Asiknya Belajar Daring Materi Virus dengan Qa Method

Oleh: Yuliati Khasanah, S.Si

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN daring yang berjalan hampir 1,5 tahun lamanya memunculkan persoalan baru dalam kegiatan pembelajaran. Orang tua, guru dan murid mulai berada pada titik jenuh melaksanakan pembelajaran daring sehingga proses pembelajaran menjadi kurang maksimal. Disinilah peran guru sangat diperlukan untuk bisa berkreasi memilih dan memilah metode pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran daring. Metode yang tepat ialah metode yang mampu membangun pengenalan dan pengembangan diri melalui interaksi aktif. Siswa yang terlibat aktif dalam pembelajaran memiliki pemahaman materi yang lebih baik dari siswa yang kurang terlibat. Keterlibatan aktif dalam pembelajaran merupakan indikasi motivasi siswa.

Berdasarkan pengalaman dan pengamatan selama pembelajaran daring di MAN 2 Semarang, sebagian pembelajaran daring masih bersifat pasif, keterlibatan aktif dalam pembelajaran hanya terlihat dari kedisplinan peserta didik ketika mengumpulkan tugas, itupun sebagian peserta didik membutuhkan motivasi lebih agar mau mengumpulkan tugas. Ketika guru membagikan bahan ajar berupa e-modul, video youtube, PPT dan bahan ajar lainnya, guru tidak dapat mengevaluasi langsung apakah anak-anak menyimak dan mempelajari bahan ajar yang sudah dibagikan. Agar keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran langsung dapat dinilai maka perlu dipilih metode pembelajaran yang tepat. Question and Answer method “QA method” / metode tanya jawab merupakan satu metode yang penulis pilih ketika menyampaikan materi virus.

QA method adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab terutama dari guru kepada peserta didik, tetapi dapat pula dari peserta didik kepada guru (Sudirman, 1987). Teknik bertanya adalah metode yang baik untuk menarik perhatian peserta didik dan membuat mereka siap terhadap materi yang akan disampaikan. Pertanyaan dapat dilakukan selama pembelajaran berlangsung tergantung kondisi ketika itu. Dengan metode ini diharapkan dapat menghindari kesalahan dan kesamaran selama pembelajaran daring dimana peserta didik dipaksa belajar mandiri dengan menyimak dan membaca bahan ajar yang sudah dishare oleh guru

Baca juga:   Benda Cagar Budaya, Media Pembelajaran Lokal

Penerapan QA method saat pembelajaran daring mapel biologi materi virus kelas X MIPA2 di MAN 2 Semarang berjalan cukup efektif, sehingga dapat menjadi alternatif pembelajaran untuk materi-materi yang lainnya. Di awal kegiatan pembelajaran disajikan bahan ajar berupa video pembelajaran materi virus termasuk mekanisme penyerangan dan penularan virus covid 19 sebagai apersepi untuk menarik perhatian peserta didik. Setelah peserta didik menyimak video pembelajaran dan bahan ajar lain yang sudah dishare oleh guru dilanjutkan dengan kegiatan tanya jawab terkait materi virus melalui media whatsapp. Agar sesi tanya jawab berlangsung akrab dan menyenangkan guru harus mencairkan suasana dengan kalimat pembuka yang menarik dan melontarkan pertanyaan awal yang mendorong peserta didik untuk terlibat aktif dalam menjawab pertanyaan bahkan mampu memancing peserta didik untuk mengajukan pertanyaan balik kepada guru.

Berdasarkan hasil pengamatan selama kegiatan pembelajaran 60% peserta didik sangat bersemangat, antusias dan saling berkompetisi menjawab pertanyaan dari guru, 20% cukup terlibat aktif walau tidak sering muncul menjawab, 20% yang lain bersifat pasif bahkan belum muncul sama sekali saat sesi tanya jawab. Disinilah peran guru dimunculkan untuk memberikan motivasi dan mengarahkan pertanyaan-pertanyaan kepada peserta didik yang belum terlibat aktif, sehingga peserta didik yang pasif punya kemauan dan kesempatan yang sama dengan teman-temannya. Memberikan kesempatan dan memotivasi peserta didik untuk berani menjawab ataupun mengajukan pertanyaan memiliki beberapa manfaat antara lain mengukur tingkat pemahaman siswa, memberikan motivasi kepada peserta didik yang pemalu agar lebih berani, guru juga dapat melakukan intropeksi dan mengevaluasi cara penyampaian materi jika ternyata peserta didik belum memahami materi pembelajaran dengan baik. Saat kegiatan tanya jawab guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang berani menjawab maupun mengajukan pertanyaan agar peserta didik semakin antusias untuk berperan aktif. Guru juga perlu mengomentari jawaban dari peserta didk untuk melihat keyakinan peserta didik tentang jawaban yang disampaikan, untuk memberikan kepastian apakah jawabannya benar atau salah. Setelah sesi tanya jawab selesai, kegiatan pembelajaran diakhiri dengan review bersama untuk menguatkan pengetahuan peserta didik.

Baca juga:   Picture to Picture Mempermudah Mengenali Benda-Benda Lingkungan Sekitar

Penerapan QA method saat pembelajaran daring mapel biologi di MAN 2 Semarang juga terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Peserta didik yang aktif dalam kegiatan tanya jawab menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dari teman yang kurang aktif. Metode ini juga mampu mengurangi kejenuhan peserta didik saat pembelajaran daring karena mereka merasakan ada interaksi langsung dengan guru seperti saat pembelajaran luring. Namun ada beberapa kelemahan dari method ini diantaranya membutuhkan waktu cukup lama untuk menyelesaikan materi pembelajaran sehingga perlu dipersiapkan strategi baru dalam untuk penerapan QA method untuk materi selanjutnya agar kegiatan pembelajaran lebih mengasikan dan pencapaian materi sesuai dengan target yang direncanakan. (ss1/zal)

Guru MAN 2 SEMARANG

Author

Populer

Lainnya