MPLS sebagai Media Pembentukan Karakteristik Siswa

Oleh : Muhammad Zaenudin

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Mulai hari Senin tanggal 12 Juli 2021 sampai Rabu 14 Juli 2021, siswa-siswi baru di Sekolah Dasar Negeri Jatimulyo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak mengikuti MPLS. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah sebuah kegiatan di awal tahun ajaran yang ditujukan untuk menyambut peserta didik baru. Kegiatan ini dilaksanakan dari jenjang SD sampai SMA/SMK untuk sekolah negeri maupun sekolah swasta.

Di dalam pelaksanaan kegiatan MPLS, Sekolah Dasar Negeri Jatimulyo mengemas kegiatan MPLS dengan berbagai kegiatan yang variatif dan inovatif yang bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan. Siswa baru diharapkan mendapatkan informasi dan pemahaman bahwa sekolah sebagai tempat belajar yang nyaman dan ramah lingkungan, serta dapat mengenal guru-guru yang ada di sekolahnya.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 disebutkan bahwa Pengenalan Lingkungan Sekolah yaitu meliputi pengenalan program, penanaman konsep pengenalan diri, pengenalan sarana dan prasarana, pembinaan awal kultur sekolah, dan pengenalan cara belajar. Sesuai dengan acuan dari Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016, maka MPLS bertujuan untuk : 1) Mengenali potensi diri siswa baru. 2) Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya. 3) Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru. 4) Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah lainnya. 5) Menumbuhkan perilaku positif pada antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedeisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong pada diri siswa.

Baca juga:   Keberagaman Pengetahuan Orang Tua Siswa Pengaruhi Kualitas BDR

Pada Tahun Ajaran 2021 – 2022 di tengah situasi pandemi Covid-19, MPLS diadakan secara daring. Aplikasi yang digunakan dalam MPLS di SD Negeri Jatimulyo yaitu aplikasi yang sudah sering dikenal oleh siswa seperti Google Classroom, Google Meet, Zoom, ataupun Whatsapp. Yang dilakukan pihak sekolah dalam MPLS antara lain : 1) Pengenalan profil sekolah melalui laman sekolah ataupun media sosial lain seperti Youtube, Instagram, Facebook, ataupun Twitter. 2) Menampilkan video yang berisi beragam informasi tentang sekolah melalui video conference melalui aplikasi yang sudah dikenal. Pada kegiatan ini siswa baru dapat langsung menanyakan informasi yang belum jelas.

Di SD Negeri Jatimulyo menjadi salah satu sekolah yang dipilih menjadi Sekolah Penggerak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui kegiatan MPLS ini, sangatlah bermanfaat bagi sekolah dan siswa baru untuk sosialisasi memperkenalkan kurikulum baru yang nanti diterapkan pada tahun ajaran 2021/2022. Karena pada tahun ini kelas 1 dan kelas 4 akan menjadi sampel kelas yang pertama kali akan menerapkan kurikulum Operasioanal satuan pendidikan yaitu kurikulum sekolah penggerak. (agu1/ton)

Baca juga:   Asyiknya Menulis Tegak Bersambung dengan Metode drill

Guru SDN Jatimulyo Kec. Bonang Kab. Demak.

Author

Populer

Lainnya