Membuat Media Pembelajaran Menarik Sepanjang Masa

Oleh : Trining Puspitaningsih Jatmiko

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 mengharuskan penulis menjadi guru multitasking. Mulai Juli 2020 belajar membuat media pembelajaran online dan membagikan kepada siswa. Jika siswa belum paham dengan materi video, bisa bertanya langsung lewat WhatsApp, atau dibahas saat pertemuan virtual lewat zoom meeting atau googlemeet.

Menurut Najamuddin Muhammad (2019 : 9) guru multitasking tidak lagi diharapkan hanya menulis di papan tulis, menyampaikan mata pelajarannya sambil duduk, dan meminta anak didik diam dan mendengarkannya.

Guru seharusnya mulai meninggalkan cara-cara mengajar hanya satu metode dan mulai memberikan berbagai metode. Dan penambahan komponen lain yang lebih menarik serta menantang. Juga memanfaatkan kemajuan alat-alat teknologi.
Pembuatan media pembelajaran ini diawali dengan pembuatan PowerPoint. Penulis menggunakan Microsoft Office Profesional Plus 2019. Perlu diperhatikan adalah materi yang akan disampaikan harus dikuasai dengan baik untuk mempercepat proses rekaman suara, menentukan konsep materi yang akan disampaikan untuk dipindah ke slide PowerPoint. Materi bisa diambil dari internet atau modul yang pernah kita buat.

Kata motivasi dan kata-kata bijak selalu ada dalam setiap video pembelajaran. Menyampaikan kata motivasi dan bijak dapat memengaruhi pembentukan karakter siswa. Kata-kata bijak membuat sesorang berpikir positif dalam mengambil keputusan. Berpikir positif akan menghasilkan tindakan yang baik pula, Mulasih Tari (2021).

Baca juga:   Asiknya Belajar Sistem Imun melalui Live Streaming dengan Media Jitsi Meet

Proses kedua memberikan narasi (merekam) dengan penjelasan suara guru pada PowerPoint memberikan kesan guru hadir dalam kegiatan belajar mengajar. Hal ini membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar. Guru yang biasanya memberikan informasi lewat tatap muka, kini hadir di mana saja, saat siswa membutuhkan materi pelajaran.

Merekam suara menggunakan handphone agar suara labih jernih dan jelas. Rekaman dilakukan tiap slide. Pastikan menguasai materi dengan baik agar tidak terjadi kesalahan saat merekam. Lakukan merekam suara di laptop dan handphone secara bersamaan.

Hasil rekaman pada handphone digabungkan dengan video dari PowerPoint dengan menggunakan aplikasi KineMaster. Jika saat merekam suara hanya membaca materi yang tersedia di slide, gunakan pointer dan highlighter. Penggunaan dua alat ini membantu siswa lebih fokus memahami yang disampaikan. Dilanjutkan proses ketiga yaitu mengubah PowerPoint menjadi video. Waktu yang dibutuhkan tergantung banyaknya slide.

Proses keempat editing video pembelajaran, menggunakan aplikasi KineMaster. KineMaster di-download di handphone kita pada Google Play Store bagi pengguna android. Kemudian pindahkan video dari folder laptop ke galeri handphone. Proses terakhir meng-upload video yang sudah diedit ke YouTube. YouTube adalah sarana yang paling banyak digunakan karena strategis di masa kini dan masa depan. Sehingga bermunculan youtuber termasuk para guru dalam memberikan materi pelajaran. Video pembelajaran kimia bisa dilihat di Channel Trining Puspita.

Baca juga:   Serunya Belajar Membaca dengan Kartu Huruf dan Video Pembelajaran

Video pembelajaran yang bisa diakses luas siswa, membuat ilmu kita akan bermanfaat dan mengalir sebagai amal jariah. Memberi tugas menyimak video, mencatat, dan mengunggah catatan artinya kita memberi kesempatan pada mereka untuk mendengar, melihat, menulis, bersikap kritis dan berpikir analisis untuk memahami materi pelajaran. Ada proses kognitif, afektif dan psikomotorik yang siswa lakukan, selama mereka mengerjakan tugas guru.

Membagikan video pembelajaran di YouTube sangat efisien dan efektif untuk proses pembelajaran karena siswa dan guru mudah mengakses. Selain itu juga dapat diputar berkali-kali sepanjang masa sesuai kebutuhan. (pm1/lis)

Guru Kimia SMAN 2 Wonosobo

Author

Populer

Lainnya