Belajar IPS Lebih Menyenangkan dengan Kuis

Oleh : Nari Ratih, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Situasi baru mengharuskan masyarakat di manapun untuk menyesuaikan diri. Hal ini disebabkan oleh adanya Corona Virus Disease (Covid 19) yang mulai muncul di Indonesia pada awal 2020 hingga saat ini masih belum mereda. Demikian juga dalam dunia pendidikan harus menyesuaikan dalam pola mengajar.

Sesuai surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020, ada beberapa kebijakan yang disampaikan. Namun ada hal yang paling mendasar, adalah kebijakan belajar di rumah bagi peserta didik. Berkenaan dengan hal tersebut, semua sekolah langsung menerapkan sistem daring dalam pembelajaran termasuk SMP Negeri 43 Semarang juga menerapkan sistem daring PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

Pada awal pembelajaran dengan sistem daring masih banyak kendala yang dihadapi peserta didik, antara lain masalah jaringan internet, kuota dan HP (masih ada beberapa peserta didik yang tidak memiliki HP sendiri). Sehingga masih banyak peserta didik yang tidak mengikuti zoom meeting dan tidak mengirim tugas yang diberikan guru melalui google classroom. Seiring berjalannya waktu kendala-kendala tersebut mulai dapat teratasi baik melalui upaya dari pihak sekolah maupun atas upaya dari peserta didik sendiri. Terlebih setelah adanya pemberian kuota secara gratis dari Kemendikbud. Hal ini tampak pada keaktifan peserta didik yang mulai meningkat. Akan tetapi hal ini juga tidak berlangsung lama. Kurang lebih setelah berjalan beberapa bulan peserta didik mulai menampakkan gejala merasa bosan dengan PJJ sistem daring.

Baca juga:   Penilaian Harian IPS Menyenangkan dengan Microsoft Office 365

Guru mata pelajaran IPS sangat merasakan gejala tersebut karena menyadari pula sebagian besar peserta didik beranggapan bahwa mata pelajaran IPS merupakan pelajaran yang membosankan karena berisi materi hafalan. Hal ini juga terjadi pada peserta didik kelas IX SMP Negeri 43 Semarang. Padahal sesungguhnya mata pelajaran IPS merupakan salah satu ilmu yang selalu menuntut adanya perubahan dalam proses pembelajaran. Materinya selalu up to date, karena meliputi gejala alam dan gejala sosial dalam kemasyarakatan yang selalu berubah seiring dengan berjalannya waktu menuntut perubahan pola pikir dan sikap hidup manusia. Oleh karena itu guru harus kreatif dalam mengubah pola pikir (mindset) peserta didik tentang mata pelajaran IPS yang menurut mereka pelajaran yang membosankan dan hanya berisi tentang hafalan berubah menjadi pelajaran yang menyenangkan karena dapat menambah wawasan tentang lingkungan alam dan bagaimana hidup bersosialisasi dengan masyarakat di sekitarnya.

Sebagai upaya untuk memuat pelajaran IPS menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan antusias peserta didik untuk selalu aktif, maka salah satu cara yang diambil oleh guru adalah dengan memberikan kuis interaktif kepada peserta didik kelas IX SMP Negeri 43 Semarang. Dalam kuis, guru memberikan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menantang dan berkaitan dengan kondisi saat ini. Misalnya masa pandemi karena adanya persebaran covid 19 yang dikaitkan dengan materi Perubahan Sosial Budaya Bab IV. Setiap soal disertai dengan 4 jawaban pilihan atau pertanyaan yang jawabannya merupakan hasil pemikiran peserta didik sendiri. Dengan demikian peserta didik bebas mengemukakan pendapatnya sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Dengan menggunakan metode kuis ternyata keaktifan peserta didik meningkat dengan signifikan karena peserta didik tidak merasa jenuh dan bosan dengan pertanyaan yang bersifat text book. (ipa2/ton)

Baca juga:   Meningkatkan Prestasi Belajar IPS melalui Pemberian Tugas sebelum Materi Diajarkan

Guru IPS SMP Negeri 43 Semarang

Author

Populer

Lainnya