Mengerjakan Tugas dengan Google Form pada Pelajaran Tematik di Masa Covid-19

Oleh : Widiastuti, S.Ag

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi Covid-19 membuat pola pendidikan berubah. Semula proses belajar mengajar dilakukan dengan tatap muka. Kini dilakukan secara jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet, serta teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Untuk tercapai harapan pemerintah di masa sekarang, guru diharapkan mampu memanfaatkan teknologi dalam hal pembelajaran terutama dalam pengambilan penilaian. Dalam Kurikulum 2013 penilaian seharusnya dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu assessment of learning (penilaian akhir pembelajaran), assessment for learning (penilaian untuk pembelajaran), dan assessment as learning (penilaian sebagai pembelajaran).

Assessment of learning merupakan penilaian yang dilaksanakan setelah proses pembelajaran selesai. Proses pembelajaran selesai tidak selalu terjadi di akhir tahun atau di akhir peserta didik menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu.
Setiap pendidik melakukan penilaian yang dimaksudkan untuk memberikan pengakuan terhadap pencapaian hasil belajar setelah proses pembelajaran selesai, berarti pendidik tersebut melakukan assessment of learning. Ujian nasional, ujian sekolah/madrasah, dan berbagai bentuk penilaian sumatif merupakan assessment of learning (penilaian hasil belajar).

Assessment for learning dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dan biasanya digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan proses belajar mengajar. Dengan assessment for learning pendidik dapat memberikan umpan balik terhadap proses belajar peserta didik, memantau kemajuan, dan menentukan kemajuan belajarnya. Assessment for learning juga dapat dimanfaatkan oleh pendidik untuk meningkatkan performan dalam memfasilitasi peserta didik. Berbagai bentuk penilaian formatif, misalnya tugas, presentasi, proyek, termasuk kuis merupakan contoh-contoh assessment for learning (penilaian untuk proses belajar).

Baca juga:   Mind Mapping Belajar Bahasa Indonesia Lebih Menarik dan Menyenangkan

Assessment as learning mempunyai fungsi yang mirip dengan assessment for learning, yaitu berfungsi sebagai formatif dan dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung. Perbedaannya, assessment as learning melibatkan peserta didik secara aktif dalam kegiatan penilaian tersebut. Peserta didik diberi pengalaman untuk belajar menjadi penilai bagi dirinya sendiri. Penilaian diri (self assessment) dan penilaian antarteman merupakan contoh assessment as learning. Dalam assessment as learning peserta didik juga dapat dilibatkan dalam merumuskan prosedur penilaian, kriteria, maupun rubrik/pedoman penilaian sehingga mereka mengetahui dengan pasti apa yang harus dilakukan agar memperoleh capaian belajar yang maksimal.

Di masa pandemi Covid-19 mengharuskan proses pembelajaran secara daring (online). Untuk mengatasi hal itu, penulis merancang dan membuat kegiatan pemberian tugas mata pelajaran tematik kelas rendah di MIN 1 Yogyakarta lebih menyenangkan bagi peserta didik.

Salah satunya dengan memanfaatkan Google Form. Google Form adalah inovasi dari Google Doc untuk membuat pertanyaan berupa kuesioner ataupun formulir secara online. Aplikasi ini bekerja didalam penyimpanan Google Drive dan dapat digunakan oleh setiap orang secara gratis.

Baca juga:   Praktik Jual Beli melalui WA Group

Peserta didik dalam mengerjakan tugas dapat menggunakan laptop ataupun handphone yang dihubungkan melalui internet yang sudah diberi alamat link form-nya oleh guru. Peserta didik memberi tanggapan atau pemberian tugas dengan mengklik alamat web atau link yang dibagikan guru tersebut.

Semua tanggapan otomatis ditampung, disusun, dianalisis dan disimpan oleh aplikasi Google Form dengan cepat dan aman. Untuk membuat tugas atau tagihan pembelajaran dengan memanfaatkan Google Form ini dapat berupa pertanyaan pilihan ganda ataupun uraian, bisa disisipi gambar ataupun video.

Dengan memanfaatkan Google Form untuk melengkapi penilaian atau tugas dalam pembelajaran daring mata pelajaran Tematik di MIN 1 Yogyakarta membuat peserta didik senang.

Peserta didik bisa menggunakan handphone android kesayangan untuk mengerjakan dan mengumpulkan tugas sehingga berpengaruh juga pada kualitas dan kuantitas pengumpulan tugas. Dengan metode pembelajaran daring menggunakan Google Form proses belajar mengajar dapat terlaksana dan dapat diterima oleh peserta didik dengan baik. (ips1/lis)

Guru MIN 1 Yogyakarta.

Author

Populer

Lainnya