WAG Sarana Memahami Distribusi Peluang Binomial dan Fungsi Peluang Binomial

Oleh: Sa'oer, S.Pd., M.Si

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 telah melanda dunia lebih dari setahun sejak pertama kali muncul di daerah Wuhan Tiongkok. Indonesia termasuk salah satu negara yang turut merasakan dampak penyebaran Covid 19. Dampak Covid 19 di negara Indonesia menyusur ke segala bidang termasuk dunia pendidikan. Proses pembelajaran dalam pendidikan dipaksa mengalami perubahan yang fundamental akibat Covid 19. Proses pembelajaran harus menyesuaikan dengan segala regulasi dan rekomendasi yang dikeluarkan Pemerintah daerah melalui gugus tugas pencegahan Covid 19 tidak dapat di tolak oleh guru sebagai ujung tombak dunia pendidikan.

Penerapan protokol kesehatan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid 19 menyebabkan proses pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau dalam jaringan (Daring) dan telah berjalan cukup lama. Guru selama ini terus berusaha mentransformasi diri dengan melakukan penyesuaian dan pengembangan terhadap proses pembelajarannya. Pemilihan media pembelajaran pada proses pembelajaran jarak jauh menjadi pertimbangan dan solusi yang tepat. Guru harus menentukan media yang sesuai pada proses pembelajaran jarak jauh dalam jaringan agar tujuan pembelajaran berjalan pada arahnya.

Daryanto (2016: 4) menjelaskan bahwa media pembelajaran adalah media yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran dan mampu mengubah lingkungan pembelajaran menjadi lebih efektif sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih efisien. Azhar Arsyad (2016: 4) turut mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Pada masa ini sangat dibutuhkan media pembelajaran yang menghubungkan guru sebagai pendidik dengan peserta didik yang sederhana, mudah, efektif dan efisien.
Salah satu media pembelajaran jarak jauh dalam jaringan yang menggunakan prinsip sederhana, mudah, efektif dan efisien adalah Aplikasi WhatsApp. Aplikasi WhatsApp mempermudah penggunanya untuk memanfaatkan, karena aplikasi ini tidak terlalu banyak aturan yang mempersulit penggunanya. Aplikasi WhatsApp juga menawarkan kebersamaan dalam berkomunikasi yaitu dengan WhatsApp Group atau WAG. WhatsApp Group atau WAG memberikan fasilitas yang mampu memberikan kemudahan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran melalui proses pembelajaran dalam jaringan kepada peserta didik secara langsung dalam skala yang luas.

Baca juga:   Pembelajaran Bio-Entrepreneurship dalam Materi Bioteknologi

Penulis sekaligus guru matematika SMAN 1 Belik Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang memanfaatkan media pembelajaran ini dalam menyampaikan materi kelas dua belas tentang distribusi peluang binomial dan fungsi peluang binomial. Langkah-langkah pemanfaatan media pembelajaran ini adalah pertama guru membagikan daftar nama peserta didik untuk mengisikan nomor telepon yang telah terdaftar dalam aplikasi WhatsApp. Kemudian guru mulai membuat Grup WhatsApp dengan mendesain ikon dan nama grupnya. Guru mengundang semua peserta didik berdasarkan nomor telepon yang telah disetorkan sebelumnya. Undangan dapat dilakukan dengan langsung memasukkan nomor kedalam grup atau membagikan link grup untuk digunakan sebagai jalur pintas.

Setelah semua peserta didik masuk kedalam grup, guru menyampaikan materi pembelajaran melalui WAG dalam bentuk video, rekaman suara, gambar ataupun tulisan atau bahkan dalam bentuk berbagai macam file. Peserta didik mengamati materi yang disampaikan dan mengikuti alur proses pembelajaran secara menyeluruh. Proses pembelajaran melalui media pembelajaran WAG ternyata dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Peserta didik dapat mengikutinya secara baik dan meningkatkan pemahaman terhadap materi yang disampaikan oleh guru. (gb1/zal)

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Belajar IPA Tema 8 dengan Model Picture And Picture

Guru SMAN 1 Belik, Pemalang

Author

Populer

Lainnya