Penerapan Blended Learning Flipped Classroom pada Bangun Ruang Sisi Datar

Oleh: K. Suhartiningrum, M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pada masa pandemi Covid-19 kegiatan pembelajaran didominasi oleh pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran matematika di SMP Negeri 2 Kandangan, Temanggung menerapkan pembelajaran blended learning. Blended learning merupakan campuran metode pengajaran menggunakan conventional learning dengan virtual learning (Benthall, 2008). Conventional learning merupakan pembelajaran tatap muka yang lazim dilakukan di kelas. Sedangkan virtual learning merupakan pembelajaran dengan memanfaatkan jaringan internet.

Menurut Darmawan (2014: 21), “Blended learning merupakan kombinasi berbagai model pembelajaran yang ditujukan guna mengoptimalkan proses dan layanan pembelajaran baik jarak jauh, tradisional, bermedia, bahkan berbasis komputer”.
Pembelajaran blended learning sangat cocok diterapkan pada mata pelajaran matematika khususnya materi bangun ruang sisi datar. Bagi sebagian peserta didik materi tersebut dirasa sangat membosankan. Berdasarkan hasil pengamatan, pembelajaran masih terpusat pada guru atau keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya respons peserta didik saat proses pembelajaran.
Hasil penilaian harian sebagian besar peserta didik yang masih di bawah KKM juga menunjukkan bahwa pemahaman peserta didik terhadap materi tersebut masih kurang.

Penerapan pembelajaran blended learning yang pelaksanaannya tidak hanya tatap muka, tapi juga melalui online dan praktik di rumah diharapkan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Menurut Harding, Kaczynski dan Wood (2005), blended learning merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran jarak jauh menggunakan sumber belajar online dan pembelajaran tatap muka.

Baca juga:   Pentingnya Pemenuhan Gizi Sejak Usia Dini di TK Negeri Kintelan

Pada pembelajaran online diawali dengan guru mengirim/upload materi pembelajaran melalui WhatsApp group. Guru dan peserta didik membuka platform online (virtual) atau laman yang berisi materi pelajaran (LMS). Peserta didik mencermati pertanyaan tentang video di YouTube atau gambar yang disajikan. Peserta didik menyelesaikan masalah dengan mencari jawaban dari pertanyaan yang sudah disusun dengan menentukan sumber belajar yang akan digunakan. Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai dari buku peserta didik untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. Peserta didik mencari informasi terkait butir-butir soal. Peserta didik menyusun laporan hasil penyelesaian masalah, misalnya hasil wawancara, mengamati, membrowsing atau literatur. Guru meminta peserta didik melanjutkan/menyempurnakan tugas untuk kemudian membawa hasil pekerjaan/tugas pada saat tatap muka.

Pada sesi tatap muka, guru mengondisikan peserta didik, melakukan apersepsi, motivasi dan kontrak belajar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilakukan. Guru meminta peserta didik melakukan presentasi untuk menyajikan hasil laporan yang telah dibuat pada saat PJJ.
Guru mendiskusikan dan mengingatkan kembali langkah-langkah pemecahan masalah yang telah ditetapkan sebelumnya oleh peserta didik. Guru membimbing peserta didik membuat kesimpulan kegiatan pembelajaran. Melakukan evaluasi belajar, melakukan refleksi dan umpan balik serta menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Baca juga:   Pembelajaran IPS pada Masa Pandemi Covid-19

Penerapan pembelajaran blended learning pada materi bangun ruang sisi datar meningkatkan keaktifan, pemahaman dan kemandirian dalam belajar peserta didik. Peserta didik dapat mengulang materi setiap saat diperlukan. Peserta didik juga dapat mengajukan pertanyaan kepada guru ketika mengalami kesulitan atau kendala pada saat pembelajaran tatap muka atau melalui smartphone.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan secara online melalui aplikasi google form sebagian besar peseta didik memperoleh nilai di atas KKM. Hal ini membuktikan bahwa proses pembelajaran dengan menerapkan pendekatan blended learning dapat meningkatkan keaktifan peserta didik sehingga hasil belajarnya meningkat. (pm1/lis)

Guru Matematika SMPN 2 Kandangan, Kabupaten Temanggung

Author

Populer

Lainnya