Pemanfaatan Google Classroom dalam Pembelajaran Agribisnis Ternak Unggas Pedaging di Masa Pandemi

Oleh : Solikhah Budi Utami, S.Pt

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid -19 sangat dirasakan oleh semua kalangan tidak terkecuali di lini pendidikan terutama dalam proses pembelajaran. Sekolah berupaya agar pembelajaran tetap dapat berjalan walau tanpa tatap muka antara guru dan siswanya.

Salah satu solusi yang dipakai adalah penggunaaan fasilitas di google yaitu Google Classroom (GC). GC berperan sebagai media atau alat yang dapat digunakan oleh guru dan siswa untuk menciptakan kelas online, dimana guru dapat memberikan pengumuman, materi maupun tugas kepada siswa yang diterima langsung. Dan bertujuan membantu guru dan siswa untuk mengorganisasikan kelas serta berkomunikasi dengan siswa tanpa harus terikat jadwal pembelajaran di kelas.

Menurut Hakim (2016) dengan Google Classroom tujuan pembelajaran akan lebih mudah direalisasikan. Penggunaan GC akan mempermudah guru dalam mengelola pembelajaran dan menyampaikan informasi secara tepat dan akurat kepada siswa. Implementasi pembelajaran dengan GC lebih memudahkan dalam mengevaluasi keterlaksanaan proses belajar mengajar baik di kelas maupun di luar kelas.

Di SMK Negeri 1 Ngablak dalam pembelajaran Agribisnis Ternak Unggas Pedaging materi evalasi usaha ternak unggas pedaging kelas XII menggunakan fasilitas Google Classroom (GC) untuk mempermudah proses pembelajaran. Dalam pembelajaran dengan menggunakan GC ini guru dapat menyapa siswa-siswinya, memberikan materi dan juga dapat berdiskusi melalui forum yang sudah disediakan.

Baca juga:   Pembelajaran TKRO Sistem Kemudi Power Steering dengan Model Jigsaw

Guru dan siswa dapat berkomunikasi timbal bailk dalam pembelajaran ini. Akan tetapi walaupun sudah menggunakan teknologi yang canggih kendala dalam pelaksanaan mesti ada. Di antaranya banyak siswa yang kurang merespons dikarenakan gawai yang kurang mendukung, sinyal yang kurang mendukung dan juga kuota yang semakin menipis. Serta sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran yang kurang minat.

Dalam pembelajaran yang menggunakan GC siswa diminta untuk membuat akun kemudian masuk ke GC yang sudah dibuatkan oleh guru pengampu atau dapat juga masuk melalui link yang dibagikan. Setelah masuk siswa dapat berinteraksi dengan guru yang bersangkutan baik di forum, ataupun di tugas kelas.

Siswa dapat melihat bila ada materi pembelajaran yang diberikan, dapat berdiskusi dengan guru maupun dengan teman melalui forum di GC. Dan untuk tugas siswa dapat melihat dan mengumpulkannya di tugas kelas. Tugas yang dikerjakan siswa dan dikirimkan ke GC dapat langsung dikoreksi oleh guru dan dapat langsung dinilai sehingga siswa dapat melihat nilai dari tugas yang sudah dikerjakan.

Baca juga:   Memanfaatkan Fitur Facebook untuk Pembelajaran Pemasaran Online

Hasil pembelajaran menggunakan GC, jadi lebih terarah dan terdokumentasikan dengan baik. Karena materi dan tugas yang dikirimkan ke GC dapat dilihat setiap saat oleh siswa. Siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran pada saat jam pelajaran berlangsung dapat mengikutinya dengan melihat di GC. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk siswa tidak tahu materi ataupun tugas yang diberikan oleh guru. Dalam pembelajaran menggunakan GC ini perlu adanya faktor pendukung. Di antaranya kesiapan siswa maupun guru untuk meningkatkan pembelajaran, fasilitas untuk pengembangan media pembelajaran, fasilitas sarana internet, dan kebutuhan media untuk pelaksanaan pembelajaran guna meningkatkan dan menambah aktivitas pembelajaran di kelas.

Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran di GC antara lain kurangnya motivasi dalam mengembangkan pembelajaran di GC dikarenakan tersedianya fasilitas belajar lain di kelas. (pm2/lis)

Guru Produktif ATU SMKN 1 Ngablak, Kabupaten Magelang.

Author

Populer

Lainnya