SIAKAD dan Teams untuk Pembelajaran Daring Biologi

Oleh : Sri Wijayanti Iryani, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pada hakikatnya kegiatan pembelajaran adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan peserta didik dalam satuan pendidikan. Adanya pandemi Covid-19 mengharuskan kegiatan pembelajaran tidak lagi berbasis tatap muka, namun diselenggarakan melalui media dalam jaringan berupa PJJ atau pembelajaran jarak jauh.

Ketika PJJ dilaksanakan, satuan pendidikan dan guru berusaha mengupayakan platform pembelajaran yang akan digunakan. Di SMA Negeri 15 Kota Semarang disepakati menggunakan Smart Libels atau SIAKAD, Teams dan beberapa aplikasi pembelajaran bawaan Microsoft Office 365.

SIAKAD adalah kepanjangan dari Sistem Aplikasi Akademik, disebut juga Smart Libels. Dalam SIAKAD, guru membuka kelas PJJ setiap kali ada sesi pembelajaran daring. Kelas dibuka di SIAKAD dengan mengatur sejumlah informasi yang terlebih dahulu harus diketahui peserta didik.

Informasi yang dimaksudkan antara lain : pokok bahasan yang sedang diajarkan, waktu atau jam sesi pembelajaran, batas waktu akhir pengumpulan tugas. Di SIAKAD guru dapat mengupload dokumen materi pembelajaran. Materi pembelajaran bisa berbentuk file office pada umumnya, yaitu word, excel, power point dan pdf.

SIAKAD memiliki kelebihan unik yaitu pengawas sekolah, kepala sekolah, tim wakil kepala sekolah bagian kurikulum, guru mapel lain dan pihak berwenang dari luar sekolah, dapat masuk melihat dan memantau sewaktu-waktu kegiatan pembelajaran daring yang diselenggarakan penulis.

Baca juga:   Keberhasilan Pembelajaran Daring, Tergantung Peran Orang Tua Siswa

Akses masuk dikendalikan oleh pihak sekolah yaitu tim kurikulum. Adapun kekurangan SIAKAD antara lain ketidakmampuan untuk mengirim tugas dalam kapasitas besar yang dikirim peserta didik kepada guru. Dan SIAKAD tidak mempunyai fasilitas untuk menyelenggarakan meeting atau video join conferens.

Untuk menutup sejumlah kekurangan dalam Smart Libels, penulis memilih pembelajaran joyfull learning. Pembelajaran joyfull learning adalah penerapan beberapa model aplikasi pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan akademik peserta didik dan guru. Secara teknis yang dipilih adalah SIAKAD, WAG, Teams dan beberapa aplikasi bawaan dari microsoft office 365. SIAKAD digunakan sesuai paparan yang sudah dijelaskan di atas.

WAG atau whatshap grup digunakan penulis saat menyapa peserta didik dalam real time atau waktu pembelajaran yang sesungguhnya. Teams digunakan utamanya untuk menyelenggarakan meeting.

Diketahui microsoft office 365 memiliki dua puluh fitur bawaan yaitu word, excel, power point, publisher, acces, forms, flow, power apps, sway, kaizala, invoicing, bookings, customers manajer, yammer, onedrive, share ponit, teams, planners, stream dan outlook.

Baca juga:   Mengenal Tembang Macapat sebagai Budaya Jawa

Bersama pihak sekolah, penulis dan peserta didik telah dilatih untuk dapat menggunakan beberapa dari fitur tersebut. Pengajuan untuk kepemilikan akun telah diupayakan sekolah untuk semua tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan seluruh peserta didik. Dalam beberapa meeting kedinasan kadangkala menggunakan teams. Dalam melaksanakan tes penilaian tertulis berupa ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester penulis menggunakan ms forms.

Dengan demikian, penerapan joyfull learning di PJJ selama pandemi Covid-19 mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Menyenangkan serta mampu meningkatkan keterampilan guru dan peserta didik dalam mempelajari materi pokok bahasan biologi.

Kejenuhan yang sempat muncul saat PJJ, mampu teratasi dengan penerapan pembelajaran joyfull learning. Bahkan untuk pembelajaran tahun pelajaran baru yang akan datang, satuan pendidikan dan guru sudah siap untuk lebih mengoptimalkan penggunaan aplikasi model pembelajaran ini. (lbs1/lis)

Guru Biologi SMA Negeri 15 Semarang.

Author

Populer

Lainnya