru tetap menggunakan bahasa yang lebih mudah dipahami oleh siswa-siswanya. (dd1/zal)

Guru SDN Dukuh 03 Salatiga

Author

Populer

Lainnya