Tingkatkan Writing Skill pada Teks Interaksi Interpersonal dengan MetodeTPR

Oleh : Supriati S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEGIATAN belajar mengajar merupakan proses. Guru merupakan pusat pembelajaran yang memegang peranan penting dalam memberikan pemahaman. Namun adanya perubahan paradigma dalam pendidikan, menuntut pembelajaran berpusat pada peserta didik. Guru bukan lagi sebagai pusat pembelajaran, melainkan bertindak sebagai fasilitator dan motivator.

Pemilihan metode pembelajaran juga harus tepat, guru harus bisa menerapkan strategi belajar yang baik.

Seperti halnya guru bahasa Inggris, yang di dalamnya berupaya mengajarkan dan memberikan keterampilan kepada peserta didik untuk menguasai bahasa asing.

Bahasa merupakan kunci penentu menuju keberhasilan dan memiliki peran sentral. Khususnya dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional seseorang dan dalam mempelajari semua bidang studi.

Bahasa diharapkan bisa membantu peserta didik untuk mengenal dirinya, budayanya dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, menemukan serta menggunakan kemampuan-kemampuan analitis dan imaginative dalam dirinya.

Saat ini bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang dikaji oleh setiap jenjang kelas di sekolah, termasuk juga di kelas VII pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di semester satu. Salah satu materi yang diajarkan adalah Teks Interaksi Interpersonal.

Baca juga:   Menulis Teks Prosedur Lebih Mudah melalui Makanan Favorit

Pada materi ini, salah satu aspek yang diharapkan adalah peserta didik dapat meningkatkan keterampilannya dalam menulis Teks Interaksi Interpersonal.

Salah satu metode yang digunakan adalah metode pembelajaran Total Physical Respons (TPR). Adalah metode pembelajaran bahasa yang disusun pada koordinasi perintah (command), ucapan (speech), gerak (action), dan berusaha untuk mengajarkan bahasa melalui aktivitas fisik (motor).

Metode TPR merupakan salah satu metode pengajaran bahasa yang dibangun berdasarkan koordinasi ujaran dan tindakan. Dalam metode TPR, pengajar memberikan perintah kepada peserta didik, kemudian peserta didik merespon perintah pengajar dengan gerak tubuh.

Selain itu, Richard dan Rodgers dalam (Tarigan:1991) juga menerangkan bahwa TPR sebagai metode pengajaran bahasa yang dibangun antara koordinasi ucapan dan tindakan, sebuah metode pengajaran bahasa melalui aktivitas fisik.

Metode TPR ini sangat mudah dan ringan dalam segi penggunaan bahasa dan mengandung unsur gerakan permainan sehingga dapat menghilangkan stress pada peserta didik karena masalah-masalah yang dihadapi dalam pelajarannya terutama pada saat mempelajari bahasa Inggris.

Baca juga:   Pembelajaran Berbasis Proyek Tingkatkan Kemampuan Menulis Teks Ulasan

Bahkan, dapat menciptakan suasana hati yang positif pada peserta didik yang dapat memfasilitasi pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi dan prestasi peserta didik dalam pelajaran tersebut. Makna atau arti dari bahasa sasaran dipelajari selama melakukan aksi.

Maka perlu kiranya dilakukan penerapan model pembelajaran TPR yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan writing skill pada Teks Interaksi Interpersonal mata pelajaran bahasa Inggris pada peserta didik kelas VII A SMP Negeri 10 Semarang semester satu.

Setelah pembelajaran Teks Interaksi Interpersonal dengan model TPR selesai, diperoleh data hasil belajar yang menunjukkan bahwa dengan penggunaan model pembelajaran TPR pada Teks Interaksi Interpersonal, peserta didik kelas VII A SMP Negeri 10 Semarang semakin termotivasi dalam melakukan kegiatan pembelajaran bahasa Inggris. (rs1/ida)

Guru Bahasa Inggris SMPN 10 Semarang

Author

Populer

Lainnya