Penerapan Aplikasi pada Pembelajaran Daring

Oleh : Budi Wahyono

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MERAMBAHNYA Covid-19 merupakan bencana bagi kita namun bukan merupakan halangan bagi guru untuk tetap menjalankan kegiatan belajar megajar kepada siswa. Setelah dikeluarkan surat edaran Bersama 3 Menteri 26 Maret 2020 kebijakan pembelajaran dilakukan secara daring dan luring muncul masalah aplikasi yang tepat digunakan? Sedangkan kemampuan teknologi informasi dan komunikasi terbatas.

Apakah siswa siap menyediakan alat komunikasi? Menjawab masalah tersebut Pada awal digunakan aplikasi terbatas (Application part) perangkat yang menyediakan kemampuan menu terbatas, mulai ajaran baru 2020/2021 digunakan aplikasi unit (Aplication Unit) aplikasi menyediakan berbagai menu seperti blog atau web. Dari permasalahan penerapan aplikasi menarik untuk mengadakan tindakan pengamatan bertujuan:“Menjelaskan penerapan aplikasi pada pembelajaran daring”. Tindakan pengamatan diharapkan memiliki manfaat bagi siswa: Belajar mendapatkan ilmu pengetahuan., sebagai bekal melanjutkan ke Pendidikan lebih tinggi, kedua bagi Guru: Melaksanakan kegiatan belajar mengajar., Menerapkan aplikasi pada pembelajaran daring., hasil tindakan pengamatan dapat digunakan memperbaiki kegiatan belajar mengajar. ketiga bagi satuan Pendidikan: melaksanakan kegiatan Pendidikan.

Pelakasanan penerapan aplikasi pada pembelajaran dibagi menjadi dua pelaksanaan. Pertama: Penerapan daring menggunakan aplikasi sejak ajaran baru tahun 2020-2021. SMP 3 Weleri menggunakan Moodle, penulis tidak memiliki maksud mempromosikan atau menolak ajakan penggunaan aplikasi lain yang ditawarkan oleh penyedia layanan. MOODLE (kepanjangan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment) adalah paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan belajar berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy. MOODLE merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. aplikasi bebas sebagai produk sumber terbuka (open source) di bawah lisensi GNU. Moodle dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL. Kelebihan Moodle: Aplikasi tak berbayar. Memiliki menu yang cocok digunakan untuk Pendidikan. Menu, fitur dapat disesuaikan (Setting) dengan kebutuhan pengguna satuan Pendidikan. Kekurangan Moodle: Memerlukan keahlian untuk mengatur setting. Pengguna Guru, siswa perlu diberi tahukan cara penggunaan. Adanya kejahatan hacker untuk menggangu proses aplikasi.

Baca juga:   Membuat Video Ungkapan Hope dan Congratulation dengan Handphone

Kedua pelaksanaan pembelajaran, Tindakan pengamatan dilakukan di smester 2 kelas 9 A sejumlah 31 siswa, pada pokok bahasan Keberagaman masyarakat Indonesia dibagi dalam 3 pertemuan. Pertama menyampaikan sub bahasan Makna persatuan diberikan tugas mandiri, pertemuan kedua menyampaikan sub pokok bahasan permasalahan keberagaman diberikan tugas mandiri, pertemuan ke tiga mengadakan penilaian harian sesuai perencanaan dibuat perangkat sejumlah 20 soal, menganalisa soal membuka menu grade/nilai mengkelompokkan kedalam interfal Nilai A 39%, B 13%,C 45%, D 3%

Kesimpulan penerapan aplikasi pembelajaran daring memiliki berbagai manfaat yang dapat diperoleh:Bagi Siswa tetap mengikuti pembelajaran secara daring, menggunakan waktu yang fleksibel untuk tetap belajar. Mendapat pengakuan untuk naik kelas atau kejenjang selanjutnya. Bagi Guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring, bertambahnya kemampuan IT. Bagi Satuan Pendidikan Sekolah mendapatkan salah satu bukti Sistem Informasi Menegement telah dilaksakanakan di satuan pendidikannya. Bagi Penulis mohon kritik serta saran yang membangun demi penyempurnan kegiatan belajar mengajar, trimakasih. (lbs2/zal)

GMP PPKn, SMP 3 Weleri

Author

Populer

Lainnya