Kalender Cerita Obat Galau PJJ Menulis Cerita Imajinasi

Oleh : Nirmala Dwi Hapsari, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Bahasa merupakan sarana untuk saling berkomunikasi, saling berbagi pengalaman, saling belajar dari yang lain, serta untuk meningkatkan pengetahuan intelektual dan kesastraan. Keterampilan berbahasa ada empat aspek yaitu mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis. Menulis adalah keterampilan berbahasa yang paling akhir dikuasai, setelah keterampilan mendengarkan, berbicara, dan membaca. (Iskandarwassid dan Sunendar, 2011: 248). Keterampilan menulis sampai saat ini memang masih menjadi keterampilan berbahasa yang paling sulit untuk dikuasai. Hal ini terjadi pada siswa kelas VII di SMP N 3 Patebon terutama saat mereka mendapatkan materi kompetensi dasar yaitu menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita imajinasi.

Di masa pandemi ini, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan secara jarak jauh. Siswa akan merasa lebih susah untuk memahami materi pembelajaran bahasa Indonesia yang berkaitan dengan menulis cerita imajinasi. Kesulitan dalam menulis teks cerita imajinasi ini sering ditemukan karena mereka kesulitan menemukan tema dan kurang berkembangnya ide siswa ketika menulis.

Untuk mempermudah siswa dalam pembelajaran menulis teks cerita imajinasi, guru dapat menggunakan media kalender cerita. Kalender cerita merupakan media literasi yang praktis, efektif, dan efisien serta dapat digunajan sebagai sarana belajar siswa, baik secara tatap muka ataupun pembelajaran jarak jauh. Kalender cerita merupakan susunan beberapa lembar kertas berisi bahan ajar yang tersusun rapi dan baik yang dibuat seperti kalender. Disebut kalender cerita karena bentuknya memang seperti kalender. Setiap halaman dapat digunakan untuk menuliskan tema, tokoh, latar, bahkan tahapan alur, serta konflik yang akan dibuat menjadi sebuah teks cerita imajinasi.

Baca juga:   Penanaman Karakter melalui Story WhatsApp dalam Pembelajaran Sejarah

Dalam menggunkan media kalender cerita saat pembelajaran jarak jauh ini ada beberapa taapan yang harus dilalui. Tahapan pertama, guru membuat kalender siswa dengan beberapa tema mengenai cerita imajinasi. Misal pada lembar pertama berisi tema sebuah cerita, lembar kedua tokoh serta latar, lalu lembar ketiga konflik cerita, lembar keempat tahapan alur cerita, dan seterusnya. Agar lebih meningkatkan daya imajinasi siswa, setiap lembarnya alangkah baiknya menggunakan gambar-gambar yang bisa menarik minat siswa untuk mengembangkan gagasannya dalam menulis cerita imajinasi.

Setelah kalender cerita jadi, tahap kedua yaitu membuat media kalender cerita tersebut dalam bentuk PDF. Hal ini karena nantinya akan dikirimkan menggunakan aplikasi google classsroom saat guru melakukan PJJ. Tahapan yang terakhir yaitu guru bisa memberikan penjelasan kepada siswa bahwa dengan dikirimkannya media kelender cerita pada google clasroom maka siswa bisa mengunduh beberapa kalender cerita tersebut. Lalu dengan menggunkan kalender cerita siswa menyusunnya menjadi sebuah cerita imajinasi yang runtut dan menarik.

Dengan diterapkannya peggunan media kalender cerita pada pembelajaran jarak jauh menulis cerita imajinasi akan membuat siswa menjadi lebih mudah untuk menuangkan gagasannya dalam keterampilan menulis. Media kalender cerita merupakan alternatif pengembangan media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru bahasa Indonesia secara jarak jauh untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita imajinasi. Peggunaan media ini dapat memotivasi siswa saat mereka melakukan pembelajaran jarak jauh yaitu menulis cerita imajinasi, serta dapat juga mempermudah guru untuk menilai tingkat literasi siswa kelas VII di SMP N 3 Patebon. (ipa1/ton)

Baca juga:   Penghargaan Verbal Cara Membangkitkan Kegiatan Menulis di Tingkat SMP

Guru Bahasa Indonesia SMP N 3 Patebon.

Author

Populer

Lainnya