Melihat Pentingnya Peran Bimbingan Konseling saat Pembelajaran Jarak Jauh

Oleh : Nur Hidhayah, S.Psi

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Peran bimbingan konseling kurang diperhatikan selama diberlakukan belajar dari rumah. Mayoritas sekolah dan guru lebih fokus pada capaian kompetensi dasar. Padahal dalam implementasinya, banyak sekali permasalahan siswa menuntut kehadiran guru bimbingan konseling (BK). Belajar dari rumah (BDR) yang diterapkan pada masa pendemi Covid-19 ini cenderung berpotensi menimbulkan masalah lebih banyak dari pada sebelumnya. Terutama bagi beberapa daerah yang belum melek IT dan ekonomi menengah ke bawah.

Maka dibutuhkan kepiawaian guru BK untuk membantu menemukan solusi dari masalah yang muncul. Peran sentral upaya ini termasuk dengan melakukan proses konseling karena kesadaran penuh bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak membuat masalah ikut jauh.
Persoalan lain muncul adalah penurunan nilai karakter tiap siswa. Hal ini jelas terlihat dari cara komunikasi ke gurunya dan kesediaan siswa menaati perintah saat diberikan materi ajar, tugas, dan laporan orang tua tentang sikap anak selama di rumah.

Peran guru BK tidak bisa serta merta digantikan oleh guru mata pelajaran. Selain persoalan disiplin ilmu yang dikuasai, guru mata pelajaran juga memiliki berbagai kesibukan yang tidak memungkinkan untuk fokus pada masalah siswa. Guru BK sangat erat kaitannya dengan pendidikan karakter yang menjadi sebab langsung atau tidak langsung akan rendahnya capaian hasil belajar siswa.

Baca juga:   Asesmen Nasional (AN): Cara Memotret Sistem Pendidikan secara Keseluruhan

Guru BK memberikan penguatan serta trik kepada siswa supaya siswa tidak takut, cemas dan putus asa dalam menjalani pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19 ini. Selain itu, guru BK juga membantu menjembatani komunikasi antara orang tua dan guru dalam upaya penyelesaian masalah siswanya. Pihak sekolah menyosialisasikan kepada seluruh siswa dan wali murid tentang bagaimana pengoperasian media yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh ini.

Siswa wajib meng-upload tugas sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Jika komunikasi masih belum optimal, guru BK akan membantu berkomunikasi ataupun berkunjung ke rumah. Guru BK juga membagigan video motivasi pada group WhatsApp ataupun ke Google Classroom untuk memberikan pencerahan dan semangat sehubungan dengan kesiapan siswa untuk menjalani proses belajar dari rumah. Proses belajar diterapkan dengan memanfaatkan beberapa aplikasi pendukung untuk memfasilitasi siswa yang memilih belajar dengan sistem daring seperti Google Classroom, Google Form, Zoom, WhatsApp, Google Meet, Webex dan lain-lain.

Jadi guru BK juga wajib melek IT untuk dapat mengimbangi kebutuhan belajar siswa. Guru BK diberikan kebebasan dalam memilih aplikasi yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Di sekolah penulis menggunakan grup WhatApp, Google Classroom dan Zoom sebagai pusat koordinasi. Wali kelas bersama guru BK melayani konsultasi jarak jauh bagi siswa atau wali murid yang membutuhkan bimbingan teknis sehubungan dengan kendala yang dihadapi pada saat gagal pengiriman tugas, gagal mengunduh tugas, dan lain sebagainya.

Baca juga:   Seni Mengelola Kelas di Sekolah Dasar

Peran guru BK sangat penting dalam menyukseskan pembelajaran jarak jauh. Dalam pelaksanaannya guru BK juga wajib memperhatikan berbagai pertimbangan yang dimiliki oleh siswa. Beberapa alasan yang dijadikan pertimbangan antara lain jarak tempuh, kepemilikan kendaraan, pekerjaan orang tua, akses internet dan ekonomi keluarga. Penguatan peran guru BK memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran di saat pandemi Covid-19 ini.

Keterbatasan pengetahuan dan kemampuan menjadi salah satu alasan turunnya motivasi belajar siswa. Pada situasi seperti ini peran guru BK sangat diperlukan. Penguatan berupa motivasi ataupun konseling dilaksanakan secara online atau jika tidak memungkinkan guru BK bisa berkunjung ke rumah siswa dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Guru BK juga menjembatani proses komunikasi pihak sekolah dengan wali murid. Hal ini dilakukan ketika guru mata pelajaran dan wali kelas mendapati hambatan. Seperti keterlambatan pengiriman tugas, tidak mengerjakan tugas, tidak mengerti menggunakan aplikasi dan lain-lain.
Guru BK juga bisa membantu orang tua memberikan pengawasan sekaligus pengertian agar siswa lebih tertarik terhadap pembelajaran dibandingkan game atau media sosial. (ag1/lis)

Guru BK SMAN 1 Bergas.

Author

Populer

Lainnya