Belajar Membuat Produk Kreatif dengan Media Video Tutorial

Oleh : Hartiyati, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran di masa pendemi Covid-19, penuh dengan permasalahan yang beragam, baik yang dirasakan siswa maupun guru. Pembelajaran harus dilaksanakan dengan sistem pembelajaan jarak jauh atau dikenal dengan PJJ. Pembelajaran jarak jauh yang disudah berjalan kurang lebih tiga semester, tentu saja banyak kendala yang harus dihadapi oleh siswa maupun guru. Siswa mudah merasa bosan, lelah dan hilang motivasi dalam mengikuti pembelajaran. Guru harus menyusun rencana pembelajaran alernatif, menyiapkan materi pembelajaran, membuat media pembelajaran, melakukan evaluasi pembelajaan.

Dalam kurikulum SMK tahun 2013, Mata Pelajaran Produk kreatif dan Kewirausahaan dalam ada satu kompetansi dasar yang harus diberikan kepada siswa, yakni kompetensi membuat produk. Menyampaikan pembelajaran kompetensi dasar membuat produk dalam pembelajaran jarak jauh, diperlukan strategi yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dalam tercapai sesuai target kurikulum.

Pembelajaran Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMK Negeri 1 Pengasih Kulon Progo, pada program keahlian Tata Busana, untuk kompetensi dasar membuat produk disajikan dengan menggunakan video pembelajaran. Azhar Arsyad (2011:49) menyatakan bahwa video adalah merupakan gambar –gambar dalam frame, dimana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada layar terlihat gambar hidup. Video pembelajaran adalah suatu media yang menyajikan audio dan visual yang berisi materi-materi pembelajaran yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teoeri aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran yang diajarkan.

Baca juga:   Pendidikan Karakter Siswa Melalui  Filosofi Apem

Penggunaan video pembelajaran juga dapat meningkatkan perhatian siswa sehingga suasana belajar lebih menyenangkan dan menarik minat siswa dalam belajar. Selain itu siswa juga tidak merasa bosan ketika pembelajaran berlangsung. Pesan pembelajaran yang disampaikan dengan menggunakan media Video pembelajaran dinilai lebih efektif.

Menonton video bagi kebanyakan orang merupakan hal biasa dilakukan dalam kesehariannya. Dalam dunia pendidikan hal tersebut dikenal dengan istilah video based learning atau belajar berbasis video. Video based learning adalah penyampaian pengetahuan atau ketrampilan dengan menggunakan video.

Menurut Cepi Riyana (2007:7) manfaat penggunaan media video tutorial pada proses pembelajaran anatara lain sangat membantu tenaga pengajar dalam mencapai efektifitas pembelajaran khususnya pelajaran mayoritas praktik. Video pembelajaran yang digunakan dalam penyajian pembelajaran kompetensi dasar membuat produk adalah video tutorial.

Video tutorial dirancang dan dibuat oleh guru mata pelajaran sendiri, tahapan pembuatannya video meliputi : Pertama, persiapan (pra produksi) pada tahap ini guru menyiapkan keperluan dalam pembuatan media video pembelajaran. Hal-hal yang perlu disiapkan adalah alat dan bahan, materi pembelajaran dan storyboard. Storyboard adalah skesta gambar yang disusun berurutan sesuai dengan naskah,dengan storyboard guru dapat menyampaikan pembelajaran kepada siswa, dengan lebih mudah karena dapat menggiring pola pikir siswa mengikuti gambar-gambar yang disajikan, sehingga menghasilkan persepsi yang sama tujuan pembelajaran. Kedua adalah tahap pengambilan gambar. Ketiga tahap penyelesaian akhir. Pada tahap ini kegiatan penyuntingan gambar (editing), pemaduan gambar dengan suara dan musik dan pengisian suara. Setelah siswa menyaksikan tayangan video tutorial, siswa akan merasa termotivasi untuk mengerjakan tugas membuat produk kreatif dari limbah, bahan-bahan yang ada disekitar tempat siswa tinggal.

Baca juga:   Picture and Picture Atasi Kesulitan Identifikasi Alat

Belajar membuat produk kreatif dengan media video tutorial dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru bagi siswa, membangkitkan motivasi dan rangsanagan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh psikologis terhadapa siswa. Karena pada dasarnya, siswa memiliki kemampuan untuk proses menggambar lebih cepat daripada teks biasa. Pembelajaran berbasis video sering terbukti lebih efektif daripada pembelajaran dikelas tradisional. (dd2/ton)

Guru Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK Negeri 1 Pengasih Kulon Progo

Author

Populer

Lainnya