Pembelajaran TKRO Sistem Kemudi Power Steering dengan Model Jigsaw

Oleh : Ata Supriata, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Model pembelajaran jigsaw merupakan jenis pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok. Kelompok tersebut beranggotakan beberapa orang dan bertanggung jawab untuk menguasai bagian materi yang telah ditentukan. Selanjutnya harus mengajarkan materi yang telah dikuasai kepada kelompok lain (Sudrajat 2008).

Model pembelajaran jigsaw siswa dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang yang heterogen dan saling ketergantungan secara positif serta bertanggung jawab secara mandiri (Yuzar 2010).

Pembelajaran ini mendorong siswa untuk mengemukakan dan mengelola informasi sehingga siswa secara langsung mampu untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi dari materi yang telah dipelajari (Rusman, 2008).

Kemandirian siswa dapat terasah dengan baik karena siswa diarahkan tidak langsung menerima materi dari gurunya. Tetapi berusaha menggali informasi yang telah didapat.

Pembelajaran ini mendorong siswa mengemukakan dan mengelola informasi sehingga siswa secara langsung mampu meningkatkan keterampilan berkomunikasi dari materi yang telah dipelajari (Rusman, 2008).

Model pembelajaran ialah pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas (Agus Suprijono, 2009: 46). Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu. Dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merancang dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar (Udin Saripudin Winataputra,1997:78).

Baca juga:   Pembelajaran Drama dengan Be d’Medsos Log selama Pandemi Covid-19

Menurut Noor Yasin (2015) rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran otomotif, bukan semata-mata karena materi yang sulit, namun bisa disebabkan proses pembelajaran yang dilaksanakan. Purwanto (2010) menegaskan betapapun tepat dan baiknya bahan ajar otomotif yang ditetapkan, belumlah menjamin tercapainya tujuan pendidikan otomotif yang diinginkan. Salah satu faktor penting untuk mencapai tujuan pendidikan adalah model proses belajar yang dilaksanakan.

Menerapkan cara perawatan sistem kemudi dan power steering adalah rangkaian Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan ( KD Nomor 1.11.1) kelas XI pada Kompetensi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, yang merupakan Program Keahlian : Teknik Otomotif, di bawah Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa (lampiran 1 Peraturan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Nomer 07/ D.D5/KK/ 2018 tentang Struktur Kurikulum SMK/MAK).
Penerapan pembelajaran Kompetensi Dasar TKRO Menerapkan cara perawatan sistem kemudi dan power steering menggunakan model jigsaw diterapkan pada kelas XI TKRO SMKN 1 Bulakamba Brebes menggunakan 6 sintak (langkah) pembelajaran sebagai berikut : membuat kelompok belajar yang terdiri 4-6 orang, setiap kelompok diberi sub materi yang berbeda. Setiap kelompok harus berdiskusi mengenai sub materi yang telah diberikan dan memutuskan ahli yang bergabung ke tim ahli. Anggota dari tim ahli akan mendiskusikan konsep yang ada dan menghubungkannya satu dengan yang lain.

Baca juga:   PJJ Peluang Usaha Selama Pandemi

Tim ahli dibimbing untuk mendiskusikan materi dan saling membantu memahaminya. Setiap kelompok akan menjelaskan hasil diskusinya di depan kelas.

Sub materi yang didiskusikan dalam kompetensi perawatan sistem kemudi dan power steering adalah komponen dan fungsi sistem kemudi manual (mekanik konvensional), cara kerja sistem kemudi manual. Komponen dan fungsi sistem kemudi hidrolis (oil power steering), cara kerja sistem kemudi hidrolis. Komponen dan fungsi sistem kemudi elektronik (motor power steering) dan cara kerja sistem kemudi elektronik.

Proses pembelajaran kompetensi dasar TKRO menerapkan perawatan sistem kemudi dan power steering menggunakan jigsaw pada kelas XI TKRO SMKN 1 Bulakamba Brebes mampu menarik perhatian dan minat siswa. Sehingga dapat meningkatkan hasil pencapaian kompetensi baik pengetahuan dan keterampilan.

Pembelajaran jigsaw mendorong peserta didik dalam peningkatan pencapaian karakter (PPK). Di antaranya percaya diri, integritas, dan mandiri serta melatih pencapaian keterampilan kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikatif. (pg2/lis)

Guru SMKN 1 Bulakamba Brebes

Author

Populer

Lainnya