Menentukan Volume Bangun Ruang Sisi Lengkung Dengan Papan Brusil

Oleh : Wiji Hastuti, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika merupakan mata pelajaran yang sering menjadi pembahasan oleh siswa, karena matematika adalah tidak mudah dipelajari secara verbal dan memerlukan latihan yang cukup lama untuk dapat memahami materi. Siswa membutuhkan sebuah perantara untuk memahami konsep-konsep pelajaran matematika kelas 9 pada materi Geometri.

Menurut Rostina Sundayana (2013:6) media sebagai suatu alat atau sejenisnya yang dapat dipergunakan sebagai pembawa pesan dalam suatu kegiatan pembelajaran. Penggunaan alat peraga sebagai model yang konkrit akan menghasilkan proses pembelajaran matematika yang optimal.

Salah satu materi pelajaran matematika yang memerlukan alat peraga dalam pembelajarannya adalah materi yang berhubungan dengan geometri khususnya bangun ruang sisi lengkung dalam pemahaman bentuk dan ruang. Penerapan pembelajaran menggunakan alat paraga dapat mempermudah pemahaman materi karena siswa akan lebih realistis untuk memahaminya sehingga dapat meningkatkan hasil belajar matematika terutama pada materi geometri bangun ruang sisi lengkung.

Alat peraga yang cocok untuk menerangkan materi bangun ruang sisi lengkung di kelas 9 SMP Negeri 35 Semarang adalah papan Brusil. Papan Brusil merupakan singkatan dari Papan Bangun Ruang Sisi Lengkung. Bangun ruang sisi lengkung adalah bangun ruang yang memiliki selimut dan memiliki bagian-bagian yang berupa lengkungan. Adapun yang termasuk dalam bangun ruang sisi lengkug adalah tabung, kerucut, dan bola.

Baca juga:   Belajar Koordinat Kartesius Yang Menarik Menggunakan Powtoon

Papan brusil dapat digunakan untuk membuktikan bahwa volume tabung itu 3 kali volume kerucut dan volume bola itu 4 kali volume kerucut dengan catatan ukuran tinggi tabung = tinggi kerucut = diameter bola (2r) dan jari-jari kerucut = jari-jari tabung = jari-jari bola = r. Untuk membuat alat peraga papan brusil tersebut kita membutuhkan bahan dan alat diantaranya 2 lembar sterofoam, kertas manila, paku pines, lem, gunting, spidol, penggaris, jangka, 1 buah bola sepak plastik.

Langkah kerjanya 1) Menggunakan kertas manila buat sebuah tabung tanpa tutup, 4 buah kerucut tanpa alas dan sebuah bola plastik sepak dipotong jadi dua bagian yang sama dengan catatan ukuran tinggi tabung = tinggi kerucut = diameter bola (2r) dan jari-jari kerucut = jari-jari tabung = jari-jari bola = r. 2) Ambil beberapa potongan kertas manila secara bergantian tulis rumus volume tabung, volume kerucut, dan volume bola. 3) Sterofoam yang satu dipotong-potong seperti dadu dengan ukuran (1 x 1 x 1) cm. 4) sebagai pengganti air. Hasil langkah 1, 2, dan 3 tempel menggunakan paku pines di sterofoam yang satunya, termasuk sebuah tabung, 4 kerucut, dan 2 buah ½ belahan bola.

Baca juga:   Belajar IPS Sejarah dengan Metode Pembelajaran Kooperatif Learning

Untuk membuktikan volume tabung itu 3 kali volume kerucut dan volume bola itu 4 kali volume kerucut, dengan cara: 3 kerucut diisi penuh dengan potongan-potongan sterofoam tuang ke dalam tabung yang telah dibuat tadi, tabung akan penuh terisi potongan-potongan sterofoam. Dan untuk membuktikan bahwa volume bola = 4 x volume kerucut, caranya sama 4 kerucut diisi penuh dengan potongan potongan sterofoam setelah itu tuangkan kedalam 2 belahan bola, sehingga 2 belahan bola tersebut akan terisi penuh oleh potongan-potongan sterofoam yang berbentuk dadu kecil-kecil.

Dari praktek menggunakan alat peraga tersebut didapat kesimpulan bahwa volume tabung = 3 x volume kerucut dan volume bola = 4 x volume kerucut. Demikian cara kerja papan Brusil yang digunakan untuk membuktikan volume suatu bangun ruang sisi lengkung. Dengan alat peragan ini dapat menghasilkan pemahaman konsep matematika terutama bangun ruang menjadi lebih bermakna bagi siswa. (ipa1/ton)

Guru Matematika SMP Negeri 35 Semarang

Author

Populer

Lainnya