Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Geogebra pada Materi Bangun Ruang

Oleh: Atika Dewi, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu muatan pelajaran yang diberikan sejak jenjang pendidikan dasar adalah matematika. Matematika masih menjadi muatan pelajaran yang dianggap sulit bagi sebagian besar peserta didik di SDN Pangkalan. Salah satu pembelajaran yang cukup sulit dipahami peserta didik kelas VI adalah materi bangun ruang.

Salah satu penyebab sulitnya memahami materi bangun ruang karena guru lebih sering melaksanakan pembelajaran dengan metode konvensional yang monoton. Peserta didik kurang dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran.

Selain itu, minimnya penggunaan media pembelajaran juga menjadi penyebab sulitnya peserta didik memahami materi belajar. Melalui media pembelajaran, pesan pembelajaran dapat disampaikan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (Indaryati, 2015).

Salah satu media pembelajaran yang cukup relevan dengan pembelajaran matematika adalah program Geogebra yang dapat dipasang pada komputer atau laptop. Geogebra dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu mengontruksi, mendemonstarsikan atau memvisualisasikan masalah abstrak pada matematika khususnya pada bidang geometri yang tidak dapat diselesaikan secara manual (Wasiran et al., 2019).

Geogebra dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika karena didesain khusus untuk materi pengajaran geometri dan aljabar. Penggunaan media pembelajaran berbasis Geogebra cukup menarik untuk diterapkan karena memiliki beberapa kelebihan. Seperti dapat menghasilkan gambar bangun ruang dengan cepat dan akurat, dapat menghasilkan gerakan manipulasi pada objek bangun ruang, serta mampu menunjukkan sifat-sifat yang berlaku pada suatu objek bangun ruang.

Baca juga:   Kerennya Belajar Debit dengan Media Video Animasi

Pada pembelajaran jaring-jaring bangun kubus misalnya, langkah-langkah yang dilakukan cukup mudah. Langkah pertama, menggambar bangun kubus pada area tiga dimensi (3D). Klik alat yang memuat ikon cube, kemudian klik dua buah titik dengan jarak sesuai panjang rusuk yang diinginkan, maka otomatis akan terbentuk gambar kubus.

Langkah selanjutnya, klik ikon net dan otomatis jaring-jaring kubus telah terbentuk. Klik dan geser slider yang terbentuk, maka jaring-jaring kubus dapat bergerak membuka dan menutup.

Namun, di samping banyaknya kelebihan penggunaan program Geogebra, terdapat pula beberapa kekurangan yang akan ditemui pada proses pembelajaran. Penggunaan program ini membutuhkan piranti komputer atau laptop yang biasanya jumlahnya terbatas di sekolah. Sehingga tidak semua peseta didik dapat memanfaatkannya secara maksimal. Guru juga perlu mengajarkan langkah-langkah dasar penggunaan program ini sebelum memasuki materi yang akan dipelajari. Karena banyaknya alat-alat dalam program yang kemungkinan dapat membingungkan peserta didik.

Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut, perlu disiapkan beberapa solusi yang dapat diterapkan oleh guru. Pertama, keterbatasan jumlah perangkat komputer dan laptop dapat disiasati dengan menggunakan satu alat saja yang dioperasikan oleh guru. Namun penggunaannya dilengkapi dengan proyektor sehingga peserta didik dapat melihat proses serta hasil dari penggunaan program Geogebra.

Baca juga:   Mengenal Satuan Jarak, Waktu dan Kecepatan dengan Model Pembelajaran STAD

Kedua, guru dapat mengembangkan hasil media program Geogebra menjadi video pembelajaran sebagai media pembelajaran yang mudah diakses bahkan dari telepon pintar. Ketiga, apabila di sekolah tersedia lebih dari satu perangkat komputer dan laptop, guru dapat membagi peserta didik dalam kelompok sesuai jumlah perangkat yang tersedia sehingga peserta didik dapat memanfaatkan secara langsung program ini dalam kegiatan pembelajaran.

Guru dapat mengajarkan langkah-langkah dasar penggunaan program Geogebra di luar jam pelajaran agar tidak membuang waktu selama kegiatan pembelajaran.
Melalui penggunaannya, dapat disimpulkan peserta didik menjadi lebih tertarik dalam belajar matematika terutama pada materi bangun ruang. Selain itu, hasil pre test dan post test menunjukkan peserta didik memperoleh peningkatan hasil belajar yang cukup siginifikan. (dd1/lis)

Guru SDN Pangkalan, Kabupaten Pati

Author

Populer

Lainnya