Optimalisasi Literasi Membaca dengan Gercatalis

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Literasi adalah istilah umum yang merujuk pada seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa. Pengertian literasi menurut Kemendikbud (2016) adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara.

Rendahnya kemampuan literasi siswa di SDN Kutowinangun 05 Salatiga membuat para pendidik di sini membuat sebuah gerakan pembiasaan guna meningkatkan kemampuan dan pemahaman literasi untuk siswa. Gerakan ini disebut dengan Gercatalis. Gercatalis adalah singkatan dari Gerakan Membaca, Bercerita, dan Menulis.

Gercatalis memiliki beberapa tujuan yaitu meningkatkan pengetahuan siswa dengan cara membaca berbagai informasi dari berbagai macam sumber (non teks pelajaran), meningkatkan tingkat pemahaman siswa dalam mengambil kesimpulan dari informasi yang dibaca, meningkatkan kemampuan siswa dalam memberikan penilaian kritis terhadap suatu karya tulis, serta menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti yang baik di dalam diri siswa. Pada umumnya Gercatalis ini bertujuan untuk meningkatkan Literasi Dasar (Basic Literacy), Literasi Perpustakaan (Library Literacy), serta Literasi Media (Media Literacy) pada diri siswa. Literasi dasar adalah jenis literasi yang bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan untuk mendengarkan, berbicara, membaca, menulis, dan menghitung. Literasi perpustakaan adalah jenis literasi yang bertujuan mengoptimalkan pemahaman tentang keberadaan perpustakaan sebagai salah satu akses mendapatkan informasi. Literasi media adalah kemampuan untuk mengetahui berbagai bentuk media yang berbeda, seperti media cetak, media elektronik (media radio, media televisi), media digital (media internet), dan memahami tujuan penggunaannya.

Baca juga:   Vertikultur Solusi Praktik Siswa di Lahan Sempit

Gercatalis dimulai dengan mengajak siswa untuk memilih sebuah buku bacaan sesuai dengan apa yang diminati oleh masing-masing siswa. Dalam masa pandemi ini, guru memberikan beberapa pilihan bacaan dalam bentuk e-book kepada siswa. Masing-masing siswa memilih salah satu dari pilihan e-book yang diberikan oleh guru untuk dibaca. Setelah selesai membaca, kegiatan siswa berikutnya adalah membuat sebuah rangkuman tentang isi dari bacaan yang telah dibacanya tersebut dengan menggunakan kata-katanya sendiri. Setelah selesai merangkum kegiatan berikutnya adalah mengajak siswa untuk menceritakan kembali tentang isi bacaan yang telah dibacanya.

Beberapa manfaat yang diperoleh dari Gercatalis ini antara lain menambah perbendaharaan kata (kosa kata) pada siswa, mendapatkan berbagai wawasan dan informasi yang baru, meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami suatu makna, meningkatkan kemampuan verbal siswa, meningkatkan daya konsentrasi siswa, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam merangkai kata yang bermakna saat menulis dan bercerita.

Dengan melaksanakan pembiasaan Gercatalis ini terbukti bahwa kemampuan literasi siswa kelas IV SDN Kutowinangun 05 Salatiga terutama dalam literasi dasar, literasi perpustakaan, dan literasi media meningkat khususnya dalam hal membaca, menulis, serta bercerita. (ss2/ton)

Baca juga:   Ken Arok dan Politik Kekuasaan

Guru SD Negeri Kutowinangun 05 Salatiga.

Author

Populer

Lainnya