Tuntaskan Pembelajaran Matematika dengan Card Short

Oleh : Henny Fitri Astuti, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika adalah bahasa, sebab matematika merupakan sekumpulan simbol yang memiliki makna atau biasa dikatakan sebagai bahasa simbol (Ibrahim & suparni, 2009: 6). Oleh karena itu tujuan matematika ialah agar peserta didik dapat berkonsultasi dengan mempergunakan angka-angka dan bahasa dalam matematika. Salah satu materi pokok mata pelajaran Matematika pada jenjang Sekolah Dasar kelas I adalah Pengukuran Panjang, Berat, Waktu dan Suhu. Pokok bahasan materi ini terdapat pada Tema 8 Kompetensi Dasar (KD) 3.9 yaitu membandingkan panjang, berat, lamanya waktu, dan suhu menggunakan benda/situasi konkret, dan Kompetensi Dasar (KD) 4.9 yaitu benda kejadian atau keadaan berdasarkan panjang, berat, lamanya waktu, dan suhu.

Kegiatan pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Negri 02 Lemahabang, kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan pada siswa kelas I masih belum maksimal. Kegiatan pembelajaran yang terjadi hanya searah. Siswa terfokus pada guru serta buku pelajaran pada saat guru menyampaikan materi. Pemahaman dan penguasaan materi dari siswa masih kurang dan siswa menjadi bosan dalam mengikuti proses pembelajaran akibatnya hasil nilai pada penilaian harian masih banyak yang belum tuntas.

Baca juga:   Hitung Bilangan Bulat Menyenangkan dengan Kancing Warna

Menurut Hamruni (2012) (dalam Mundaviah, 2015: 53) Sstrategi adalah perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi Card Sord ini merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, karakteristik klasifikasi, fakta tentang objek atau mereview informasi. Dalam strategi pembelajaran aktif Card Sort ini guru berperan sebagai motivator dan fasilitator yang membantu agar proses belajar bukan merupakan transfer pengetahuan dari guru ke siswa melainkan suatu kegiatan yang memungkinkan siswa membangun sendiri pengetahuannya melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh siswa.

Langkah-langkah yang digunakan dalam strategi Card Sort adalah sebagai berikut: Pertama, guru menyiapkan kartu yang berisi materi pokok (alat ukur berat, panjang, dan waktu serta benda yang akan diukur). Kemudian seluruh kartu diacak agar semua kartu tercampur. Kedua, guru membagikan kartu kepada siswa dan memastikan setiap siswa memperoleh satu atau lebih. Selanjutnya, meminta siswa untuk bergerak mencari kartu iduknya dengan mencocokkan kepada teman-teman sekelasnya. Setelah kartu induk beserta kartu rinciannya bertemu, kemudian meminta siswa membentuk kelompok dan menempelkan hasilnya dipapan secara urut. Ketiga, guru meminta salah satu kelompok maju untuk menjelaskan hasilnya, dan Melakukan koreksi setelah semua perwakilan kelompok maju. Langkah terakhir melakukan klarifikasi, penyimpulan, dan tindak lanjut.

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Belajar IPS dengan Learning Cycle

Bloom (dalam Andriani dkk, 2014: 2.5) mengemukakan seorang siswa dapat dikatakan berhasil dalam belajar di sekolah bila ia dapat menunjukkan keberhasilan belajar dalam tiga ranah. Yaitu keberhasilan belajar dalam ranah kognitif meliputi keberhasilan dalam kemampuan berpikir. Keberhasilan dalam ranah afektif dapat dilihat dari besarnya minat siswa dalam mengikuti pelajaran. Keberhasilan dalam ranah psikomotor misalnya keberhasilan siswa dalam mempraktikan ilmu yang didapat.

Berdasarkan rata rata nilai PH dengan memperhatikan proses pembelajaran Matematika dengan media pembelajaran Card Short pada siswa kelas I Sekolah Dasar Negri 02 Lemahabang, kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan dapat mengembangkan ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Dilihat dari ketuntasan klasikal hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari 53,2% meningkat menjadi 82,7% dengan demikian indikator keberhasilan telah tercapai dengan baik. (gb1/ton)

Guru Kelas I SDN 02 Lemahabang Kec. Doro Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya