V-Lab Solusi Jitu Belajar Suhu-Pemuaian saat Pandemi

Oleh : Rahmawati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Praktikum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah bagian dari pengajaran yang bertujuan agar peserta didik mendapat kesempatan untuk menguji dan melaksanakan dalam keadaan nyata apa yang diperoleh dalam teori.

Praktikum memiliki kedudukan amat penting dalam pembelajaran IPA, karena melalui praktikum peserta didik memiliki peluang mengembangkan dan menerapkan keterampilan proses sains.

Praktikum pada masa pandemi seperti sekarang ini mustahil dilakukan, walaupun sudah diperkenankan tatap muka terbatas dengan pembatasan durasi waktu di sekolah.

Sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Seperti yang terjadi di SMP Negeri 1 Jambu alokasi waktu pembelajaran tatap muka yang terbatas tidak memungkinkan untuk melakukan praktikum.

Hal ini memacu guru pengajar IPA dalam hal ini ada penulis untuk mencari solusi agar bisa melakukan praktikum. Salah satu cara yang dilakukan penulis adalah dengan menggunakan laboratorium maya. Laboratorium maya adalah fitur simulasi praktikum laboratorium yang disajikan secara interaktif dan menarik, dikemas bersama lembar kerja peserta didik dan teori praktikum. Selanjutnya laboratorium maya ini kita kenal dengan V-Lab.

Baca juga:   Pembelajaran IPS dengan Role Playing

Menurut Nurul Latifah dalam penelitiannya yang berjudul Pengembangan Praktikum Virtual Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaran Biologi Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas XI Di Tingkat SMA/MA, menyimpulkan bahwa media praktikum virtual berbasis android sangat layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran biologi dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik kelas XI di SMA Negeri 15 Bandar Lampung.

Hal tersebut terlihat dari hasil persentase rata-rata validator ahli media sebesar 99,30%, validator ahli materi sebesar 97,92%, dan validator ahli bahasa sebesar 82,35%.

Laboratorium virtual (V-lab) hadir sebagai solusi alternatif di masa pandemi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kegiatan praktikum IPA di SMP Negeri 1 Jambu Kabupaten Semarang dapat tetap dijalankan melalui skema belajar dari rumah menggunakan berbagai V-lab yang telah tersedia.

Proses pembelajaran dan percobaan dapat diselenggarakan melalui berbagai simulasi dengan memanfaatkan aneka fitur yang tersedia, baik secara gratis maupun berbayar. Ketersediaan V-lab memberikan banyak kelebihan yang tak dimiliki oleh laboratorium konvensional.

Untuk menunjang pemahaman teori peserta didik tentang materi suhu dan pemuaian, maka penulis menggunakan V-lab yang dikembangkan oleh BPMPK (Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan) yang menyediakan media pembelajaran berupa bahan ajar mobile edukasi yang dapat diunduh dengan mudah dan dapat diakses di OS Android pada device handphone atau tablet. Aplikasi tersebut adalah edustore.

Baca juga:   Media Gambar Efektif Tingkatkan Aktivitas Belajar IPS

Pembelajaran yang dilakukan penulis dalam memanfaatkan aplikasi V-lab dalam edustore BPMPK adalah diawali dengan peserta didik mendownload dan menginstal aplikasi V-lab suhu dan pemuaian melalui link whatsapp grup. Peserta didik diberi waktu untuk mencoba aplikasi V-lab 5 sampai 10 menit.

Selanjutnya peserta didik melakukan praktikum pada aplikasi tersebut dan menulis hasilnya pada lembar kerja yang disediakan. Selanjutnya peserta didik mempresentasikan hasilnya melalui google meet. Langkah terakhir adalah guru melakukan evaluasi dan refleksi pembelajaran yang dilakukan.

Dengan menggunakan laboratorium virtual (V-Lab) ini memudahkan peserta didik untuk menguasai kemampuan prosedural praktikum melalui visualisasi dan simulasi konkret dari virtual. Peserta didik juga sangat senang karena dengan mengakses laboratorium virtual. Lebih interaktif dan lebih mudah membuat mereka mengingat dan memahami perubahan panjang logam akibat pertambahan suhu melalui simulasi yang telah dilakukan. (unw1/lis)

Guru SMPN 1 Jambu, Kabupaten Semarang

Author

Populer

Lainnya