Peningkatan Kemampuan Individu dalam Bermain Musik dengan Discovery Learning

Oleh : Suparno S.Pd., M.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran jarak jauh memang pilihan yang tepat pada masa pandemi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Pembelajaran jarak jauh dapat menggunakan teknologi digital seperti google classroom, zoom, video conference, telepon dan lainnya.

Pembelajaran jarak jauh atau daring (online) yang dilaksanakan di SMP Negeri 30 Semarang menggunakan teknologi digital seperti google classroom, zoom, video conference, telepon dan lainnya. Pelajaran seni budaya khususnya seni musik bagi kelas VII memegang peran penting dalam mengembangkan bakat anak dalam bermain musik.

Berdasarkan pengalaman penulis, di dalam pembelajaran musik di kelas VII A SMP Negeri 30 Semarang secara musikalitasnya secara individu anak masih kurang. Banyak anak yang belum bisa merasakan tempo, irama, dan teknik bermain musik, sehingga dalam bermain musik secara unison terdengar tidak harmoni dan tidak enak didengar telinga. Namun pada kenyataannya proses pembelajaran di dalam kelas anak sangat antusias walaupun terdapat kekurangan, yaitu tidak tepat nada dalam memainkan alat musik, tidak bisa kompak dalam bermain alat musik, dan tidak cepat tanggap dalam menentukan ketukan serta kurang bisa menempatkan penjarian pada papan tuts dengan tepat. Untuk mengatasi masalah diatas dapat disimpulan bagaimana meningkatkan kemampuan individu dalam bermain musik dengan model Discovery Learning. Menurut Budiningsih, (2005:43), Discovery Learning atau penemuan diartikan pula sebagai cara belajar memahami konsep, arti, dan hubungan, melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan.

Baca juga:   Dongkrak Minat Belajar PKn dengan Metode Bermain Peran

Langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan adalah sebagai berikut yang pertama pemberian rangsangan (stimulation), guru memberi stimulasi untuk belajar dari pengalaman individu siswa perihal bagaimana cara bermain musik dengan memutarkan video pembelajaran bermain musik. Setelah itu mengajukan pertanyaan: Bagaimana cara memainkan musik pianika? Siswa mendengarkan dan menjawab pertanyaan. Selanjutnya adalah pernyataan/identifikasi masalah (problem statement), guru mengajak siswa membuat problem statement tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam bermain musik. Siswa bersama dengan guru merumuskan problem statement tentang hal-hal yang berkaitan dengan bermain musik. Lalu pengumpulan data (data collection) dimana guru meminta siswa membuat kelompok terdiri atas 4 orang. Tugasnya adalah mengumpulkan data/informasi tentang hal- hal yang harus diperhatikan dalam bermain musik. Siswa secara berkelompok mengumpulkan data/informasi tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam dalam bermain musik walaupun dalam pelaksanaan secara daring. Dilanjutkan dengan pengolahan data (data processing) yakni guru menyuruh siswa dalam kelompok mengolah data dan informasi yang telah diperoleh para siswa dengan cara mengklasifikasikan sesuai cara memainkan alat musik. Dalam kelompok, siswa mengklasifikasikan hasil data yang diperoleh berdasarkan cara memainkan alat musik. Walaupun pengelolaanya secara daring. Setelah itu pembuktian (verification), guru menyuruh siswa melakukan bermain alat musik untuk membuktikan benar atau salah. Bermain musik secara individu .siswa memverifikasi benar atau tidaknya dalam bermain alat musik. Terakhir menarik simpulan/generalisasi (generalization), guru meminta siswa membuat kesimpulan berdasarkan hasil praktek bermain musik dan merumuskan cara bermain musik dengan baik dan benar. Siswa menggeneralisasi hasil praktek bermain musik dan merumuskan cara bermain musik dengan baik dan benar di depan kelas.

Baca juga:   Tingkatkan Pemahaman Materi dengan Strategi TTW

Penerapan model pembelajaran Discovery Learning juga meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menemukan masalah dalam bermain musik. Discovery Learning yang diterapkan dengan praktek bermain musik mampu mendorong peserta didik menemukan masalah dalam bermain musik. (ips1/ton)

Guru Seni Budaya SMP Negeri 30 Semarang

Author

Populer

Lainnya