Demonstrasi dan Eksperimen Tingkatkan Pemahaman Rangkaian Listrik Sederhana

Oleh : Nur Hakimah, S.Ag.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah sebuah mata pelajaran di tingkat sekolah dasar (SD/MI). IPA merupakan konsep pembelajaran alam dan mempunyai hubungan yang sangat luas terkait dengan kehidupan manusia. Pembelajaran IPA sangat berperan dalam proses pendidikan dan juga perkembangan teknologi. Pembelajaran IPA diharapkan bisa menjadi wahana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta pengembangan lebih lanjut dalam penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu materi IPA kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah adalah rangkaian listrik sederhana seri dan paralel. Kompetensi yang harus dicapai dari materi ini adalah siswa mampu mengidentifikasi dan menyajikan hasil pengamatan tentang komponen-komponen listrik dan fungsinya dalam rangkaian listrik sederhana dengan tepat. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik maka guru dituntut untuk bisa memilih dan menentukan metode pembelajaran yang tepat. Dalam pembelajaran materi rangkaian listrik sederhana seri dan paralel tersebut, saya menggunakan metode pembelajaran demonstrasi dan eksperimen.

Menurut Roni Harianto Bhidju, metode demontrasi adalah cara penyajian pembelajaran dengan memeragakan secara langsung proses terjadinya sesuatu atau yang berkaitan dengan materi pembelajaran, yang disertai dengan penjelasan lisan yang dilakukan oleh murid atas bimbingan atau petunjuk guru melalui media gambar atau alat peraga (Roni Harianto Bhidju: 2020). Isriani Hardini mendefinisikan metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan bagaimana berjalannya suatu proses pembentukkan tertentu pada siswa (Isriani Hardini: 2015).

Baca juga:   AKM sebagai Pendongkrak Kualitas SDM

Adapun pengertian metode eksperimen adalah suatu metode yang memberikan kesempatan kepada siswa mencoba mempraktikkan suatu proses setelah mengamati apa yang telah didemonstrasikan oleh demonstrator. (Sigit Mangun Wardoyo: 2013). Dengan demikian, siswa dituntut untuk mengalami sendiri, mencari kebenaran, atau mencoba mencari suatu hukum atau dalil, dan menarik kesimpulan atas proses yang didalamnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut di atas, maka cara yang saya gunakan berkaitan mata pelajaran IPA materi rangkaian listrik sederhana seri dan paralel adalah sebagai berikut: Guru menyampaikan materi tentang rangkaian listrik sederhana seri dan paralel. Mempersiapkan garis besar langkah-langkah demostrasi dan melakukan uji coba dengan alat-alat yang dibutuhkan seperti: batu baterai, kabel, lampu bohlam kecil dan fittingnya, saklar, gunting, lakban.

Guru memulai demonstrasi dengan kegiatan-kegiatan membuat rangkaian listrik sederhana, sementara murid-murid memperhatikan dengan saksama. Guru memastikan semua murid bisa mengikuti kegiatan tersebut tanpa kecuali. Apabila ada hal-hal yang belum dipahami murid diberikan kesempatan untuk bertanya. Guru menciptakan suasana yang menyejukkan dan menghindari suasana yang menegangkan, meyakinkan murid untuk mengikuti jalannya demonstrasi dengan memperhatikan reaksi murid, memberikan kesempatan murid secara aktif untuk berpikir lebih lanjut sesuai dengan apa yang dilihat dari proses demonstrasi tersebut.

Baca juga:   Metode Pembelajaran Home Visit pada Masa Pandemi Covid-19

Siswa secara pribadi atau berkelompok melakukan uji coba membuat rangkaian listrik sederhana dengan bahan yang sudah disediakan dari rumah seperti bohlam kecil dan fitting, kabel, batu baterai, saklar, lakban dan gunting. Hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui apakah demonstrasi yang dilakukan oleh guru dapat dipahami oleh siswa atau tidak. Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang hal-hal yang belum dipahami dan meyimpulkan materi tentang rangkaian listrik sederhana seri dan paralel.

Dari pengalaman penerapan metode demonstrasi tersebut sangat efektif untuk meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa terhadap materi rangkaian listrik sederhana seri dan paralel. pasalnya dengan demonstrasi siswa dapat mengamati langkah akan sesuatu dan dengan eksperimen siswa dapat praktik langsung atau mengalami sendiri apa yang telah didemonstrasikan oleh guru. (ipa2/ton)

Guru Kelas 6 MI Salafiyah Gapuro

Author

Populer

Lainnya