Metode Demonstrasi Meningkatkan Pemahaman Matematika

Oleh Yeni Yustiani, S.Pd.SD.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Rendahnya hasil ulangan harian siswa dapat disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap materi volume balok. Kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya: (1) Tingkat kecerdasan siswa; (2) Kesiapan dan motivasi siswa untuk belajar; (3) Saran dan prasarana yang mendukung pelajaran matematika; (4) Pemilihan metode pembelajaran yang kurang tepat.

Pemilihan metode pembelajaran yang kurang tepat dan tidak sesuai dengan materi volume balok, sehingga dapat menyebabkan siswa kurang dapat memahami materi volume balok dengan benar. Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran volume balok adalah metode demonstrasi.

Dalam Kurikulum 2006 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika Sekolah Dasar Depdiknas (2006:416-417) dijelaskan tentang pengertian matematika sebagai berikut : matematika merupakan suatu bahan kajian yang memiliki objek abstrak dan dibangun melalui proses penalaran deduktif. Kebenaran suatu konsep diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sudah diterima, sehingga keterkaitan antar konsep dalam matematika bersifat sangat kuat dan jelas. Dalam pembelajaran matematika agar mudah dmengerti oleh siswa, proses penalaran induksi dapat dilakukan awal dan kemudian dianjutkan dengan proses penalaran deduktif untuk menguatkan pemahaman yang sudah dimiliki oleh siswa.

Baca juga:   Aktivitas Olah Raga Ringan Hilangkan Kejenuhan saat Belajar dari Rumah

Menurut Sumiati, dkk (2009 : 101), demonstrasi berarti pertunjukan atau peragaan. Dalam pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dilakukan pertunjukan sesuatu proses, berkenaan dengan materi pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan baik oleh guru maupun orang luar yang diundang ke kelas. Proses yang didemonstrasikan diambil dari objek yang sebenarnya. Fathurrohman, dkk, (2010 : 62), mengatakan bahwa metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun mealui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan yang sedang disajikan.

Menurut Hasibuan dan Mujiono (1993: 31) langkah-langkah metode pembelajaran demonstrasi adalah sebagai berikut: (1) Merumuskan dengan jelas kecakapan dan atau keterampilan apa yang diharapkan dicapai oleh siswa sesudah demonstrasi itu dilakukan. (2) Mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh, apakah metode itu wajar dipergunakan, dan apakah ia merupakan metode yang paling efektif untuk mencapai tujuan yang dirumuskan. (3) Alat-alat yang diperlukan untuk demonstrasi itu bisa didapat dengan mudah, dan sudah dicoba terlebih dahulu supaya waktu diadakan demonstrasi tidak gagal. (4) Jumlah siswa memungkinkan untuk diadakan demonstrasi dengan jelas. (5) Menetapkan garis-garis besar langkahlangkah yang akan dilaksanakan, sebaiknya sebelum demonstrasi dilakukan, sudah dicoba terlebih dahulu supaya tidak gagal pada waktunya. (6) Memperhitungkan waktu yang dibutuhkan, apakah tersedia waktu untuk memberi kesempatan kepada siswa mengajukan pertanyaanpertanyaan dan komentar selama dan sesudah demonstrasi. (7) Menetapkan rencana untuk menilai kemajuan siswa. Sering perlu diadakan diskusi sesudah demonstrasi berlangsung atau siswa mencoba melakukan demonstrasi.

Baca juga:   Asyik Belajar Alat Ukur dengan Microsoft Sway

Langkah-langkah pelaksanaan metode demonstrasi adalah sebagai berikut guru memberikan apersepsi/pengantar tentang materi yang akan diajarkan dengan maksud untuk menarik minat belajar siswa. Dilanjutkan dengan memperagakan media yang akan didemonstrasikan baik oleh guru maupun perwakilan dari siswa, serta guru memberikan penjelasan tentang bagian-bagian yang terperinci dari hasil demonstrasi, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan media yang didemonstrasikan untuk memperkuat pemahaman siswa. Guru memberi kesempatan bertanya kepada siswa sebelum demonstrasi selesai dilakukan, memberikan kritikan atau saran berupa contoh demonstrasi yang lain tetapi masih sesuai dengan pokok bahasan pelajaran, memberikan pujian atau penilaian terhadap hasil kerja yang didemonstrasikan oleh siswa. Terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan dalam pembelajaran materi volume balok dengan metode demonstrasi di Kelas VI SDN 05 Kebondalem. (ips1/ton)

Guru Kelas VI SDN 05 Kebondalem.

Author

Populer

Lainnya