Metode PjBL dengan Project Pembuatan Video Tingkatkan Minat Belajar Siswa

Oleh : Esdri Harjono S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MATEMATIKA merupakan satu mata pelajaran yang menjadi momok untuk siswa. Matematika selalu dianggap pelajaran yang membosankan, sulit, menakutkan, dan lainnya. Sampai penulis berharap mendengar ungkapan “matematika itu mudah dan menyenangkan“ jika bertanya kepada siswa. Namun yang terjadi selalu sebaliknya.

Memang tidak dipungkiri bahwa materi yang ada menuntut siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika perlu pemikiran ekstra. Belajar matematika pun membutuhkan logika, analisis, dan kreativitas untuk mencipta.

Dari keadaan tersebut muncul pikiran-pikiran negatif terhadap pelajaran matematika sehingga menjadikan mata pelajaran ini semakin tidak disenangi oleh siswa sehingga menjadikan minat belajar menjadi menurun.

Menurut Djaali (2008:121), minat adalah rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Usman (2017) juga menyatakan minat merupakan kesadaran seseorang pada suatu objek, suatu soal atau situasi mengandung sangkut paut dengan dirinya.

Dapat disimpulkan bahwa dalam minat selain timbulnya perhatian, timbul pula usaha untuk menghasilkan sesuatu dari objek minat tersebut. Penurunan minat belajar siswa juga terjadi di SMPN 43 Semarang di masa pandemi Covid-19 sekarang.

Baca juga:   Meningkatkan Prestasi Belajar IPA dengan Picture And Picture

Peran guru dalam hal ini penulis sangat diperlukan untuk mengubah situasi ini dengan kreativitas, inovasi, pemilihan pendekatan, dan metode yang tepat dalam penyampaian pembelajaran. Pemilihan metode pembelajaran yang tepat akan menumbuhkan minat belajar siswa.

Adapun salah satu metode pembelajaran yang dipakai untuk mengatasi penurunan minat belajar di SMP Negeri 43 Semarang dalam materi kesebangunan adalah menerapkan metode Project Based Learning (PjBL) dengan project pembuatan video hasil pekerjaan siswa. Pembelajaran dengan PjBL dengan project pembuatan video diterapkan bertujuan meningkatkan minat belajar siswa sehingga dan rasa senang terhadap pelajaran matematika.

Adapun skenario pembelajaran untuk kegiatan ini adalah penulis menyampaikan materi secara virtual melalui media video conference (vicon) yang dikombinasikan dengan media lain untuk menyampaikan materi sesuai dengan konsep kesebangunan. Kemudian penulis membuat langkah pembelajaran yang dipergunakan untuk membuat video yang dikerjakan oleh siswa.

Pembuatan video yang dibuat oleh siswa merupakan hasil kinerja secara individu yang disesuaikan dengan soal dan langkah-langkah pembuatan video. Dari pemberian tugas berupa project pembuatan video, menjadikan siswa merasa senang untuk belajar dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. Selain itu, siswa bisa belajar IT berupa edit video.

Baca juga:   Menentukan FPB dan KPK Lebih Mudah dengan Menempelkan Gambar

Dengan konsep penugasan berupa pembuatan video menimbulkan respon positif siswa menjadikan minat belajar matematika menjadi meningkat terbukti dari hasil pengamatan dan angket pembelajaran menggunakan metode project based learning dengan project pembuatan video didapatkan hasil yang menggembirakan yaitu 92 persen siswa merasa senang belajar matematika dengan metode tersebut dan nilai rata-rata kelas materi kesebangunan menjadi meningkat.

Sehingga metode project based learning dengan project pembuatan video dapat dipergunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika. Bahkan bisa dipergunakan untuk pelajaran selain matematika. (ips2/ida)

Guru Matematika SMPN 43 Semarang

Author

Populer

Lainnya