Penerapan 3G Dapat Meningkatkan Kompetensi Kasir pada Mapel Administrasi Transaksi

Oleh : Suryani, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran administrasi transaksi merupakan salah satu mata pelajaran Produktif Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran. Salah satu Kompetensi Dasarnya adalah menerapkan pengoperasian mesin pembayaran tunai/nontunai. Profesinya disebut dengan kasir. Bagaimanakah cara meningkatkan kompetensi kasir sehingga menjadi kasir yang profesional?

Banyak lulusan SMK Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran yang berprofesi sebagai kasir. Kriteria seorang kasir adalah mempunyai integritas tinggi, ramah dan murah senyum, tanggap, teliti, bertanggung jawab serta antusias dan ceria (Puji Nuryati, dkk: 36). Kasir harus memberikan pelayanan yang prima kepada para pelanggan. Layanan sekecil apa pun yang kita lakukan, bisa berarti besar bagi konsumen dan kita. Standar pelayanan kasir ada 3, yaitu grooming, greeting dan gesture (biasa disingkat 3G).

Grooming adalah penampilan seseorang yang terjaga dan selalu rapi secara keseluruhan dimulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Grooming meliputi seragam, tata rias wajah, tatanan rambut dan aksesori. Sebelum memasuki ruang/area toko, seorang kasir harus memastikan penampilannya rapi dan bersih sesuai standar. Hal-hal yang harus dilakukan dalam grooming adalah penggunaan standar penampilan/seragam berdasarkan aturan yang berlaku di perusahaan, seragam dan atributnya merupakan identitas, aset dan brand image perusahaan yang tidak boleh diubah (ditambah dan dikurangi). Sedangkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan adalah baju dikeluarkan, menggunakan sepatu nonformal (kets), menggunakan celana berbahan jins. Menggunakan ID card dan disertai barang lain, mengenakan seragam yang belum mendapatkan approval dari HRD.

Baca juga:   Aplikasi Google Classroom Permudah KBM di Masa Pandemi

Greeting adalah bahasa yang sering kita sampaikan atau kita ucapkan ketika kita bertemu dengan sesorang. Greeting meliputi saat transaksi, sapa, menawarkan bantuan dan minta menunggu. Hal-hal yang harus dilakukan dalam greeting adalah menggunakan standar bahasa yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Menyapa konsumen saat berpapasan dan menawarkan bantuan saat melihat konsumen membutuhkan bantuan. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam greeting adalah menggunakan nama samaran saat menyapa konsumen dan mengabaikan konsumen.

Gesture adalah komunikasi nonverbal dengan aksi tubuh yang terlihat mengomunikasikan pesan-pesan tertentu. Baik sebagai pengganti wicara/ bersamaan dan paralel dengan kata-kata. Untuk penyampaian pikiran dan perasaan tertentu, gerakan tubuh jauh berarti daripada kata-kata (Anis Muftias: 54).

Gesture meliputi salam, menunjukkan arah, menunjukkan produk dan menerima produk. Hal-hal yang harus dilakukan dalam gesture adalah standar sikap harus sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh perusahaan dan memberikan salam perusahaan jika hendak menyapa atau menawarkan bantuan kepada konsumen.

Hal-hal yang tidak boleh dilakukan dalam gesture adalah lambat atau tidak tanggap ketika konsumen membutuhkan bantuan, mengabaikan konsumen yang bertanya, bergerombol, mengobrol, berlarian di area toko dan menciptakan bunyi yang mengganggu, bermalas-malasan di area toko serta bersandar di gondola.

Baca juga:   Membiasakan Tertib Aturan Rumah dengan CORE

Siswa menerapkan 3G bisa di sekolah atau di dunia usaha dan dunia industri saat melaksanakan praktik kerja lapangan, ataupun di rumah saat pembelajaran jarak jauh. Dengan menerapkan 3G dengan baik, siswa akan menjadi terbiasa dan tidak kaku jika nantinya mereka akan bekerja sebagai kasir. Sehingga kompetensi siswa di bidang kasir akan meningkat. (pm2/lis)

Guru Bisnis Daring dan Pemasaran SMKN 1 Ngablak, Kabupaten Magelang

Author

Populer

Lainnya