Menjadi Master Chef dalam Pembelajaran Procedure Text

Oleh: Pipih Hernawati, S.S

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu kompetensi yang harus dipelajari dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah berbicara (speaking). Siswa dapat mengungkapkan ide atau gagasan untuk menyampaikan pesan secara lisan dengan efektif, sebagai bentuk komunikasi satu dengan yang lain.

Namun hal agak sulit untuk diterapkan karena bahasa Inggris bukan merupakan bahasa asli dan tidak dipraktikan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga sulit bagi mereka untuk mencapai kompetensi ini. Kesulitan ini dirasakan karena siswa tidak terbiasa berbicara dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu dibutuhkan banyak strategi yang menarik dan mudah bagi siswa untuk mempelajarinya.

Metode yang digunakan dalam berbicara yang bisa diterapkan diantaranya adalah metode presentasi di depan kelas. Menurut Erwin Sutomo (2007:1), pengertian presentasi adalah suatu kegiatan aktif dimana seorang pembicara menyampaikan dan mengkomunikasikan ide serta informasi kepada sekelompok audiens.

Dari pernyataan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa presentasi merupakan kegiatan yang dilakukan secara aktif dengan melibatkan orang lain selain pembicara. Sehingga pembicara harus mampu membuat presentasi menarik untuk diikuti. Biasanya metode presentasi ini dibantu dengan alat agar dapat dinikmati oleh audiens dan juga membantu pembicara dalam menyampaikan materi yang disampaikan.

Seperti yang telah dilakukan di SMP Negeri 5 Depok, Jawa Barat dalam pembelajaran bahasa Inggris dengan materi procedure text (teks prosedur). Teks prosedur merupakan teks yang berisi cara melakukan sesuatu yang disusun satu per satu sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas bagi pembacanya.

Baca juga:   Media Audio-Visual (Video) Memudahkan Menulis Teks Prosedur

Teks ini berisi memuat minimal 3 hal yaitu judul, bahan-bahan yang digunakan dan langkah-langkah pembuatan/penggunaan. Menurut Ida Nuraida (2008:35), “Prosedur adalah urutan langkah-langkah (atau pelaksanaan-pelaksanaan pekerjaan), di mana pekerjaan tersebut dilakukan, berhubungan dengan apa yang dilakukan, bagaimana melakukannya, bilamana melakukannya, di mana melakukannya, dan siapa yang melakukannya.”

Teks ini bersifat komunikatif dan memiliki tujuan menunjukkan bagaimana sesuatu dilakukan melalui urutan langkah yang memungkinkan pembaca untuk mencapai tujuan serta memberitahu pembaca bagaimana melakukan atau membuat sesuatu melalui urutan tindakan atau langkah-langkah.

Pada pembelajaran ini siswa akan menjadi master chef di dalam kelas. Jika anda pernah menonton televisi pasti tahu acara itu. Para koki berlomba untuk membuat dan mempraktikan resep yang mereka buat. Di sini siswa diminta untuk mempraktikan sebuah manual resep untuk membuat makanan atau minuman yang mudah dipahami di depan kelas dengan penjelasan berbahasa Inggris lengkap dengan alat masak dan kelengkapannya.

Mereka diminta untuk membuat sebuah teks prosedur yang sederhana. Lalu siswa melakukan presentasi dan menjelaskannya di depan kelas dengan menyertakan bahan-bahan yang dibutuhkan dan alat-alat yang digunakan. Untuk lebih menarik perhatian audiens, siswa juga diminta untuk menggunakan kostum seorang koki (chef) sehingga tampak seperti koki sungguhan.

Baca juga:   Belajar Arsip di Era Digitalisasi dengan Aplikasi Erise

Adapun atributnya tidak perlu membeli baju koki sungguhan sehingga menyulitkan siswa. Kita bisa menggunakan kostum sederhana seperti baju, celemek, ataupun topi.
Manfaat penggunaan metode ini di antaranya memudahkan siswa dalam menghafal teks prosedur sederhana yang dibuat sendiri oleh mereka dengan bantuan bahan dan alat yang dibutuhkan. Jika siswa lupa dengan nama bahan atau alat biasanya akan mudah mengingat kembali dengan melihat narang yang ada.

Manfaat bagi siswa yang menonton adalah lebih mudah mengerti yang dijelaskan karena disertai bahan-bahan dan alat-alat pendukung serta belajar dengan lebih semangat dan antusias karena melihat teman mereka yang melakukan presentasi dengan atribut lengkap.

Dengan melihat antusiasme siswa dalam kegiatan pembelajaran ini semoga dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar dan pada akhirnya menuntaskan kompetensi yang diinginkan. Selamat belajar. (agu2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 5 Depok, Jawa Barat.

Author

Populer

Lainnya