Tingkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris dengan Scrabbles

Oleh : Awang Rosandi, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Penguasaan kosa kata merupakan wujud kemahiran berbahasa yang bermanfaat besar bagi siswa yang belajar bahasa Inggris. Menguasai banyak kosa kata merupakan manifestasi dan keterlibatan aktivitas berpikir atau bernalar yang baik dalam berbahasa. Hal ini dimaksudkan bahwa siswa harus mampu mengembangkan kosa kata untuk menguasai bahasa Inggris dengan baik.

Berdasarkan pengalaman mengajar bahasa Inggris di SMP Negeri 27 Semarang kelas VII dengan Kurikulum 2013, penguasaan siswa pada kosa kata bahasa Inggris masih jauh dari harapan. Ini disebabkan kurangnya pembelajaran bahasa Inggris ketika siswa masih di jenjang Sekolah Dasar. Siswa masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis dalam bahasa Inggris. Mereka kesulitan menuangkan ide/ gagasan menjadi bentuk lisan maupun tulisan. Penguasaan kosa kata bukan saja dianggap sebagai sesuatu yang sulit oleh siswa tetapi juga beban berat oleh guru. Padahal, jika dilakukan dengan tepat, penguasaan kosa kata bahasa Inggris sesungguhnya dapat dibuat mudah dan menyenangkan bagi kedua belah pihak dan memberikan hasil yang diharapkan.

Untuk peningkatan kosa kata bahasa Inggris, muncul pertanyaan bagaimanakah cara meningkatkan kosa kata siswa. Faktor kemampuan guru juga menjadi penentu keberhasilan pembelajaran. Kemampuan membimbing siswa, memilih model yang tepat dalam pembelajaran, mengajak siswa untuk aktif, memberi peluang untuk berlatih, dan memberi penguatan sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Guru dapat membimbing siswa dengan baik jika guru juga berlatih dan mampu menguasai teori dan cara melaksanakan tahap-tahap penguasaan kosa kata dengan baik.

Baca juga:   Belajar Bahasa Inggris yang Asyik dengan Padlet

Salah satu solusinya dengan menggunakan model bermain Scrabbles. Model ini merupakan salah satu model yang berfokus pada penguasaan cara menyusun kata dengan cara yang menyenangkan. Model ini didasarkan pada kemampuan siswa untuk mengobservasi, mengolah data, memahami informasi, membentuk konsep-konsep, menerapkan simbol-simbol verbal, dan memecahkan masalah dalam suasana bermain.

Model pembelajaran dengan bermain Scrabbles dirancang dari suatu keprihatinan tentang bagaimana siswa dapat belajar dari suatu huruf dan kata sehingga dapat dijadikan media diucapkan berulang – ulang. Tanpa disadari siswa telah belajar mengenal kata asing dengan cara yang menyenangkan. Dan model ini dikembangkan agar siswa dapat termotivasi dan berlomba dalam menguasai kata asing dalam bahasa Inggris.

Bentuk pembelajaran model bermain Scrabbles dimulai dengan menentukan tema sesuai materi yang sedang dipelajari di sekolah. Dalam hal ini kosa kata ditekankan pada cara penyusunan dan pengucapan bahasa Inggris yang benar sebagai media bermain dan belajar.

Guru memandu kegiatan game dengan membuat kelompok yang mana setiap kelompok terdiri dari dua atau empat siswa. Setiap kelompok menggunakan satu set permainan Scrabbles. Siswa mengambil hingga sebanyak tujuh buah keping huruf dari kantong, dan berusaha menyusun kata secara mendatar atau menurun seperti teka-teki silang. Kata-kata yang dibuat harus menggunakan kata dalam bahasa Inggris. Pemain yang mengumpulkan total poin tertinggi adalah pemenangnya. Guru memberikan poin tambahan bagi siswa yang mampu menyusun kosa kata yang dihasilkan sehingga siswa akan bersemangat dan berlomba – lomba untuk mengikuti permainan dengan suasana yang menantang dan menyenangkan.

Baca juga:   Pengembangan E-Learning GCR Tingkatkan Hasil Belajar IPS

Dengan menggunakan model bermain Scrabbles hasilnya siswa mempunyai kemampuan dan keberanian mengucapkan kosa kata bahasa Inggris. Model pembelajaran ini juga mampu meningkatkan pemahaman teks bahasa Inggris sehingga nilainya meningkat. Siswa lebih antusias/semangat, percaya diri, mandiri, teliti, dan berusaha untuk berbahasa Inggris lebih baik. Semoga dapat bermanfaat bagi siswa dan guru pada khususnya serta bagi pengembangan pembelajaran pada umumnya. (ips1/ton)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 27 Semarang

Author

Populer

Lainnya