Aplikasi untuk Tes VO2Max saat PJJ agar Lebih Akurat

Oleh: Danang Kusumawardana, S.Pd., M.Or.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Corona virus atau covid-19 masih mewabah. Yang pada awal tahun 2021 atau bulan Ramadhan sempat mengalami penurunan, namun pada pertengahan tahun atau setelah libur Hari Raya Idul Fitri lalu mengalami peningkatan yang tajam. Menghadapi kondisi seperti ini maka semua orang harus mampu melakukan perubahan, yaitu kebiasaan lama sebelum pandemi dengan kebiasaan baru. Perubahan tersebut termasuk dalam pembelajaran PJOK yang dilakukan oleh guru serta peserta didik.

Dalam pembelajaran PJOK kelas XII di SMA Negeri 1 Grabag terdapat materi Aktivitas Kebugaran yaitu meningkatkan derajat kebugaran jasmani. Dalam hal ini peserta didik diminta untuk menyusun program latihan untuk meningkatkan derajat kebugaran jasmani terkait kesehatan dan keterampilan secara pribadi. Kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan yaitu; kekuatan, daya tahan otot, daya tahan jantung dan paru, dan kelenturan. Sedangkan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan; kecepatan, kelincahan, keseimbangan dan koordinasi. Sangat sulit pasti untuk seorang guru PJOK dalam mematau hasil tugas peserta didik saat PJJ (pembelajaran jarak jauh). Terlebih untuk tes daya tahan jantung dan paru salah satunya yaitu lari 2,4 km/test Cooper. Bagaimana kita akan mengawasi peserta didik saat mereka lari di sekitar rumah mereka. Apakah yang mereka lakukan benar tidak curang atau sesuai fakta.

Baca juga:   Penugasan Proyek, Analisis Potensi Wilayah dalam Pembelajaran Blended Learning Materi Desa-Kota

Saat pembelajaran luring/ tatap muka hal tersebut tidaklah terlalu sulit dilakukan namun pada saat PJJ/daring mungkin hal ini akan merepotkan bagi peserta didik maupun guru. Maka dari itu guru dituntut untuk selalu mengikuti perkembangan jaman. Pada zaman digital hari ini hampir tidak ada peserta didik tingkat SMA yang tidak membawa/memakai HP android. Untuk itu kita manfaatkan aplikasi yang ada di play store HP android. Banyak aplikasi di dalam play store yang dapat dijadikan untuk mematau hasil kegiatan/tugas lari 2,4 kilometer peserta didik secara akurat. Aplikasi yang banyak dipakai atau diunduh diantaranya; strava, runkeeper, nike run club, adidas running, sports tracker running cycling dan yang lainnya.

Aplikasi ini sangat mudah digunakan. Setelah peserta didik mengunduh aplikasi ini, mereka tinggal membuat akun, dengan cara memasukkan data/email ke aplikasi yang sudah diunduh. Setelah semua data diisi maka aplikasi siap digunakan. Untuk digunakan dalam memantau hasil lari, maka pilih jarak lari dulu. Diatur dulu wilayah atau tempat untuk lari kemudian pilih titik start dan tarik jarak 2,4 km pada layar hp disitulah nanti titik finish/titik selesai lari. Setelah aplikasi siap jangan lupa untuk pemanasan dulu sebelum peserta didik melakukan lari test VO2Max.

Baca juga:   Pembiasaan Sejam Media Music Remix Tingkatkan Kesehatan Siswa

Saat peserta didik siap berlari tinggal sentuh start kemudian berlari dengan jarak 2,4 km hingga garis finish sesuai rute/jalur pada layar hp dan aplikasi otomatis akan memberi sinyal bahwa lari sudah selesai. Di aplikasi akan otomatis merekam jarak dan waktu lari. Peserta didik tinggal mengirim hasil tangkapan layar ke guru lewat email, wa, instagram atau aplikasi lain.

Dari data yang dikirim peserta didik tersebut kita sesuaikan ke tabel penilaian lari 2,4 km untuk usia 13 – 19 tahun dari Cooper. Dengan begitu PJJ tetap terlaksana dengan mematuhi prokes dan tetap terpantau saat lari, atau menghindari peserta didik curang/hilang data. Jadi tidak ada alasan saat pandemi ini PJJ tidak melaksanakan pembelajaran kebugaran jasmani karena dengan aplikasi dari play store tes lari 2,4 km tetap bisa dilaksanakan. (dd1/ton)

Guru PJOK SMA N 1 Grabag

Author

Populer

Lainnya