Pembelajaran Inovatif Guna Meningkatkan SDM di Era Revolusi Industri 4.0

Oleh : Rini Sudarwati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Menghadapi era revolusi industri 4.0, guna mewujudkan visi Indonesia menjadi top 10 ekonomi dunia pada tahun 2030, pemerintah Indonesia menyiapkan salah satu program prioritas. Yaitu dengan adanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM merupakan hal yang penting untuk mencapai kesuksesan, maka Indonesia berencana untuk mengubah kurikulum pendidikan dengan lebih menekankan pada STEAM (Scienc, Technology, Engineering, the Art, and Mathematics) dengan menyelaraskan kurikulum pendidikan nasional di masa mendatang.

Peningkatan sumber daya manusia tidak terlepas dari peran guru dalam pembelajarannya. Di era revolusi industri 4.0, guru diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang semakin kreatif dan inovatif, serta berhasil mengembangkan berbagai model pembelajaran yang mengarah pada kompetensi critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Dalam pembelajaran seperti ini maka diperlukan berbagai upaya dilakukan. Contoh yang sudah dilakukan oleh guru sejak dulu untuk memajukan peserta didiknya dengan menggunakan pembelajaran secara PAKEM, yaitu Pembelajaran Aktif, Kreatif, Edukatif dan Menyenangkan.

Nah, kalau pembelajaran ini semua dilaksanakan dengan baik dan dilakukan dengan benar, pastilah peserta didik menerima dengan jelas, gamblang, senang menerima pelajaran dari guru. Apalagi guru yang mempunyai sumber daya manusia yang maju dengan baik. Sebagaimana untuk melaksanakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, pasal 14 ayat (1) menyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, guru berhak memperolehnya. Untuk itu peningkatan mutu pembelajaran berdampak pada peningkatan mutu pendidikan. Pada akhirnya pendidikan yang bermutu akan melahirkan generasi yang mampu melakukan perubahan – perubahan positif bagi kemajuan bangsa sehingga mampu bersaing secara global.

Baca juga:   Latihan Soal Bervariasi Tingkatkan Penguasaan Rumus Matematika

Bahwa sesuai dengan salah satu tujuan pemerintah Indonesia di atas yaitu harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang maksimal, maka penulis sebagai seorang pendidik di SMP Negeri 13 Semarang secara dini dan berkelanjutan harus mampu mencari metode yang tepat di era revolusi industry 4.0. Ini dalam rangka melaksanakan proses pembelajaran yang semakin maju dan modern sesuai tuntutan perkembangan zaman bagi proses pembelajaran terhadap peserta didik di sekolah. Mari kita tingkatkan peran dan tanggung jawab sebagai pendidik yang cerdas dan berani menghadapi tantangan di era revolusi industry 4.0 guna memajukan anak-anak bangsa yang tidak ketinggalan dengan negara lain. Untuk itu, membina dan mengembangkan profesi guru secara berkelanjutan yang profesional dan terlindungi dengan Undang-Undang. Pembelajaran adalah suatu sistem atau proses membelajarkan subyek pembelajaran yang direncanakan itu didesain, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis agar subyek pembelajar dapat mencapai tujuan – tujuan pembelajaran secara efaktif dan efisien.

Dengan demikian, jika pembelajaran dipandang sebagai suatu sistem, maka berarti pembelajaran terdiri dari sejumlah komponen yang terorganisir antara lain tujuan pembelajaran. Sebaliknya jika pembelajaran dipandang sebagai suatu proses, maka pembelajaran merupakan rangkaian upaya kegiatan guru dalam rangka peserta didik belajar. Oleh sebab itu bagaimana menghadapi era revolusi industri 4.0 guna mewujudkan visi Indonesia dengan memprioritaskan pada peningkatan Sumber Daya Manusia, khususnya bagi para pendidik atau gurunya sebagai pelaku dan peran utama itu sangat penting. Kondisi ini bisa tepat diberikan di masa pandemi dengan cara penyampaian pembelajaran secara online melalui daring, luring dapat berhasil. (ips1/ton)

Baca juga:   Ciptakan Suasana Kelas yang Kondusif, Siswa Nyaman Belajar

Guru PPKn SMP Negeri 13 Semarang

Author

Populer

Lainnya