Efektivitas Pembelajaran IPS di Masa Pandemi Covid 19

Oleh : Rokhmawati, S.Sos.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak kepada aspek ekonomi tetapi juga berdampak kepada aspek pendidikan. Perubahan sistem belajar mengajar dari yang awalnya tatap muka,kini menggunakan teknologi informasi sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar. Beragam wadah belajar digunakan oleh peserta didik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Pembelajaran dapat melibatkan dua pihak yaitu siswa sebagai pelajar dan guru sebagai fasilitator, yang terpenting dalam kegiatan pembelajaran adalah terjadinya proses belajar (learning process). Menurut Hamalik, mengajar adalah pemberian bimbingan kepada siswa untuk belajar atau menciptakan lingkungan atau kemudahan bagi siswa untuk melakukan kegiatan belajar. Pembelajaran merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh pengajar untuk memberikan bimbingan, bantuan, dan pengarahan kepada siswa untuk memiliki keahlian dalam belajar.

Sekolah-sekolah yang sebelumnya melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah masing-masing, kini harus mengadaptasi model pembelajaran e-learning atau yang biasa disebut pembelajaran daring. Pembelajaran daring merupakan pemanfaatan jaringan internet dalam proses pembelajaran (Isman, 2016). Pembelajaran daring memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik guru maupun siswa. Bagi siswa, pembelajaran dengan sistem daring muncul sebagai salah satu metode alternatif belajar yang tidak mengharuskan mereka untuk hadir di dalam kelas. Pembelajaran daring juga akan membantu siswa membentuk kemandirian belajar dan juga mendorong interaksi antar siswa. Sedangkan bagi pendidik, pembelajaran dengan sistem daring hadir untuk mengubah gaya mengajar konvensional guru yang secara tidak langsung akan berdampak pada profesionalitas kerja pendidik tersebut dalam mengajar. Model pembelajaran daring juga memberi peluang lebih bagi guru untuk menilai hasil belajar siswa dan mengevaluasi progres pembelajaran sesuai tujuan yang ingin dicapai setiap siswanya secara lebih fleksibel serta efektif dan efisien.

Baca juga:   Audio Visual Menarik Motivasi Siswa Belajar Iman Kepada Rasul

Kita tetap berinteraksi lewat dunia maya walaupun rasanya tidak seperti ketika tatap muka. SMPN 2 Wonopringgo yang lokasinya berada di pinggiran sebuah kecamatan tentu tidaklah segampang yang dibayangkan. Sebagai guru berusaha membuat konten materi yang efisien, efektif dalam pembelajaran yaitu menggunakan video Power Point kemuadian dibagikan ke grup WA kelas sehingga tidak terlalu menyedot kuota internet siswa-siswi. Dalam pembahasan materi, evaluasi dan penilaian harian, guru menggunakan office 365 kadang juga google form. Metode pembelajaran juga dianggap oleh sebagian guru dan stakeholdernya sebagai hal yang berpengaruh pada hasil belajar pembelajaran peserta didik. Karena sebagus apapun metode yang dipakai, jika pada praktiknya yang terjadi adalah suasana kaku antara guru dan peserta didik maka target yang diharapkan akan semakin jauh dari harapan dari tujuan pembelajaran tersebut.

Metode interaksi guru dan murid dilaksanakan secara daring yang mana sangat bergantung pada teknologi ataupun jaringan. Ini juga merupakan salah satu kendala yang dialami. Kendala dalam pelajaran misalnya saja kehadiran 95 siswa yang terlalu sedikit saat pertemuan online sehingga pembelajaran kurang efektif selain itu dengaan terbatasnya ruang dan waktu membuat keterbatasan dalam mengajar. Sehingga berdampak kepada siswa yang memperoleh pembelajaran tidak keseluruhan namun kendala tersebut tetap selalu diusahakan agar dapat diatasi dengan baik. Dalam batas tertentu, media dapat menggantikan fungsi guru sebagai sumber informasi atau pengetahuan bagi peserta didik. Media pembelajaran sebagai sumber belajar merupakan suatu komponen system pembelajaran yang meliputi pesan, orang, bahan, alat, teknik, dan lingkungan, yang dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik. Pertemuan tatap muka virtual yang dilakukan guru dan siswa tidak dilakukan di setiap pertemuan pembelajaran IPS. Hal ini dikarenakan untuk menghemat kuota internet siswa dalam mengakses pembelajaran. (agu1/ton)

Baca juga:   Asyiknya Belajar Perbandingan dengan Picture and Picture

Guru IPS SMP N 2 Wonopringgo

Author

Populer

Lainnya