Pembelajaran Asyik dan Menarik dengan Media Video Daur Hidup Hewan

Oleh : Wardanah, S.Pd.I, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pada masa pandemi seperti ini, siswa kesulitan dalam menerima pembelajaran. Karena kesempatan siswa dan guru untuk bertatap muka belum bisa dilakukan. Hal ini dirasakan juga oleh siswa kelas III SD Muhammadiyah Sirojuddin, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Siswa kelas III di SD Muhammadiyah Sirojuddin memiliki kesulitan dalam pembelajaran. Yakni pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) dengan materi Daur Hidup Hewan.

Kesulitan tersebut disebabkan siswa kurang tertarik dan belum bisa menerima materi tanpa adanya bantuan media. Khususnya materi Daur Hidup Hewan. Untuk itu perlu sebuah solusi untuk memperbaiki kesulitan, kurang pahamnya siswa terhadap materi, dan hasil belajar siswa yang di bawah KKM.

Solusi yang dilakukan guru adalah dengan menerapkan media pembelajaran. Media merupakan salah satu alat yang dapat digunakan guru dalam menarik perhatian siswa dan membantu kesulitan siswa (Nurrita, 2018: 171). Media yang dipilih untuk digunakan guru adalah sebuah media audio visual berupa video. Video yang digunakan adalah video pembelajaran daur hidup hewan.
Tahapan dalam pemberian video pembelajaran daur hidup hewan yaitu siswa diberikan soal pretest terlebih dahulu untuk melihat kemampuan siswa dalam memahami soal yang diberikan.
Kedua siswa diberikan pengenalan mengenai daur hidup hewan dengan memperlihatkan gambar-gambar daur hidup. Selain media pembelajaran yang menarik, guru juga harus membuat pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif sehingga minat dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran menjadi lebih baik (Muflihah, 2021: 153).

Baca juga:   Menanamkan Sikap Mandiri Siswa

Treatment yang diberikan guru kepada siswa kelas III SD Muhammadiyah Sirojuddin dilakukan selama tiga kali pertemuan. Pada setiap kali pertemuan, siswa selalu diberikan video pembelajaran daur hidup hewan. Tujuan dilakukan tiga kali pertemuan agar siswa lebih paham dengan materi tersebut.

Pada awalnya siswa kesulitan pada saat pembelajaran menggunakan video. Namun setelah beberapa kali pemberian treatment, siswa lebih paham dengan materi daur hidup hewan. Setelah pemberian video pembelajaran daur hiduph ewan, siswa diberikan posttest atau soal akhir berupa soal pilihan ganda sebanyak sepuluh soal.

Ternyata hasil belajar siswa yang menjadi lebih baik. Motivasi siswa dan semangat siswa dalam belajar menjadi lebih optimal setelah siswa diberikan treatment menggunakan video daur hidup hewan.

Setelah siswa kelas III diberikan media pembelajaran melalui video daur hidup hewan terdapat hasil belajar yang baik. Dibuktikan dengan hasil sebelum diberikan treatment menggunakan video rata-rata kelas III di SD Muhammadiyah Sirojuddin sebesar 57. Setelah diberikan treatment berupa penggunaan video pembelajaran hasil belajar siswa, rata-rata kelas menjadi 80. (pm1/lis)

Baca juga:   Serunya Belajar Kenampakan Alam dan Buatan di Indonesia dengan Google Earth

Guru SD Muhammadiyah Sirojuddin, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.ng

Author

Populer

Lainnya