Praktikum Sel Elektrolisis Asyik dengan Laboratorium Maya

Oleh : Eni Susianti, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Sejak pandemi Covid-19, banyak perubahan yang terjadi di dunia pendidikan. Keadaan memaksa mengubah pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan secara online menggunakan google classroom, quiziz, e- learning dan berbagai aplikasi pendukung lainnya.

Kondisi ini tentu saja menuntut guru untuk lebih kreatif dan inovatif mempersiapkan metode pembelajaran yang tidak monoton. Beberapa mata pelajaran sains, khususnya kimia pun mengalami kendala dalam melakukan praktikum.

Padahal praktikum di mata pelajaran kimia ini sangat mendukung peserta didik untuk dapat memahami konsep materinya. Pemilihan aplikasi yang tepat, menarik dan mudah digunakan menjadi hal yang sangat penting dalam praktikum pada pembelajaran jarak jauh ini.
Bagi siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Bergas, praktikum selama pembelajaran jarak jauh hanya dapat dilakukan pada materi-materi tertentu saja. Yaitu yang dapat menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah dan dilakukan secara sederhana. Lalu bagaimana dengan praktikum yang membutuhkan bahan dan alat-alat khusus? Praktikum sel elektrolisis misalnya?

Saat ini Kemendikbud telah merilis suatu fitur simulasi praktikum laboratorium yang interaktif, menarik dan sangat mudah digunakan yaitu laboratorium maya. Laboratorium maya adalah berupa software komputer yang memiliki kemampuan untuk melakukan modeling peralatan komputer secara matematis yang disajikan melalui sebuah simulasi. Laboratorium maya merupakan bentuk tiruan dari sebuah laboratorium nyata yang bisa digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran guna memahami dan mendalami sebuah konsep tertentu. Laboratorium maya diperlukan untuk memperkuat pemahaman konsep dalam proses pembelajaran (Rosidah, 2020).
Dalam kegiatan praktikum sel elektrolisis menggunakan laboratorium maya, agar peserta didik dapat mengakses fitur laboratorium maya ini adalah peserta didik dapat masuk dulu ke alamat URL https://belajar.kemdikbud.go.id. Lalu buka fitur laboratorium maya. Kemudian pilih bahan/zat yang akan di elektrolisis.

Baca juga:   V-Lab Solusi Jitu Belajar Suhu-Pemuaian saat Pandemi

Zat yang tersedia ada yang berupa larutan maupun lelehan. Berikutnya, diatur besarnya kuat arus yang digunakan. Praktikum bisa dimulai dengan memencet tombol “mulai reaksi” hingga berapa lama waktu yang diinginkan. Di sini akan tampak video ilustrasi jalannya reaksi yang terjadi.

Setelah waktu yang ditentukan tercapai, bisa dipencet tombol “berhenti”. Reaksi telah selesai, dan muncullah hasil reaksi elektrolisis yang terjadi pada katoda dan anoda. Peserta didik sekaligus dapat melihat massa zat yang terbentuk pada masing-masing elektroda beserta hitungan molnya. Fitur ini juga dapat digunakan untuk praktikum materi-materi kimia yang lain.

Mudahnya menggunakan fitur laboratorium maya ini untuk praktikum sel elektrolisis, membuat peserta didik antusias dan bersemangat. Peserta didik benar-benar merasa senang karena meskipun hanya dalam bentuk simulasi namun peserta didik seperti melakukan praktikum di laboratorium nyata. Tidak hanya peserta didik yang dapat merasakan manfaat adanya laboratorium maya ini. Keberadaan fitur laboratorium maya ini juga sangat membantu guru yang memang kesulitan di masa pembelajaran jarak jauh untuk mengajak peserta didiknya memahami konsep materi-materi kimia khususnya. Yang biasanya peserta didik akan diajak ke laboratorium sekolah tetapi tidak memungkinkan untuk kondisi sekarang.

Baca juga:   Strategi Pengembangan Pengelolaan Laboratorium di Sekolah

Dengan menggunakan fitur laboratorium maya ini tentu dapat menjadi solusi bagi guru dan peserta didiknya untuk memahami konsep materi sel elektrolisis dengan melakukan percobaan secara maya yang sangat mengasyikkan. (ipa2/lis)

Guru Kimia SMAN 1 Bergas, Kabupaten Semarang

Author

Populer

Lainnya