Mudah Tingkatkan Kemampuan Berbicara Siswa dengan Media Video

Oleh: Siti Masithoh, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan adalah salah satu bagian yang sangat penting bagi kehidupan pribadi seseorang, bangsa, dan negara. Tidak hanya untuk kehidupan, Pendidikan juga berperan bagi kemajuan dan perkembangan sebuah bangsa. Bangsa dan negara yang maju dan besar tentu telah ditunjang dengan kualitas Pendidikan yang memadai bagi warganya.

Dalam amanat Pembukaan UUD 1945, bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tanggung jawab negara dan masyarakat secara luas, melalui program Pendidikan. pemerintah berusaha mendorong kemajuan pendidikan dengan beragam program dengan tujuan untuk menghasilkan individu yang terampil yang berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

Untuk membentuk generasi yang unggul, salah satunya adalah meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini berkaitan erat dengan siswa sekolah dasar (SD) sebagai pondasi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Di masa pandemi saat ini pembelajaran jarak jauh menjadi pilihan pemerintah bersama Kementrrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Surat Edaran nomor 36962/ MPK.A/HK2020 tentang pembelajaran daring dan bekerja dari rumah untuk pencegahan covid – 19.Banyak masalah yang terjadi karena proses pembelajaran daring ini salah satunya di jenjang SD.

Pertanyaan sering muncul pada siswa SD mengapa untuk berbicara mengemukakan ide atau gagasanpun terasa sulit. Ketika disuruh mengungkapkan idenya menggunakan bahasa Indonesia, siswa memilih diam daripada mencoba berbicara. Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional bangsa Indonesia. Alat komunikasi antarpenduduk di Indonesia. Tanpa berlatih tentu akan sulit untuk mengucapkan.

Baca juga:   Pendidikan Karakter Melalui Ziarah Kubur

Permasalahan lain ketika mereka berbicara mereka merasa kurang percaya diri atau malu, siswa takut ditertawakan temannya dan takut salah. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, guru harus memilih media pembelajaran yang tepat, sehingga dapat mempengaruhi keefektifan pembelajaran dan hasil pembelajaran.

Penggunaan media pembelajaran bukan sekadar upaya membantu guru mengajar, tetapi untuk memudahkan pemahaman peserta didik dalam belajar. Media pembelajaran yang dapat digunakan untuk memudahkan siswa dalam mengikuti pembelajaran melalui moda daring di kelas 1 SDN Gayamsari 01 semester awal pada materi KD 3.9 Merinci kosakata dan ungkapan perkenalan diri, keluarga, dan orang-orang di tempat tinggalnya secara lisan dan tulis yang dapat dibantu dengan kosa kata daerah adalah video.

Kata “media“ berasal dari bahasa Latin yang berarti perantara. Pengertian yang lebih luas lagi tentang media adalah sesuatu yang membawa informasi dari sumber untuk diteruskan kepada penerima. Media pembelajaran diartikan sebagai alat atau bahan yang mengandung informasi atau pesan pembelajaran. Penggunaan media dalam hal ini ditujukan untuk memperlancar jalannya komunikasi dalam proses pembelajaran (Marisa, 2012: 16).

Baca juga:   Mapel IPS Menyenangkan melalui Problem Posing dengan Kartu Arisan

Menurut Cheppy Riyana (2007) media video pembelajaran adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran.

Proses pembelajaran pada Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintific. Dalam proses pembelajaran, dengan pendekatan saintific memiliki langkah-langkah sebagai berikut: mengamati, menanya, menalar, mencoba, mengkomunikasikan. Pendekatan saintific merupakan pendekatan yang dipilih pemerintah karena dinilai paling efektif untuk mewujudkan tujuan Kurikulum 2013.
Tujuan Kurikulum 2013 akan terwujud apabila didukung oleh beberapa factor, salah satunya dengan kreatifitas dan keberanian siswa untuk mengomunikasikan materi pelajaran. Dalam hal ini, pembelajaran tematik terpadu Tema 1 Diriku di kelas 1 SDN Gayamsari 01 menggunakan media video yang digunakan untuk penyampaian materi ungkapan perkenalan diri.

Melalui media video, siswa kelas I SD Negeri Gayamsari 01 Semarang lebih termotivasi, lebih semangat, dan lebih berani mengkomunikasikan perkenalan diri di awal mereka duduk di kelas I SD. Karena medianya menarik, sehingga kemampuan dan keberanian berbicarapun meningkat. (rs1/lis)

Guru Kelas I SDN Gayamsari 01 Semarang

Author

Populer

Lainnya