Snowball Throwing Membuat Belajar IPS Tidak Membosankan

Oleh: Wahyuni Kurniawati, S.Pd.SD.,M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN IPS begitu penting untuk diberikan pada siswa, utamanya jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ini karena siswa merupakan anggota masyarakat, maka perlu mengenal komunitasnya dan lingkungan sekitar. Dengan pengajaran IPS, diharapkan tiap siswa memperoleh ilmu pengetahuan, berbagai keterampilan, sikap dan mempunyai kepekaan agar tahan menghadapi tantangan hidup.

Selama ini banyak orang berpendapat, bahwa pelajaran IPS atau Ilmu Pengetahuan Sosial adalah pelajaran yang membosankan. Khususnyauntuk materi sejarah maupun tentang wawasan kebangsaan negara-negara di dunia. Siswa kerap jenuh dan bikin ngantuk. Sebab, materi atau bahan ajarnya yang terlalu banyak. Siswa tidak akan tertarik dan kurang semangat dalam belajar. Siswa juga merasa susah untuk menyerap ilmu yang diajarakan jika pembelajaran masih monoton.

Anggapan pelajaran IPS membosankan dan bikin ngantuk akan sirna kalau guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang tepat. Setidaknya, sesuai dari sisi materi atau pokok bahasan pembelajaran pada level kompetensi dasar (KD) yang diajarkan oleh guru atau pengajar yang bersangkutan. Salah satu model pembelajaran yang tepat adalah dengan model pembelajaran snowball throwing.

Model snowball throwing (melempar bola salju) merupakan jenis pembelajaaran kooperatif yang didesain seperti permainan melempar bola. Metode ini bertujuan untuk memancing kreatifitas dalam membuat soal sekaligus menguji daya serap materi yang disampaikan oleh ketua kelompok. Karena berupa permainan, siswa harus dikondisikan dalam keadaan santai, tetapi tetap terkendali. Tidak ribut, kisruh atau berbuat onar.

Baca juga:   Mind Mapping Meningkatkan Hasil Belajar Sifat-Sifat Cahaya

Snowball throwing atau ”lemparan bola salju” ini menjadi salah satu model pembelajaran yang berfungsi dapat membantu penyampaian materi kepada siswa melalui diskusi kelompok. Kemudian juga diselingi dengan permainan dan cara saling melempar pertanyaan yang ditulis dalam secarik kertas (seolah–olah sebagai bola salju). Dengan snowball throwing ini, pembelajaran akan lebih menyenangkan dan siswa akan lebih antusias untuk mengikuti pembelajaran. Model ini diyakini dapat meningkatkan hasil belajar dan kualitas pembelajaran IPS yang dimaksud.

Model pembelajaran snowball throwing ini adalah model pembelajaran yang interaktif. Secara definitif, model pembelajaran interaktif merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif. Artinya, posisi siswa dalam pembelajaran ini adalah sebagai subyek sekaligus obyek pendidikan. Model pembelajran interaktif ini dimaksudkan untuk memperkenalkan kepada siswa mengenai sejumlah pengetahuan dan fakta–fakta tertentu yang sudah diajarkan.. Juga menghadapkan kepada siswa sejumlah persoalan yang harus dipecahkan secara bersama – sama agar memperoleh kesamaan pemahaman yang utuh.

Pembelajaran model snowball throwing, menggunakan tiga penerapan pembelajaran. Yaitu, pengetahuan dibangun sedikit demi sedikit yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas melalui pengalaman nyata (constructivism). Kemudian, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa diharapkan bukan hasil mengingat seperangkat fakta-fakta, tetapi hasil dari menemukan sendiri (inquiry). Lalu, pengetahuan yang dimiliki seseorang, selalu bermula dari “bertanya” (questioning). Nah, dari bertanya inilah, siswa dapat menggali informasi, mengkonfirmasikan apa yang sudah diketahui dan mengarahkan perhatian pada aspek yang belum diketahui. Model pembelajaran snowball throwing menekankan pada strategi memperoleh dan pendalaman pengetahuan dibanding seberapa banyak siswa memperoleh dan mengingat pengetahuan tersebut.

Baca juga:   Sosiodrama Tingkatkan Kemampuan Siswa Belajar Sejarah

Selain itu, model snowball throwing menjadikan para siswa lebih dilibatkan secara langsung dan lebih aktif. Utamanya ketika mereka membuat pertanyaan yang nantinya akan dijawab oleh teman – temannya sendiri. Penerapan model snowball throwing pernah dilakukan penulis saat penelitian di kelas IV Gugus Sunan Ampel Demak. Penulis juga melihat pengaruh serupa dalam upaya peningkatan hasil belajar IPS di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri (SDN) Katonsari 1 Demak. Ini, karena dalam model pembelajaran snowball throwing, anak akan diajak belajar tetapi dalam suasana yang lebih menyenangkan. Selain itu, anak akan diajak pula untuk terampil dalam membuat soal. (*/zal)

Guru SDN Katonsari 1 Demak

Author

Populer

Lainnya