Asyiknya Belajar Struktur dan Fungsi Otot melalui Aplikasi Android

Oleh : Istianah,S.Pt

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar dapat diartikan sebagai proses perubahan perilaku akibat interaksi individu lingkungannya. Belajar juga merupakan proses mendapatkan pengetahuan. DI masa pandemi Covid-19 menjadi berbeda sistem dan konsep pembelajarannya. Sistem pembelajarannya menggunakan daring atau dalam jaringan yang kemudian pemerintah memberikan kebijakan pembelajaran baru yang disingkat PJJ atau pembelajaran jarak jauh. Sistem pembelajaran jarak jauh ini, selain membutuhkan jaringan internet yang memadai juga membutuhkan inovasi dan kreativitas khusus bagi guru agar materi dapat dipahami dengan mudah dan menyenangkan. Meskipun penulis dalam praktiknya tidak selalu berjalan dengan lancar.

Sebagaimana penulis mengajar di di kelas VIII di SMP Negeri 2 Wiradesa masih dijumpai beberapa siswa yang kesulitan dalam memahami materi dengan android. Melihat fenomena tersebut, penulis menerapkan aplikasi yang sesuai dengan pembelajaran di Playstore android. Penulis men-download dan menggunakan aplikasi sistem gerak pada manusia pada pembelajaran sistem gerak pada manusia di kelas VIII. Penulis meyakini bahwa aplikasi ini menarik dan menyenangkan bagi siswa dengan mode daring.

Ada pun tujuan pembelajaran pada materi sistem gerak pada manusia bahwa siswa dapat menganalisis struktur dan fungsi rangka , dapat menganalisis struktur dan fungsi sendi, dapat menganalisis struktur dan fungsi otot , dapat menganalisis upaya menjaga kesehatan sistem gerak , serta dapat menyajikan hasil pengamatan dan identifikasi tentang sistem gerak manusia dan gangguan serta upaya mengatasinya.

Baca juga:   Problem Based Learning Tingkatkan Hasil Belajar Materi IPA di SD

Menurut Sutirman (2013:15) media merupakan komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Darmawan (2012:15) menjelaskan mobile learning adalah salah satu alternatif bahwa layanan pembelajaran dapat dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Mobile learning didasari alasan bahwa pembelajaran dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Mempunyai cakupan yang luas karena menggunakan jaringan selular komersial. Dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem e-learning, sistem akademik dan sistem layanan pesan instan.

Langkah –langkah pembelajaran materi sistem gerak pada manusia di kelas VIII sebagai berikut: pertama, guru memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama . Lalu, guru mengecek kehadiran peserta didik melalui WhattsApp Group atau Google Meet. Setelah itu, guru menyampaikan tujuan dan manfaat pembelajaran tentang topik yang akan diajarkan . Selanjutnya, guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan langkah pembelajaran . Kemudian, peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat, mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka diberi tayangan dan bahan bacaan Google Meet sebagai platform pembelajaran yang digunakan terkait materi Struktur dan Fungsi Otot. Lalu, guru meminta siswa untuk men-download dan membuka aplikasi sistem gerak pada manusia di android masing –masing.

Baca juga:   Belajar Bahasa Indonesia Lebih Kreatif dengan Critical Incident

Kemudian , memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik. Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Struktur dan Fungsi Otot. Setelah itu, peserta didik diberi kesempatan untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Struktur dan Fungsi Otot.

Berikutnya, guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal yang telah dipelajari terkait Struktur dan Fungsi Otot. Peserta didik kemudian diberi kesempatan untuk menanyakan kembali hal-hal yang belum dipahami. Pada langkah terakhir, guru bersama peserta didik merefleksikan pengalaman belajar dalam menggunakan aplikasi android .

Pembelajaran materi Struktur dan Fungsi Otot pada manusia dengan aplikasi android dapat memberi dampak positif, di antaranya peserta didik dapat mengakses materi pembelajaran dan informasi dari mana saja dan kapan saja. Peserta didik tidak perlu menunggu waktu tertentu untuk belajar atau pergi ke tempat tertentu untuk belajar. Mereka dapat menggunakan teknologi mobile wireless untuk keperluan belajar mereka, baik formal maupun informal. Memberi motivasi belajar sehat dengan adroid untuk menghindari kecaduan game online dengan gadget. Melalui aplikasi android, pembelajaran PJJ Struktur dan Fungsi Otot menjadi lebih ringan dan menyenangkan. (ips1/aro)

Guru IPA SMP Negeri 2 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya