Matematika Membuat Alam Menjadi Indah

Oleh : Mahmudi, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Banyak orang beranggapan belajar Matematika itu membosankan, merasa sulit dan menganggap tak banyak manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Karena belajar matematika berarti belajar menjumlah, mengurangi, membagi dan mengalikan yang saat ini kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan cepat dan tepat menggunakan alat bantu misal kalkulator. Anggapan tersebut tidaklah tepat, pembangunan yang ada sebenarnya tidak terlepas dari peran matematika.

Matematika di alam sangat menginspirasi setiap aktifitas manusia dalam rangka menjalani hidup dan kehidupan. Peristiwa yang sering kita lihat misalnya tentang lintasan lengkung, seperti saat batu dilempar/dilambungkan ke atas, dengan sudut tertentu akan selalu kembali ke bawah. Mengapa itu terjadi? Karena bumi memiliki gaya tarik dan sering kali disebut sebagai gaya gravitasi bumi. Ini membuat semua benda yang dilambungkan ke atas akan kembali ke bumi.

Bentuk lintasan benda yang dilemparkan ke atas dengan sudut tertentu dan kemudian kembali ke bawah berupa lintasan yang melengkung, naik kemudian kembali turun seperti gambar gunung. Dalam Matematika disebut sebagai bentuk parabola. Parabola yang merupakan grafik dari fungsi kuadrat yang dipelajari di kelas IX semester I memiliki banyak sifat istimewa, yang dapat dimanfaatkan untuk membantu dan memudahkan banyak sekali aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia banyak mengadopsi bentuk parabola tersebut ke dalam benda-benda di kehidupan sehari-hari, misalnya struktur penyangga jembatan, alat-alat rumah tangga dan velodrome.

Baca juga:   Tumbuhkan Tanggung Jawab Siswa dengan Teknik Creative Imagery

Struktur penyangga jembatan dibuat berbentuk parabola, dengan pertimbangan dari sifat parabola itu sendiri. Semua beban di semua titik sepanjang parabola akan terbagi secara merata, sehingga bentuk tersebut dipilih. Bentuk tersebut memiliki daya topang terkuat dan tidak terdapat sudut dalam bentuk parabola, sehingga dapat mengurangi risiko patah atau retak pada struktur jembatan.

Wajan merupakan salah satu alat rumah tangga yang memiliki permukaan yang berbentuk parabola. Mengapa dipilih bentuk tersebut? Karena parabola memiliki sebuah titik yang letaknya ada di dalam lengkung parabola yang disebut dengan titik fokus. Semua panas yang diterima oleh semua titik sepanjang sisi wajan akan terkumpul ke titik fokus, sehingga akan menyebabkan minyak yang ada dalam wajan cepat panas. Hal ini pasti akan berbeda, jika wajan tersebut memiliki permukaan yang datar. Permukaan wajan datar bertujuan untuk meratakan panas sehingga wajan seperti ini biasanya digunakan untuk memasak telur dadar, sedangkan yang berbentuk parabola, untuk mengumpulkan panas di satu titik.

Velodrom adalah sebuah gelanggang untuk olahraga balap sepeda, khusus untuk balap sepeda trek. Sebuah velodrom memiliki lintasan berbentuk oval yang dilengkapi dua tikungan 180 derajat yang memiliki kemiringan lebih curam dibandingkan lintasan lurus (Wikipedia). Arena atau lapangannya berbeda dengan lapangan untuk lomba atletik. Biasanya bentuk lapangan atletik berupa gabungan persegi panjang dan dua bangun setengah lingkaran pada masing-masing sisi kanan dan kirinya. Sedangkan velodrome berbeda, lapangan balap sepeda ini berbentuk parabola, jadi permukaan velodrome tidak datar melainkan melengkung ke bagian dalam. Bentuk parabola dipilih, dengan tujuan agar kecepatan para pesepeda dapat maksimal, namun kemungkinan kecelakaan menjadi kecil. Objek yang berputar atau bergerak mengelilingi velodrome dengan kecepatan tinggi, memiliki gaya potensial melenting keluar atau disebut gaya sentrifugal. Bentuk parabola pada arena velodrome, mengurangi gaya tersebut secara efektif, sehingga resiko kecelakaan para atlit pesepeda menjadi kecil.

Baca juga:   Teknik Ukaba Permudah Siswa Menulis Puisi

Manfaat yang lain dari materi fungsi kuadrat dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya masih banyak lagi. Ternyata Matematika itu indah dan menyenangkan. (dd1/ton)

Guru Matematika SMPN 2 Salatiga.

Author

Populer

Lainnya