Kreativitas dan Quizizz Kembalikan Antusiasme Belajar Daring

Oleh : Titin Isniyati S.Pd M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MENJAGA peserta didik agar tetap antusias dalam proses belajar mengajar adalah tantangan bagi setiap pendidik. Tantangan ini semakin sulit, ketika proses belajarnya dilakukan secara daring atau online. Keterbatasan jarak dan ruang membuat pendidik tidak dapat mengendalikan apa yang dilakukan oleh peserta didik di depan perangkat online. Karena itulah, persentase efektivitas pembelajaran secara daring belum signifikan.

Kendati begitu, pendidik tidak boleh menyerah. Pandemi Covid-19 yang belum dapat dipastikan kapan berakhir, sudah sepatutnya memacu kita untuk berpikir lebih kreatif dalam orientasi menjaga stabilitas antusiasme belajar peserta didik. Tanpa kreativitas yang dapat menarik perhatian peserta didik, proses belajar dalam jaringan tidak akan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang maksimal.

Berangkat dari problematika dan alasan seperti itu, kami mencoba menerapkan metode kuis di SMPN 2 Jambu, Kabupaten Semarang, khususnya untuk mata pelajaran matematika. Dengan jumlah peserta didik 122 orang pada kelas 9 dalam 4 ruang belajar, sementara 27 peserta didik pada kelas 8 untuk 1 ruang belajar, tentu saja dibutuhkan metode yang efektif dan menyenangkan guna menjaga antusiasme belajar. Sejauh ini, aplikasi metode belajar menggunakan aplikasi Quizizz cukup membantu mencapai tujuan tersebut.

Baca juga:   Pendidikan Anti Korupsi melalui Penanaman Nilai-Nilai Kristiani

Quizizz memiliki tampilan yang friendly sehingga menyenangkan bagi peserta didik. Konsep Quizizz yang dilengkapi dengan berbagai perangkat penilaian semacam scoring, accuracy, time average, attempted, dan rank, memberikan kemudahan bagi pendidik untuk menilai keaktifan peserta didik selama proses belajar daring berlangsung. Sementara itu, interface Quizizz yang eye catching, teknis pengerjaannya yang menyenangkan, serta basicnya yang realtime online, terbukti cukup mampu membuat peserta didik tetap mengikuti pelajaran dengan aktif selama proses pembelajaran.

Metode pembelajaran dengan aplikasi Quizizz dan sejenisnya adalah bagian lain dari muatan pembelajaran itu sendiri. Aplikasi semacam ini memberikan kemudahan interaksi online sebuah tim, peserta pelatihan, atau kelas di sekolah untuk mengintegrasikan belajar secara lebih efektif dan aktif. Pemanfaatan teknologi yang relevan dalam program belajar membantu siswa SMP yang notabene pada usia paling rentan, dapat memahami sebuah teknologi dari sudut pandang cara manusia untuk meningkatkan nilai dan kinerja. Alih-alih hanya untuk sosial media dan hiburan semata.

Ada banyak teknis lain yang mungkin bisa diterapkan dalam proses pembelajaran daring di masa pademi. Poin utama yang tidak dapat diabaikan adalah bagaimana pendidik tetap mampu melakukan aktivitas knowledge transfer tanpa harus kehilangan antusiasme peserta didik yang terpisah oleh jarak serta ruang. Knowledge transfer yang efektif dan tepat sasaran tidak hanya memberi sesuatu yang baru untuk peserta didik ketahui. Akan tetapi, muara dari semua aktivitas ini adalah sebagai penggugah rasa penasaran dan keingintahuan peserta didik untuk lebih banyak belajar dan mencari jawaban rasa ingin tahu secara mandiri.

Baca juga:   Pembelajaran Zat Adiktif dan Zat Adiktif dengan PBL

Pendidikan adalah ruh dari kemajuan peradaban. Itu adalah sesuatu yang pasti. Namun inti dari pendidikan bukan hanya menyampaikan apa yang diketahui pendidik untuk diketahui oleh peserta didik. Tapi pendidikan adalah proses meniupkan ruh rasa ingin tahu kepada peserta didik untuk menggunakan analisa dan kecerdasannya dalam mengolah serta mencari jawaban. Menjadi catatan penting dari semua proses ini, bahwa tujuan paling penting dari proses pembelajaran apapun, baik daring maupun luring, tidak akan mudah tercapai jika kreativitas pendidik dalam menyampaikan pelajaran tidak mampu menyentuh antusiasme peserta didik dan menggugahnya untuk berpikir aktif mengikuti pelajaran. (rs1/ida)

Guru SMPN 2 Jambu, Kabupaten Semarang

Author

Populer

Lainnya