Efektivitas Pembelajaran Matematika melalui GI di Masa Pandemi Covid-19

Oleh: Kun Murtiastuti, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 memberikan dampak yang cukup luas pada berbagai sektor penting khususnya dalam sektor pendidikan. Pada masa pandemi yang berjalan, perhatian perlu dikembangkan lebih lanjut dalam sektor pendidikan. Hal ini perlu dilaksanakan mengingat adanya perubahan drastis dalam sistem pendidikan mulai dari masa sebelum pandemi yaitu kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara offline atau tatap muka sedangkan pada masa pandemi berubah menjadi online. Kegiatan belajar mengajar pada bidang ilmu matematika mempunyai tingkat kesulitan tersendiri bagi siswa dan juga guru pada saat pandemi Covid – 19 (Dwiastutik, 2021). Hasil penelitian menemukan bahwa matematika menjadi kesulitan dan tantangan tersendiri bagi siswa saat pembelajaran daring dikarenakan beberapa faktor, yaitu: (Terbatasnya ruang interaksi dengan guru, Banyaknya rumus yang digunakan dalam matematika, Objek yang di pelajari dalam matematika memiliki pola abstrak.

Dampak pandemi Covid-19 seharusnya memberikan tuntutan kepada guru untuk beradaptasi dengan teknologi. Oleh karena itu, guru perlu meninggalkan metode pembelajaran konvensional. Penggunaan model konvensional dalam kelas menjadikan pembelajaran matematika terlalu berpusat pada guru. Pada saat ini, pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan untuk mengembangkan metode pembelajaran pada bidang matematika di tingkat SMA. Guru mata pelajaran matematika perlu menciptakan suatu proses pembelajaran yang dapat mengoptimalkan dan membangkitkan potensi siswa, menumbuhkan aktivitas serta daya cipta. Salah satu model pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematika dan aktivitas siswa adalah model pembelajaran kooperatif Tipe Group Investigasion (Dwiastutik, 2021).

Baca juga:   Powtoon Tingkatkan Pembelajaran Teks Eksplanasi

Pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang mengutamakan kerjasama untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran kooperatif (cooperative learning) merupakan bentuk pembelajaran dengan cara peserta didik belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif, yang anggotanya terdiri dari 4 sampai 6 orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen (Majid, 2015).

Tahapan-tahapan implementasi penggunaan model Group Investigation dalam pembelajaran matematika di masa pandemi Covid-19,yang diterapkan di SMAN 2 Salatiga, menggunakan daring online terdiri dari beberapa tahap yaitu (Dwiastutik, 2021): Mengidentifikasikan topik dan mengatur ke dalam grup whatsapp (Grouping) kemudian siswa membentuk kelompok diskusi grup whatsapp (untuk 1 kelompok dibatasi 4 atau 5 siswa), Merencanakan Investigasi di dalam Kelompok (Planning) tiap kelompok dapat memformulasikan sebuah masalah yang dapat diteliti, bagaimana melaksanakan diskusi, dan sumber mana yang dibutuhkan melalui whatsapp atau zoom meeting, Melaksanakan Investigasi (Investigation), Menyiapkan Laporan Akhir (Organizing), Mempresentasikan Laporan Akhir (Presenting) presentasi yang dibuat untuk seluruh kelas, dan para pendengar tersebut mengevaluasi kejelasan dan penampilan melalui zoom meeting. Evaluasi (Evaluating).

Baca juga:   BKJJ dengan Video Inspiratif “Aku Bisa”

Hasil penelitian Ayuwanti (2016) menemukan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika. Melihat perbedaan proses pembelajaran matematika melalui pembelajaran konvensional dengan pembelajaran kooperatif Tipe Group Investigasion tersebut maka akan terjadi pula perbedaan pada kemandirian belajar melalui pendekatan pembelajaran kooperatif Tipe Group Investigasion daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hal ini didasarkan pada pembelajaran rnatematika dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif Tipe Group Investigasion siswa akan lebih terIihat aktif belajar bermakna daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional siswa cenderung pasif dan hanya menerima informasi dari guru saja. (ipa2/zal)

Guru Matematika SMAN 2 Salatiga

Author

Populer

Lainnya